Penembakan di Pantai Bondi, Australia: 15 Orang Tewas dalam Serangan Teror
Pada hari Minggu (14/12), sebuah penembakan mematikan terjadi di Pantai Bondi, New South Wales, Australia. Kepolisian setempat menyatakan bahwa 15 orang tewas dalam kejadian tersebut, termasuk seorang gadis berusia 10 tahun. Usia korban berkisar antara 10 hingga 87 tahun. Insiden ini terjadi saat acara sedang berlangsung untuk merayakan dimulainya Hanukkah.
Serangan tersebut diperlakukan oleh pihak berwenang sebagai insiden teror. Dua pelaku penembakan adalah ayah dan anaknya, yang diketahui memiliki izin senjata api. Pria terduga pelaku berusia 50 tahun meninggal di tempat kejadian, sementara anaknya yang berusia 24 tahun masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebut serangan tersebut sebagai “tindakan kejahatan murni” yang “dengan sengaja menargetkan” komunitas Yahudi. Ia juga menggambarkan peristiwa ini sebagai “tindakan antisemitisme… dan terorisme di pantai kita”.
Bagaimana Serangan Berlangsung?
Menurut laporan dari BBC Verify, video yang telah diverifikasi memberikan gambaran jelas tentang bagaimana serangan di Pantai Bondi dilakukan. Rekaman tersebut menunjukkan dua penembak melepaskan tembakan dari sebuah jembatan kecil yang melintasi dari tempat parkir di Campbell Parade menuju Pantai Bondi.
Salah satu saksi mata, Ahmed al Ahmed, berhasil merebut senjata dari salah satu pelaku dan mengarahkannya ke arah pelaku. Aksi ini dianggap sebagai tindakan heroik oleh Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, yang menyebutnya sebagai “pahlawan sejati”. Ahmed mengalami luka tembak di lengan dan tangannya, serta menjalani operasi di rumah sakit.
Korban yang Tewas
Beberapa korban yang tewas dalam penembakan tersebut termasuk Rabbi Eli Schlanger, seorang rabbi kelahiran Inggris. Keluarganya memberi tahu BBC bahwa ia termasuk di antara korban. Selain itu, warga negara Israel dan Prancis juga dilaporkan menjadi korban serangan tersebut.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Dan Elkayam, seorang warga negara Prancis yang tewas dalam insiden ini. Sementara itu, Menteri Kesehatan New South Wales, Ryan Park, mengatakan bahwa beberapa orang mengalami luka kritis dan serius.
Perkembangan Terbaru
Polisi telah menyatakan insiden tersebut sebagai serangan teror. Zona larangan masuk didirikan di sekitar lokasi kejadian, dan peralatan khusus digunakan untuk memeriksa alat peledak improvisasi (IED) yang ditemukan di dalam mobil yang terkait dengan salah satu pelaku penembakan.
Presiden Israel, Isaac Herzog, menyebut penembakan itu sebagai “serangan yang sangat kejam terhadap orang Yahudi”, sementara Raja Charles mengatakan dia “terkejut dan sedih atas serangan teroris antisemitisme yang paling mengerikan”.
Apa Itu Hanukkah?
Hanukkah, atau Chanukah dalam bahasa Ibrani, sering disebut sebagai festival cahaya Yahudi. Tanggalnya berubah setiap tahun, tetapi selalu jatuh pada November atau Desember dan berlangsung selama delapan hari. Acara untuk menandai hari pertama perayaan tersebut sedang berlangsung di Pantai Bondi pada saat penembakan terjadi.
Acara yang bernama “Chanuka by the Sea 2025” diadakan oleh pusat Yahudi Chabad of Bondi dan direncanakan akan menampilkan hiburan langsung dan kegiatan “untuk semua usia”. Sekitar 1.000 orang dilaporkan hadir di acara tersebut.




Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












