Foto-Foto: Bali United Hancurkan Stadion Segiri, Lefundes Akui Borneo FC Tidak Sempurna

Bali United Hentikan Rekor Kemenangan Borneo FC di Stadion Segiri

Bali United berhasil memutus rekor 11 kemenangan beruntun Borneo FC setelah mengalahkan Pesut Etam dengan skor 1-0 di Stadion Segiri, Samarinda. Gol tunggal yang dicetak oleh Kadek Agung pada menit ke-53 menjadi penentu kemenangan tim tamu dalam pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-14.

Meskipun Borneo FC tampil dominan sepanjang laga, mereka gagal memanfaatkan peluang emas yang didapat. Ini menjadi kekalahan pertama bagi Pesut Etam di musim ini. Meski demikian, Borneo FC masih bertahan di puncak klasemen dengan 33 poin dari 11 kemenangan dan 1 kekalahan. Sementara itu, Bali United berada di peringkat 11 dengan 17 poin, hasil dari 4 kemenangan, 5 seri, dan 4 kekalahan.

Pertandingan berlangsung sangat sengit. Meskipun terus ditekan oleh tuan rumah, Bali United mampu menciptakan gol melalui tendangan Kadek Agung pada menit ke-53. Gol tersebut memberi kejutan besar bagi Borneo FC yang kemudian berusaha keras untuk membalas ketertinggalan.

Upaya Pesut Etam lewat tendangan Douglas Coutinho pada menit 57, 58, dan 59 belum membuahkan hasil. Sepakan lambung Mariano Peralta di menit ke-60 juga hanya melayang tipis di atas mistar gawang Mike Hauptmeijer. Hingga menit ke-90, peluang Baker Al Husseini masih mampu diamankan Hauptmeijer. Skor akhir 0-1 bertahan hingga tambahan waktu enam menit, memastikan kemenangan Bali United.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku bangga dengan mental bertanding anak asuhnya. Ia menyatakan bahwa meskipun Borneo menguasai bola, Bali United mampu mengontrol pertandingan. “Kami menunjukkan mental tim kuat dan saya bangga dengan perjuangan skuat Bali United,” ujarnya.

Johnny menambahkan bahwa timnya membawa sejumlah pemain muda dan bekerja keras sepanjang bulan ini. “Borneo banyak kehilangan bola, kami memanfaatkan serangan balik dan pertahanan yang solid. Kami layak memenangkan pertandingan,” jelasnya.

Bek Bali United, Brandon Wilson, juga mengapresiasi kerja keras tim. “Rasanya luar biasa bisa menang di kandang Borneo FC yang selalu menang beruntun. Tidak mudah, tapi akhirnya kami bisa membawa tiga poin,” katanya. Wilson menekankan kepercayaan diri tim lahir dari kerja sama seluruh pemain, staf pelatih, dan manajemen.

Johnny menutup dengan rasa puas atas pencapaian tim. “Saya senang bisa menang melawan Borneo FC di kandangnya, hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Meski beberapa pemain kami dipanggil timnas, kami tetap mampu memutus rekor Borneo FC,” tutupnya.

Sementara itu, Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut. “Yang pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang hadir. Kami tidak bisa memberikan kemenangan di pertandingan akhir tahun ini di kandang,” ungkap Fabio Lefundes.

Fabio menjelaskan bahwa meskipun timnya telah mencatatkan 11 kali kemenangan berturut-turun, Borneo FC Samarinda bukanlah tim yang sempurna. Ia mengakui strategi lawan berubah ketika berhadapan dengan timnya. “Kita menghadapi tim yang datang ke sini pasti mengubah cara bermain. Ketika tim lawan berhasil mencetak gol, itu pasti akan menjadi lebih sulit bagi kita untuk menghadapinya,” tambahnya.

Fabio mengutarakan bahwa skuad Pesut Etam sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol. Namun, ia menyadari, itulah sepak bola. “Mereka (Bali United) berhasil mencetak gol dan itu sulit bagi kita, karena mereka langsung menggunakan strategi bertahan selama beberapa menit. Tapi kita harus siap menghadapi tim yang kemungkinan akan menggunakan strategi yang sama,” kata Fabio Lefundes.

Kini, fokus Borneo FC Samarinda harus segera beralih. Sekarang Borneo FC Samarinda harus mulai fokus pada pertandingan di Desember, yakni melawan Persib Bandung. “Kita akan bertandang ke sana dengan catatan bahwa kita harus melakukan apa yang biasa kita lakukan. Semoga kita bisa mendapatkan poin di sana,” tegasnya.

Senada dengan pelatihnya, Bek Borneo FC, Christophe Nduwarugira, menilai timnya kurang beruntung dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 8.000 pendukung tersebut. “Kemungkinan pada pertandingan ini, kami tidak bisa mencetak gol karena ini adalah hari yang kurang beruntung. Selanjutnya, kami akan bekerja keras, memberikan 100 persen atau lebih untuk menjalani musim Super League ini,” ujar Christophe.

Baik Fabio Lefundes maupun Christophe Nduwarugira menjadikan kekalahan ini sebagai pengalaman dan pelajaran berharga. “Dengan kekalahan ini, harus jadi pelajaran buat semua. Kita harus bangkit cepat, harus lebih solid, dan mencoba bermain maksimal supaya selalu bisa mendapatkan tiga poin. Aku terima kasih banyak suporter yang datang dari sore, kami belum bisa memberikan hasil maksimal,” tutup Fabio.

Sementara itu, Christophe berjanji, “Kita harus membuat tim lebih kuat. Kita satu keluarga dan siap mencari solusi. Kami akan tampil lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya.

Klasemen Super League

Klub D M S K GM GK -/+ P
Borneo FC 12 11 0 1 24 5 19 33
Persija Jakarta 13 9 2 2 27 12 15 29
Persib 11 8 1 2 19 7 12 25
PSIM 13 6 4 3 16 15 1 22
Malut United 11 6 3 2 19 13 6 21
Bhayangkara FC 13 5 4 4 12 9 3 19
Persita 13 5 4 4 16 13 3 19
Persebaya 12 4 5 3 14 12 2 17
Arema FC 12 4 4 4 18 17 1 16
PSM Makasar 11 3 6 2 15 9 6 15
Bali United 13 4 5 4 16 18 -2 17
Persik 13 4 3 6 15 19 -4 15
Madura United 13 3 4 6 11 17 -6 13
Dewa United 13 4 1 8 12 22 -10 13
PSBS Biak 13 3 3 7 13 27 -14 12
Persijap 13 2 2 9 13 23 -10 8
Persis 12 1 4 7 11 22 -11 7
Semen Padang 13 2 1 10 9 20 -11 7

Lihat selengkapnya →

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *