Nasib Ferdy Sambo di Penjara Setelah 3 Tahun Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo di Penjara: Perubahan yang Terjadi

Tiga tahun telah berlalu sejak kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, atau dikenal sebagai Brigadir J. Tersangka utama dalam kasus ini adalah Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. Saat ini, ia masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ferdy Sambo, yang sebelumnya merupakan jenderal polisi asal Toraja, kini mengalami perubahan signifikan. Ia lebih agamis dan aktif dalam kegiatan ibadah. Selain itu, ia juga berbaur dengan tahanan lainnya di lapas tersebut.

Pada Jumat (12/12/2025), Ferdy Sambo mengikuti acara Praise and Worship bertema “Unchained: A New Creation” di Lapas Cibinong. Praise and Worship adalah istilah umum dalam konteks ibadah Kristen, yang merujuk pada pemujaan dan penghormatan kepada Tuhan melalui pujian, penyembahan, serta renungan firman.

Acara ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan. Pesan yang disampaikan dalam acara ini adalah pembaruan hidup dan pelepasan dari masa lalu. Kepala Lapas Klas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menjelaskan bahwa program ini pertama kali dilaksanakan sebagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Indonesia.

Menurut Wisnu, Praise and Worship bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga ruang pembinaan yang memberikan harapan baru bagi warga binaan. Ia berharap momen ini menjadi dorongan bagi para tahanan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

Dia menegaskan bahwa Lapas Cibinong berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pembinaan mental, moral, dan spiritual warga binaan. Program kerohanian, menurutnya, terbukti dapat meningkatkan kedisiplinan, ketenangan batin, dan motivasi warga binaan dalam menjalani masa pidana.

“Kami berterima kasih kepada gereja mitra dan seluruh anak muda yang terlibat dalam pelayanan hari ini. Saya atas nama Lapas Cibinong Klas IIA mengucapkan Selamat Hari Raya Natal,” ujarnya.

Warga binaan sekaligus Koordinator Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong, Ferdy Sambo, menyambut baik program Praise and Worship yang diselenggarakan oleh Lapas Cibinong Klas IIA. Menurut dia, program tersebut memberikan pelayanan kepada warga binaan agar bisa beribadah, terutama jelang Hari Natal.

“Yang bisa kita dapatkan tanpa belenggu fisik maupun spiritual adalah bersama Tuhan kita Yesus Kristus,” kata Sambo seperti dilihat dari video Humas Lapas Cibinong yang beredar.

Siapa Ferdy Sambo?

Ferdy Sambo dipecat secara tidak hormat sebagai perwira tinggi (pati) Polri pada 19 September 2022 silam. Ia terlibat dalam kasus pembunuhan berencana hingga tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, yang tak lain adalah ajudannya sendiri.

Keputusan pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Sambo diputuskan melalui sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar pada 25–26 Agustus 2022.

Ferdy Sambo lahir di Barru, Sulawesi Selatan, pada 9 Februari 1973. Ia menikah dengan istri bernama Putri Candrawathi. Pasangan ini memiliki empat anak, yaitu Trisha Eungelica Ardyadana Sambo, Tribrata Putra Sambo, Datia Sambo, dan Arka.

Mantan Kadiv Propam Polri ini adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Ia dikenal berpengalaman di bidang reserse selama berkarier di kepolisian.

Sepak Terjang Ferdy Sambo

Ferdy Sambo memiliki rekam jejak yang cemerlang selama menjadi anggota polisi. Ia pernah menangani sejumlah kasus besar di tanah air. Pada tahun 2016, Sambo mengusut kasus bom bunuh diri di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus). Selain itu, ia juga terlibat dalam pengungkapan kasus kopi racun sianida pada 2016.

Ia juga pernah mengungkap kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang pelakunya adalah Djoko Tjandra. Ferdy Sambo juga turut serta dalam pengungkapan kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI 2020.

Selama kariernya, Ferdy Sambo dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama yang diberikan oleh Presiden RI. Ia juga memiliki jejak karier moncer di dunia kepolisian Indonesia.

Beberapa jabatan yang pernah dijabat oleh Ferdy Sambo antara lain:

  • Kasat Reskrim Polres Bogor (2003–2004)
  • Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004–2005)
  • Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005–2007)
  • Wakapolres Sumedang (2007–2008)
  • Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008–2009)
  • Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009–2010)
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010–2012)
  • Kapolres Purbalingga (2012–2013)
  • Kapolres Brebes (2013–2015)
  • Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016)
  • Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
  • Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018)
  • Koorspripim Polri (2018–2019)
  • Dirtipidum Bareskrim Polri pada tahun 2019
  • Kadiv Propam Polri pada tahun 2020

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *