Sriwijaya FC Kembali Perkuat Tim dengan Dua Pemain Asing Baru
Sriwijaya FC, yang sedang menghadapi tantangan berat dalam kompetisi Championship 2025/2026, kini mencoba memperbaiki performa mereka dengan mendatangkan dua pemain asing baru. Namun, kedua pemain tersebut memiliki statistik yang kurang menjanjikan dan satu di antaranya bahkan terkesan misterius.
Sejak awal musim, Sriwijaya FC tidak pernah mampu meraih kemenangan dalam 10 laga yang telah dilalui. Mereka hanya mampu meraih dua hasil imbang dan delapan kekalahan. Hal ini membuat klub terpuruk di dasar klasemen dan memaksa manajemen untuk melakukan perubahan drastis agar bisa bangkit dari tren negatif.
Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menggaet dua pemain asing baru. Kedua pemain tersebut adalah Salem Chabchoub dan Kashmir Zarvalli. Keduanya berasal dari Eropa, dengan Salem Chabchoub yang berasal dari Swedia dan Kashmir Zarvalli dari Norwegia. Keduanya berposisi sebagai penyerang dan sudah bergabung dengan tim untuk ikut latihan.
Namun, hingga saat ini, keduanya masih dalam tahap seleksi. Jika tampil sesuai ekspektasi, mereka akan didaftarkan oleh Sriwijaya FC pada putaran kedua musim 2025/2026. Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, menjelaskan bahwa saat ini belum bisa memasukkan pemain baru karena regulasi yang mengharuskan menunggu hingga 10 Januari ketika bursa transfer dibuka.
Statistik yang Menyisakan Keraguan
Meski keduanya telah datang, statistik yang dimiliki oleh Salem Chabchoub dan Kashmir Zarvalli cukup mengecewakan. Salem Chabchoub, yang sejak musim 2015/2016 bermain sebagai pesepakbola profesional, hanya mencatatkan beberapa menit bermain dalam karier. Di musim 2023/2024, ia bermain untuk klub Polandia, LKS Lomza, tetapi hanya tampil empat kali dengan total waktu bermain hanya empat menit tanpa torehan gol atau assist.
Sementara itu, Kashmir Zarvalli justru lebih misterius. Tidak ada data lengkap tentang profil maupun statistiknya di situs Transfermarkt.com. Meskipun demikian, ia dilaporkan berusia 26 tahun dan memiliki paspor Afganistan. Ia juga diketahui bisa bermain di posisi striker maupun penyerang sayap.
Agen Pemain Beri Penjelasan
Agen kedua pemain, Haris Raka, memberikan penjelasan mengenai latar belakang keduanya. Menurutnya, tujuan awal Salem Chabchoub dan Kashmir Zarvalli ke Indonesia adalah untuk berlibur. Namun, Sriwijaya FC tertarik untuk memperkuat tim dengan keduanya.
“Niatnya hanya ingin latihan bersama Sriwijaya FC untuk menjaga kondisi dan mengisi waktu kosong sambil menikmati liburan di sini. Keduanya bermain di Liga 2 Norwegia, tetapi berbeda klub,” ujar Haris Raka.
Meski memiliki hubungan baik dengan pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, Haris Raka tidak berani berkomentar lebih lanjut mengenai peluang keduanya untuk bergabung secara resmi.












