Berita Populer di Jambi: Gempa, Siswa Belajar di Lantai, dan Kebakaran Dahsyat
Berikut adalah rangkuman berita populer yang terjadi di wilayah Jambi pada minggu ini. Mulai dari peristiwa alam hingga kasus kriminalitas, berbagai isu menarik telah menjadi sorotan masyarakat.
Gempa Bumi Mengguncang Wilayah Bungo
Pada Rabu (10/12/2025), wilayah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi diguncang gempa bumi dengan kekuatan 3,9 skala Richter. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 212 kilometer. Meskipun tidak menimbulkan kerusakan besar, masyarakat tetap waspada mengingat gempa serupa juga terjadi di beberapa titik lain di Indonesia dalam beberapa jam terakhir. Informasi ini diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Siswa SD di Bungo Belajar di Lantai
Kurangnya fasilitas belajar mengajar menyebabkan siswa kelas IV SD Negeri (SDN) 160 Baru Balai Panjang, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, harus belajar di lantai. Dari video yang beredar di media sosial, terlihat sebanyak 12 siswa duduk di lantai tanpa alas. Mereka menggunakan meja duduk sebagai tempat menulis. Selain itu, bagian teras, atap, hingga dek bangunan juga rusak parah dan nyaris roboh.

Empat Mobil Diamankan dari SPBU Pall 7 Kota Jambi
Empat mobil diamankan di SPBU Pall 7, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, karena diduga melanggar aturan pengambilan BBM subsidi. Operasi penertiban dilakukan oleh Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, pada Sabtu (6/12/2025). Keempat mobil tersebut tidak bisa menunjukkan barcode Pertamina untuk pengisian BBM sesuai dengan STNK kendaraan. Pihak kepolisian memastikan bahwa operasi ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan subsidi BBM.

Jenazah Warga Kerinci Ditandu 10 Kilometer
Sebuah video viral yang beredar di media sosial menunjukkan warga desa terpencil di Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, Jambi, harus menandu jenazah sejauh hampir 10 kilometer akibat kondisi jalan yang rusak parah. Jalan utama wilayah tersebut sudah lama dikeluhkan rusak dan berlumpur, terutama setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir. Peristiwa ini memicu keprihatinan publik terhadap infrastruktur yang belum memadai.

Dana Sertifikasi Guru di Merangin Tertunda
Dana sertifikasi sebanyak 39 guru di SMA 16 Merangin Jambi diduga mengalami Carry Over (kurang bayar). Total dana tersebut mencapai sekitar Rp3.919.100 per bulan, dengan total keseluruhan sekitar Rp23.514.600. Seorang narasumber menyampaikan bahwa potongan pajak lima persen membuat jumlah yang diterima sebesar Rp22.338.870 per bulan. Masalah ini menimbulkan kekhawatiran terhadap pengelolaan dana pendidikan.

Kebakaran Dahsyat di Tanjung Katung Muaro Jambi
Dua unit rumah di RT 03 Desa Tanjung Katung, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, terbakar pada Selasa (9/12/2025) malam. Rumah semi permanen tersebut hangus hampir seluruhnya akibat korsleting listrik. Material kayu yang digunakan untuk konstruksi rumah mempercepat penyebaran api. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, menyatakan bahwa api berhasil dikendalikan setelah beberapa saat.

Tiga Balita Ditemukan di Merangin, Diduga Korban Penculikan
Warga Merangin digemparkan oleh kedatangan aparat kepolisian yang mengamankan tiga balita di daerah Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Ketiga anak tersebut diduga merupakan korban jaringan penculikan dan perdagangan anak lintas daerah. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Christian Samma, menyatakan bahwa tiga balita tersebut dibawa ke Jakarta untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, dua warga SAD (Suku Anak Dalam) ditangkap dalam operasi ini.

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."












