Budaya  

Bacaan Misa Katolik 16 November 2025: Minggu Biasa XXXIII

Hari Minggu Biasa XXXIII dalam Gereja Katolik

Pada hari Minggu (16/11), umat Katolik kembali berkumpul di gereja masing-masing untuk mengikuti misa rutin. Pada pekan ini, Gereja Katolik merayakan Hari Minggu Biasa XXXIII. Tidak ada perayaan khusus atau tokoh tertentu yang diperingati pada hari ini. Ibadah dilakukan dengan penuh keyakinan dan pengharapan.

Dalam rangkaian ibadah, umat akan mendengarkan setidaknya tiga bacaan dari kitab-kitab dalam Alkitab. Ketiga bacaan tersebut menjadi dasar permenungan dalam misa hari itu. Bacaan-bacaan ini disampaikan dalam bentuk Bacaan Pertama, Bacaan Kedua, dan Bacaan Injil. Seluruh rangkaian bacaan ini telah ditetapkan oleh sebuah komisi khusus yang dibentuk oleh Vatikan.

Bacaan Pertama: Maleakhi 4:1-2

Bacaan pertama hari ini mengambil dari kitab Maleakhi, pasal 4 ayat 1-2. Isinya menyatakan bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

Bacaan ini mengingatkan umat tentang pentingnya menjaga kepercayaan dan ketakwaan kepada Tuhan. Di sini, Tuhan menjanjikan kebahagiaan bagi mereka yang taat dan memuliakan-Nya, sementara orang-orang yang tidak bertakwa akan menghadapi hukuman.

Bacaan Kedua: 2 Tesalonika 3:7-12

Bacaan kedua hari ini berasal dari kitab 2 Tesalonika, pasal 3 ayat 7-12. Dalam bacaan ini, Paulus mengingatkan para pengikutnya untuk bekerja dan tidak lalai dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan bahwa dirinya dan para muridnya tidak lalai bekerja di antara mereka, dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi mereka berusaha dan berjerih payah siang malam supaya jangan menjadi beban bagi siapapun di antara mereka.

Paulus juga menegaskan bahwa jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Ia mengingatkan bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang demikian diperingatkan dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.

Bacaan ini memberikan pesan penting tentang tanggung jawab dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari. Umat Katolik diajak untuk menjadi contoh yang baik dalam menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab.

Bacaan Injil: Lukas 21:5-19

Bacaan Injil hari ini berasal dari kitab Lukas, pasal 21 ayat 5-19. Dalam bacaan ini, Yesus berbicara tentang Bait Allah dan mengingatkan bahwa suatu saat nanti, tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.

Murid-murid bertanya tentang kapan hal itu akan terjadi dan apa tandanya. Yesus menjawab agar mereka waspada dan jangan disesatkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai utusan-Nya. Ia juga menyatakan bahwa akan terjadi peperangan dan pemberontakan, gempa bumi, penyakit sampar, dan kelaparan. Namun, semua hal ini harus terjadi dahulu sebelum kesudahan.

Yesus juga mengingatkan bahwa umat-Nya akan ditangkap, dianiaya, dan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa karena nama-Nya. Namun, Ia menjamin bahwa mereka tidak akan kehilangan apa pun, bahkan tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Jika mereka tetap bertahan, mereka akan memperoleh hidupnya.

Bacaan ini mengajarkan pentingnya iman dan ketekunan dalam menghadapi ujian kehidupan. Umat Katolik diajak untuk tetap percaya dan bersabar, karena Tuhan selalu hadir dalam segala situasi.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *