PSIS Kini Tangguh di Seluruh Lini, Barito Harus Siaga

PSIS Semarang Berada di Dasar Klasemen Liga 2 Championship 2025/2026

PSIS Semarang, yang sebelumnya menjadi salah satu tim kuat di sepak bola Indonesia, kini berada di posisi terbawah klasemen sementara Liga 2 Championship 2025/2026. Dalam 12 pertandingan yang telah dijalani, Laskar Mahesa Jenar hanya mengumpulkan lima poin. Rekor yang sangat memprihatinkan, karena dalam musim ini, mereka hanya meraih satu kali kemenangan, sementara kebobolan hingga 29 gol dan mencetak hanya lima gol.

Kekalahan terbanyak dialami oleh PSIS Semarang, dengan total sembilan kali kalah. Hal ini membuat mereka terancam masuk zona degradasi. Namun, kini PSIS Semarang tidak ingin terpuruk lagi. Mereka berencana melakukan perbaikan menyeluruh, baik dari segi taktik maupun komposisi pemain, menjelang laga melawan Barito Putera pada pekan ke-13 yang akan digelar pada 27 Desember 2025.

Pembenahan Total untuk Bangkit

PSIS Semarang sedang memperkuat tim dengan menambahkan pemain-pemain berkualitas, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah perekrutan dua pemain asing yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua pemain tersebut adalah Esteban Vizcarra (39 tahun) yang berasal dari Argentina dan Otavio Dutra (42 tahun) yang berasal dari Brasil.

Esteban Vizcarra bermain sebagai pemain sayap kiri dan juga bisa bermain sebagai gelandang serang. Ia pernah bermain untuk beberapa klub ternama di Indonesia seperti Persib Bandung, Sriwijaya FC, Madura United FC, dan Persela Lamongan. Sementara itu, Otavio Dutra adalah bek berpengalaman yang sudah bermain di Indonesia sejak 2019. Ia pernah memperkuat klub-klub seperti Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Madura United, PSBS Biak, dan Persela Lamongan.

PSIS Semarang sangat berharap kedatangan kedua pemain ini dapat membawa perubahan positif dalam performa tim. “Esteban Vizcarra dan Otavio Dutra datang untuk memperbaiki performa PSIS Semarang di Liga 2 Championship 2025/2026. Kualitas dan pengalaman mereka sangat dibutuhkan oleh tim ini,” ujar Asisten Manager PSIS Semarang, Reza.

Tambah Pemain Naturalisasi dan Lokal

Selain dua pemain asing tersebut, PSIS Semarang juga mendatangkan pemain naturalisasi lainnya, yaitu Alberto Goncalves atau dikenal dengan Beto. Dengan adanya tiga pemain naturalisasi, termasuk Beto, maka PSIS Semarang kini memiliki kekuatan di semua lini, mulai dari bek, tengah hingga depan.

Selain itu, PSIS Semarang juga mendatangkan beberapa pemain lokal berpengalaman. Di antaranya adalah Tegar Infantrie, Fahmi Al Ayyubi, dan Gustur Cahyo. Tegar Infantrie, yang berposisi sebagai gelandang, didatangkan secara pinjaman dari Persita Tangerang. Sementara Gustur Cahyo, bek sayap asal Magelang, pernah bermain untuk PSIS Semarang pada 2018 dan telah berkarier di beberapa klub seperti PSCS Cilacap, Persikabo 1973, FC Bekasi City, Persipa Pati, dan terakhir PSMS Medan.

Fahmi Al Ayyubi, yang pernah memperkuat Gresik United, Persela Lamongan, Bali United FC, dan Dewa United FC, juga turut memperkuat tim. Dengan tambahan pemain-pemain ini, PSIS Semarang kini lebih siap menghadapi lawan-lawannya, termasuk Barito Putera yang akan menjadi lawan utama mereka pada 27 Desember 2025.

Klasemen Sementara Liga 2 Wilayah Timur

Berikut adalah klasemen sementara Liga 2 Wilayah Timur:

  1. Barito Putera – 12 pertandingan, 9 menang, 1 seri, 2 kalah, selisih gol 20-4, poin 28
  2. PSS Sleman – 12 pertandingan, 8 menang, 3 seri, 1 kalah, selisih gol 24-9, poin 27
  3. Persipura – 12 pertandingan, 7 menang, 2 seri, 3 kalah, selisih gol 16-7, poin 23
  4. Persela Lamongan – 12 pertandingan, 6 menang, 3 seri, 3 kalah, selisih gol 16-10, poin 21
  5. Tornado FC – 12 pertandingan, 6 menang, 2 seri, 4 kalah, selisih gol 17-12, poin 20
  6. Deltras FC – 12 pertandingan, 5 menang, 3 seri, 4 kalah, selisih gol 14-10, poin 18
  7. Persiba – 12 pertandingan, 3 menang, 2 seri, 7 kalah, selisih gol 12-19, poin 11
  8. Persiku Kudus – 12 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 8 kalah, selisih gol 14-21, poin 8
  9. Persipal – 12 pertandingan, 0 menang, 6 seri, 6 kalah, selisih gol 7-24, poin 6
  10. PSIS – 12 pertandingan, 1 menang, 2 seri, 9 kalah, selisih gol 5-29, poin 5

Dengan penambahan pemain-pemain baru, PSIS Semarang berharap bisa bangkit dari dasar klasemen dan memberikan perlawanan yang lebih kuat kepada tim-tim di Liga 2 Wilayah Timur.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *