Maman Suherman, Pemilik Rumah Mewah di Cilegon Dirusak, Anak Tewas Bersimbah Darah

Profil Haji Maman Suherman

Haji Maman Suherman adalah seorang pengusaha sukses yang tinggal di kawasan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Ia dikenal memiliki rumah mewah dengan arsitektur bergaya Eropa-Amerika klasik. Selain berprofesi sebagai pengusaha, Maman juga pernah aktif dalam dunia politik. Pada masa lalu, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon. Bahkan, pada tahun 2020, ia digadang-gadang menjadi calon Wakil Wali Kota mendampingi Ratu Ati Marliati. Namun, akhirnya Ratu Ati memilih Sokhidin sebagai pasangan.

Saat ini, Maman Suherman tercatat sebagai Dewan Pakar PKS Kota Cilegon. Meski telah meninggalkan dunia politik aktif, namanya masih dikenang oleh warga sekitar dan kalangan pejabat setempat.

Kronologi Peristiwa Tragis

Peristiwa tragis terjadi pada Selasa (16/12/2025), saat seorang bocah laki-laki berusia sekitar 9-10 tahun, yang merupakan anak bungsu dari Maman Suherman, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami pembunuhan disertai perampokan. Insiden tersebut diketahui ketika Maman sedang berada di kantor dan menerima telepon darurat dari anak keduanya, D (8), yang berteriak meminta pertolongan.

Diketahui bahwa D berada di rumah bersama korban ketika kejadian berlangsung. Mendengar kabar tersebut, Maman langsung bergegas menuju rumah. Ketika tiba di lokasi, ia menemukan kondisi anaknya sudah tergeletak tengkurap di dalam kamar dengan tubuh bersimbah darah.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban mengalami 14 luka tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian sekitar pukul 15.00 WIB. Tak lama kemudian, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon dan anggota Polsek Cilegon langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di RS Bethsaida untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Polres Cilegon memastikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Motif maupun identitas pelaku belum diketahui, dan pihak kepolisian masih mendalami seluruh fakta serta alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Reaksi Warga dan Proses Penyelidikan

Kejadian ini menyita perhatian warga sekitar dan menimbulkan duka mendalam, terutama karena korban merupakan anak di bawah umur dan kejadian terjadi di lingkungan rumah tinggal. Pantauan di lokasi kejadian sekitar pukul 20.30 WIB menunjukkan bahwa aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah korban.

Puluhan warga setempat serta keluarga korban tampak hilir mudik di rumah duka. Di depan gerbang rumah, terdapat dua karangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya Muhammad Aksel Putra Bapak Maman Suherman (Dewan Pakar PKS).

Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, kamera pengawas (CCTV) rumah korban disebut tidak berfungsi. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

Penutup

Kasus ini kini ditangani oleh Polres Cilegon guna memastikan penyebab kejadian serta mengungkap pelaku yang bertanggung jawab. Saat ini, proses olah TKP masih berlangsung untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh. Sementara itu, warga dan keluarga korban masih berduka atas kehilangan yang sangat berat.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *