Perilaku William Marcilio di Arema FC Terulang di Persib Bandung, Bojan Hodak Marah: Saya Pulangkan

Kritik Terbuka dari Pelatih Persib Bandung terhadap Wiliam Marcilio

Gelandang asing Persib Bandung, Wiliam Marcilio, kembali menjadi sorotan setelah pelatih Bojan Hodak secara terbuka menyatakan ketidakpuasan terhadap komitmen dan performanya. Hodak bahkan mengambil tindakan tegas dengan memulangkan Marcilio dari skuad ketika mereka akan bertandang ke markas Madura United.

Perangai buruk Wiliam ini seolah menjadi pengulangan masalah indisipliner yang pernah ia ciptakan saat membela Arema FC musim lalu, di mana ia dilaporkan oleh internal tim sebagai pemain dengan bad attitude yang kerap melawan pelatih. Belum jelas secara detail penyebab Bojan Hodak marah kepada Wiliam Marcilio, namun tampaknya pemain asal Brasil itu akan jadi pemain yang dicoret pada Super League 2025-2026 paruh musim ini.

Dalam laga lawan klub Singapura, Lion City Sailors, terekam Wiliam Marcilio melepaskan umpan pada menit akhir dan gagal dimanfaatkan para pemain Persib. Kala itu, terlihat Bojan Hodak, Thom Haye dan Eliano Reijnders merasa kesal atas keputusan tersebut.

“William, saya pulangkan ke Bandung,” ujar Bojan Hodak pada Sabtu (29/11/2025). “Karena saya tidak senang dengan komitmen dan performanya,” tambahnya. Alhasil, Wiliam Marcilio tidak dibawa saat Persib Bandung melawat ke kandang Madura United, Minggu (30/11/2025).

Sementara itu, Wiliam Marcilio juga mengunggah pesan di instastory setelah Bojan Hodak mengeluhkan attitude-nya. “Saya sudah melihat banyak hal,” kata Wiliam. “Tapi saya belum pernah melihat seorang pemain yang hanya bermain 6 menit disalahkan atas kekalahan dalam pertandingan 96 menit” imbuhnya. “Ini adalah ketidakadilan yang luar biasa,” tambahnya. Namun berdasarkan pengamatan unggahan tersebut sudah dihapus oleh sang pemain.

Kontroversi Di Arema FC

Ulah Wiliam Marcilio mengingatkan kembali pada klub Arema FC yang ia bela sebelumnya pada musim 2024-2025. Saat itu, Wiliam Marcilio memang bertahan satu musim bersama Singo Edan dan tampil cukup baik karena mencatatkan 5 gol 6 assist di 19 laga. Akan tetapi sejak Februari 2025, Wiliam terus diparkir oleh Arema FC dan tak pernah mendapat menit bermain.

Wiliam dilaporkan melakukan tindakan indisipliner sehingga tidak menjadi pilihan utama sang pelatih Arema FC saat itu, Ze Gomes. “Wiliam bad attitude, melawan pelatih dan merasa dirinya bintang,” tulis Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki di Instagram pribadinya pada Senin (24/2/2025). “Juga memprovokasi pemain lain melawan pelatih, dan adu domba antara Lokolingoy dan Dalberto,” tambahnya.

Persib Menang Besar di Madura

Terlepas dari masalah dengan Wiliam Marcilio, Persib Bandung berhasil melanjutkan tren kemenangan mereka di Super League 2025/26 pekan ke-14 usai mengalahkan Madura United FC 4-1. Persib membuat Madura United malu karena kalah di kandang sendiri Minggu (30/11) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Gol spektakuler Luciano Guaycochea di menit ke-26 membuka pesta gol Persib. Lalu Federico Barba menggandakan skor 2-0 lewat heading pada menit ke-39 melalui situasi sepak pojok. Tuan rumah memperkecil keadaan lewat penalti Balotelli di menit ke-69. Namun tak berselang lama Uilliam Barros menghukum kesalahan pertahanan Madura United pada menit ke-70, dan Thom Haye mencatatkan gol pertamanya di Persib tepat di menit ke-74.

Usai laga pelatih Persib, Bojan Hodak cukup menikmati jalannya pertandingan, terlebih setelah kemenangan besar yang didapatkan anak asuhnya. Pelatih asal Kroasia itu pun mengapresiasi penyelesaian akhir yang dilakukan pemainnya. “Saya pikir kami memiliki waktu yang sangat menyenangkan dengan begitu banyak pertandingan, tetapi saya sangat senang karena kami menang dengan dua-empat gol, akhirnya kami punya penyelesaian akhir yang bagus di sana,” kata Hodak melansir laman resmi ileague.id, Senin (1/12/2025).

Dalam duel itu, Hodak juga melakukan rotasi ke beberapa pemain di tengah jadwal padat mengikuti dua kompetisi liga domestik dan Asia. Rotasi tersebut juga berhasil, terbukti dengan para pemain yang dipercaya menunjukkan kualitasnya. “Kami juga berhasil memasukkan beberapa pemain (rotasi) hingga nanti tak ada pemain cedera,” sebut Hodak.

Hodak juga sedikit memikirkan laga selanjutnya menghadapi pemuncak klasemen Borneo FC Samarinda pada Jumat (5/12) mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Demi mengalahkan Borneo FC, Hodak perlu pemain-pemain yang siap untuk dimainkan. “Jadi, kami harus sedikit lebih fokus pada apa yang akan terjadi selanjutnya, karena biasanya kami harus sedikit lebih fokus pada tiga pertandingan berikutnya karena itu merupakan tiga laga yang sangat penting,” paparnya.

Setelah melawan Borneo FC, Persib akan berjuang memenangkan tiket 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 kontra Bangkok United, dan melakoni laga tunda di Ternate kontra Malut United FC.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *