Ringkasan Berita Liga Champions Matchday Kelima
Hari kedua matchday kelima Liga Champions dinihari tadi menyisakan banyak cerita yang patut diulas. Mulai dari kemenangan luar biasa Arsenal saat menghentikan laju tak terkalahkan Bayern Munchen musim ini. Hingga cerita berbeda yang ditorehkan Kylian Mbappe dan Virgil Van Dijk pada momen yang hampir bersamaan.
Dibandingkan dengan hasil laga hari pertama, Rabu (26/11/2025) kemarin, laga hari kedua matchday Liga Champions lebih banyak menciptakan momen ajaib, tak terduga hingga mengejutkan. Dari total 9 laga yang dimainkan di hari kedua, hasil laga Arsenal vs Bayern Munchen menjadi sorotan utama. Fakta bahwa dua tim tersebut sedang on fire, membuat jalannya pertandingan Arsenal vs Bayern Munchen dinanti. Hingga akhirnya, Arsenal yang kebetulan bermain sebagai tuan rumah mampu mengalahkan Bayern Munchen (3-1).
Kegilaan juga mewarnai hasil laga lain antara lain Olympiakos vs Real Madrid dan PSG vs Tottenham. Dimulai dari laga Olympiakos vs Real Madrid yang dimenangkan Los Blancos dengan skor 3-4. Yang menjadi sorotan utama laga ini ialah empat gol kemenangan Real Madrid diborong semua oleh Kylian Mbappe. Lalu, laga PSG vs Tottenham yang berakhir dengan kemenangan Les Parisiens (5-3), diwarnai hattrick Vitinha.
Sementara itu, kekalahan tragis yang diderita Liverpool saat dibantai PSV (1-4) di Stadion Anfield, menyisakan catatan horor bagi pilar lini belakang mereka, Virgil Van Dijk. Dalam laga lainnya, Sporting CP, Atalanta hingga Copenhagen kompak mencetak tiga gol saat mengalahkan lawannya masing-masing di matchday kali ini.
1. Kemenangan Sensasional Arsenal atas Bayern Munchen
Pertarungan Arsenal vs Bayern Munchen di Stadion Emirates, akhirnya berhasil dimenangkan Meriam London. Setelah laga kedua tim berkedudukan imbang 1-1 di babak pertama, Arsenal mampu tampil lebih baik di babak kedua. Tiga pemain pengganti yang dimasukkan Mikel Arteta pada babak kedua menjadi pembeda dalam laga ini. Noni Madueke dan Gabriel Martinelli masing-masing mencetak satu gol yang mengunci kemenangan Arsenal. Sementara, Riccardo Calafiori tampil elit dan memberikan pengaruh instan, dengan memberi assist untuk gol Madueke.
Bagi Arsenal, kemenangan atas Bayern Munchen jelas menyisakan banyak sorotan menarik dari segala sisi. Pertama, kemenangan ini seakan menjadi bukti pernyataan Arsenal yang musim ini tidak main-main soal targetnya di Liga Champions, setelah kegagalan di semifinal musim lalu. Tambahan tiga poin melawan Bayern Munchen, kini membuat Arsenal berdiri kokoh di puncak, dengan koleksi 15 poin. Arsenal pun menjadi satu-satunya klub Liga Champions musim ini yang menyapu bersih 5 laga dengan kemenangan.
Kedua, kemenangan ini juga menghentikan catatan buruk Arsenal setiap kali bertemu dengan Bayern Munchen. Setelah lima pertemuan terakhir di Liga Champions, Arsenal tidak pernah bisa mengalahkan Bayern Munchen sejak 2015 silam. Arsenal akhirnya bisa menghentikan tren buruk tersebut, dengan mengalahkan Bayern Munchen yang diketahui belum pernah kalah dalam 18 laga beruntun di semua kompetisi musim ini, sebelum mereka bertandang ke Stadion Emirates. Kini, Arsenal tinggal butuh beberapa langkah lagi untuk menyegel posisi puncak klasemen, dan melangkah mulus lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions tanpa lewat jalur play-off.
2. Performa Menawan Kylian Mbappe
Tak bisa disangkal, Mbappe terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Setelah menjalani musim perdana tanpa trofi sama sekali di Real Madrid, Mbappe tampil konsisten pada musim penuh keduanya. Gol demi gol mampu diciptakan oleh pemain yang juga berstatus kapten Timnas Prancis tersebut. Terbaru, empat gol yang dicetak Mbappe ke gawang Olympiakos, tidak hanya sekedar memenangkan Real Madrid. Melainkan, empat gol tersebut melejitkan posisi Mbappe sebagai top skor sementara Liga Champions dengan 9 gol.

Mbappe kini unggul tiga gol dari Viktor Osimhen (Galatasaray) yang sebelumnya berstatus top skor. Jika ditotal, kontribusi Mbappe bersama Real Madrid musim ini sudah menyentuh 25 gol dari 18 laga (22 gol, 3 assist). Melihat statistik tersebut, performa menawan Mbappe benar-benar membuat Real Madrid tampil gahar musim ini. Seandainya konsistensi Mbappe mencetak gol terus berlanjut, peluang Real Madrid meraih trofi musim ini terbuka lebar.
3. Apesnya Liverpool Gegara Van Dijk
Sebagai kapten tim, keberadaan Virgil Van Dijk sebagai komandan utama lini belakang Liverpool memang tak terbantahkan. Hanya saja khusus musim ini, pemain Belanda itu justru beberapa kali menjadi musuh dalam selimut bagi Liverpool. Terbaru, Van Dijk menjadi penyebab utama gol pertama PSV, setelah ia melakukan handsball fatal di kotak terlarang, pada awal pertandingan. Kesalahan Van Dijk dalam mengantisipasi bola lawan itulah yang akhirnya membuat Liverpool kena mental dan akhirnya kalah dengan skor telak lagi di Anfield.

Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Liverpool kalah dengan margin skor tiga gol berturut-turut, melawan Manchester City (3-0), Nottingham Forest (3-0) dan PSV (4-1). Tiga kekalahan berturut-turut ini makin membuat rapor Liverpool makin anjlok, lantaran mereka sudah sembilan kali kalah dalam 12 laga terakhirnya di semua kompetisi. Dan khusus Van Dijk, handsball fatal yang baru saja ia lakukan dalam laga PSV, menjadi kesalahannya yang berujung hadiah penalti untuk tim lawan, sebagaimana yang dikutip Opta.
Itulah tiga sorotan utama yang mewarnai hasil laga hari kedua matchday kelima Liga Champions yang penuh cerita, dinihari tadi. Rekap Hasil Liga Champions Matchday 5, Kamis (27/11/2025) Dinihari Tadi:
- FC Copenhagen 3-2 Kairat Almaty
- Pafos 2-2 Monaco
- Arsenal 3-1 Bayern Munchen
- Atletico Madrid 2-1 Inter Milan
- Eintracht Frankfurt 0-3 Atalanta
- Liverpool 1-4 PSV
- Olympiakos 3-4 Real Madrid
- PSG 5-3 Tottenham
- Sporting CP 3-0 Club Brugge
Update Klasemen Liga Champions 2025/2026:
- Arsenal: 5 pertandingan, 5 menang, 0 seri, 0 kalah, 14 gol, 1 gol kemasukan, +13, 15 poin
- Paris Saint-Germain: 5 pertandingan, 4 menang, 0 seri, 1 kalah, 19 gol, 8 gol kemasukan, +11, 12 poin
- Bayern Munich: 5 pertandingan, 4 menang, 0 seri, 1 kalah, 15 gol, 6 gol kemasukan, +9, 12 poin
- Inter Milan: 5 pertandingan, 4 menang, 0 seri, 1 kalah, 12 gol, 3 gol kemasukan, +9, 12 poin
- Real Madrid: 5 pertandingan, 4 menang, 0 seri, 1 kalah, 12 gol, 5 gol kemasukan, +7, 12 poin
- Dortmund: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 17 gol, 11 gol kemasukan, +6, 10 poin
- Chelsea: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 12 gol, 6 gol kemasukan, +6, 10 poin
- Sporting CP: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 11 gol, 5 gol kemasukan, +6, 10 poin
- Manchester City: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 10 gol, 5 gol kemasukan, +5, 10 poin
- Atalanta: 5 pertandingan, 3 menang, 1 seri, 1 kalah, 6 gol, 5 gol kemasukan, +1, 10 poin
- Newcastle: 5 pertandingan, 3 menang, 0 seri, 2 kalah, 11 gol, 4 gol kemasukan, +7, 9 poin
- Atletico Madrid: 5 pertandingan, 3 menang, 0 seri, 2 kalah, 12 gol, 10 gol kemasukan, +2, 9 poin
- Liverpool: 5 pertandingan, 3 menang, 0 seri, 2 kalah, 10 gol, 8 gol kemasukan, +2, 9 poin
- Galatasaray: 5 pertandingan, 3 menang, 0 seri, 2 kalah, 8 gol, 7 gol kemasukan, +1, 9 poin
- PSV: 5 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 1 kalah, 13 gol, 8 gol kemasukan, +5, 8 poin
- Tottenham: 5 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 1 kalah, 10 gol, 7 gol kemasukan, +3, 8 poin
- Leverkusen: 5 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 1 kalah, 8 gol, 10 gol kemasukan, -2, 8 poin
- Barcelona: 5 pertandingan, 2 menang, 1 seri, 2 kalah, 12 gol, 10 gol kemasukan, +2, 7 poin
- Qarabag: 5 pertandingan, 2 menang, 1 seri, 2 kalah, 8 gol, 9 gol kemasukan, -1, 7 poin
- Napoli: 5 pertandingan, 2 menang, 1 seri, 2 kalah, 6 gol, 9 gol kemasukan, -3, 7 poin
- Marseille: 5 pertandingan, 2 menang, 0 seri, 3 kalah, 8 gol, 6 gol kemasukan, +2, 6 poin
- Juventus: 5 pertandingan, 1 menang, 3 seri, 1 kalah, 10 gol, 10 gol kemasukan, 0, 6 poin
- Monaco: 5 pertandingan, 1 menang, 3 seri, 1 kalah, 6 gol, 8 gol kemasukan, -2, 6 poin
- Pafos: 5 pertandingan, 1 menang, 3 seri, 1 kalah, 4 gol, 7 gol kemasukan, -3, 6 poin
- Union SG: 5 pertandingan, 2 menang, 0 seri, 3 kalah, 5 gol, 12 gol kemasukan, -7, 6 poin
- Club Brugge: 5 pertandingan, 1 menang, 1 seri, 3 kalah, 8 gol, 13 gol kemasukan, -5, 4 poin
- Athletic Club: 5 pertandingan, 1 menang, 1 seri, 3 kalah, 4 gol, 9 gol kemasukan, -5, 4 poin
- Frankfurt: 5 pertandingan, 1 menang, 1 seri, 3 kalah, 7 gol, 14 gol kemasukan, -7, 4 poin
- Copenhagen: 5 pertandingan, 1 menang, 1 seri, 3 kalah, 7 gol, 14 gol kemasukan, -7, 4 poin
- Benfica: 5 pertandingan, 1 menang, 0 seri, 4 kalah, 4 gol, 8 gol kemasukan, -4, 3 poin
- Slavia Praha: 5 pertandingan, 0 menang, 3 seri, 2 kalah, 2 gol, 8 gol kemasukan, -6, 3 poin
- Bodo/Glimt: 5 pertandingan, 0 menang, 2 seri, 3 kalah, 7 gol, 11 gol kemasukan, -4, 2 poin
- Olympiacos: 5 pertandingan, 0 menang, 2 seri, 3 kalah, 5 gol, 13 gol kemasukan, -8, 2 poin
- Villarreal: 5 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 4 kalah, 2 gol, 10 gol kemasukan, -8, 1 poin
- Kairat Almaty: 5 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 4 kalah, 4 gol, 14 gol kemasukan, -10, 1 poin
- Ajax: 5 pertandingan, 0 menang, 0 seri, 5 kalah, 1 gol, 16 gol kemasukan, -15, 0 poin
Lihat selengkapnya →
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.












