
Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025: Drama dan Kejutan Menghiasi Malam Pertama
Piala Dunia U17 2025 memasuki babak 32 besar dengan penuh drama, ketegangan, dan kejutan yang menarik perhatian penggemar sepak bola. Malam pertama pertandingan yang berlangsung pada Jumat (14/11/2025) malam WIB menghadirkan delapan laga serentak yang penuh aksi spektakuler dan hasil yang tak terduga.
Sebanyak 16 tim dari berbagai belahan dunia saling bersaing untuk mendapatkan tiket menuju babak 16 besar. Tim-tim besar seperti Portugal, Argentina, Prancis, Brasil, dan Mali turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Namun, tidak semua tim besar mampu melaju dengan mulus. Beberapa di antaranya harus tersingkir setelah melewati adu penalti yang penuh tekanan.
Portugal dan Mali Tampil Mencolok
Portugal menjadi salah satu tim yang tampil dominan pada hari pertama. Mereka berhasil mengalahkan Belgia dengan skor 2-1. Dua gol cepat Anisio Cabral pada menit 38 dan 45+1 membuat Portugal unggul. Meski Belgia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Romario Cunha menjelang turun minum, Portugal tetap mampu mempertahankan kemenangan mereka.
Di sisi lain, Mali juga menunjukkan kekuatan mereka sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika. Mereka mengalahkan Zambia dengan skor 3-1. Remond Bomba membuka keunggulan pada menit 51, disusul oleh Seydou Dembele (85’) dan Lamine Keita (90+2’). Zambia hanya mampu membalas satu gol lewat Mapalo Simute.
Prancis dan Swiss Tampil Efisien
Tim muda Prancis tampil efisien saat menghadapi Kolombia. Antoine Valero mencetak gol cepat di menit 14, sebelum Pierre Mounguengue memastikan kemenangan 2-0 dengan gol telat di menit 90+4. Performa Prancis sangat terukur dan memperlihatkan kematangan mereka.
Swiss juga menunjukkan performa yang mengejutkan dengan kemenangan 3-1 atas Mesir. Nevio Scherrer, Ethan Bruchez, dan Jill Stiel menjadi pahlawan dengan mencetak tiga gol yang sulit dibendung. Mesir hanya mampu memperkecil kedudukan lewat Anas Roshdy di masa tambahan waktu.
Argentina dan Brasil Berjuang Hingga Adu Penalti
Laga paling dramatis terjadi ketika Argentina dipaksa angkat koper oleh Meksiko. Bermain imbang 2-2 di waktu normal, dengan gol Ramiro Tulian dan Fernando Closter bagi Argentina serta dua gol Luis Gamboa bagi Meksiko, pertandingan berlanjut ke drama penalti.
Di sinilah nasib berbelok. Meksiko sukses menuntaskan semua tendangannya, sementara satu eksekutor Argentina gagal. Albiceleste pun tersingkir dengan agregat 5-4 (7-6 keseluruhan), mengulang kisah pahit yang tak diharapkan pendukung mereka.
Brasil juga harus melalui jalur serupa untuk membungkam Paraguay. Setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal, adu penalti menjadi penentu. Tim Samba akhirnya menang tipis 5-4.
Laga Dramatis Lainnya
Duel sengit juga tersaji ketika Irlandia menghadapi Kanada. Skor 1-1 bertahan hingga bubaran, sebelum Irlandia menang dramatis 9-8 lewat tos-tosan. Amerika Serikat juga harus menyerah dari Maroko. Setelah bermain 1-1, Maroko tampil lebih tenang di adu penalti dan menang 4-3.
Hasil Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia U17 (14 November 2025)
- Portugal 2-1 Belgia (Anisio Cabral 38′, 45+1′; Romario Cunha 45+5’—bd)
- Zambia 1-3 Mali (Mapalo Simute 63′; Remond Bomba 51′, Seydou Dembele 85′, Lamine Keita 90+2′)
- Swiss 3-1 Mesir (Nevio Scherrer 16′, Ethan Bruchez 39′, Jill Stiel 58′; Anas Roshdy 90+1′)
- Prancis 2-0 Kolombia (Antoine Valero 14′, Pierre Mounguengue 90+4)
- Argentina 2-2 Meksiko (4-5 penalti) (Ramiro Tulian 9′, Fernando Closter 87′; Luis Gamboa 46′, 58′)
- Irlandia 1-1 Kanada (9-8 penalti) (Michael Noonan 65′; Sergei Kozlovskly 85′)
- Brasil 0-0 Paraguay (5-4 penalti)
- Amerika Serikat 1-1 Maroko (3-4 penalti) (Jude Terry 21′; Abdellah Ouazane 89′)
Delapan Tim Pertama Mengunci Tiket 16 Besar
Berakhirnya pertandingan hari pertama memastikan 8 tim melaju ke babak 16 besar Piala Dunia U17 2025 yang akan dimulai pada 18 November mendatang. Mereka adalah: Portugal, Mali, Swiss, Prancis, Meksiko, Irlandia, Maroko, dan Brasil.
Delapan tiket berikutnya akan diperebutkan pada rangkaian laga babak 32 besar selanjutnya. Turnamen semakin memanas, dan seluruh mata kini tertuju pada siapa saja yang akan melengkapi daftar 16 besar.












