Carlo Ancelotti Dorong Endrick Cari Posisi di Piala Dunia 2026

Perjalanan Endrick di Real Madrid dan Tantangan yang Dihadapi

Endrick, seorang pemain muda berbakat asal Brasil, kini menghadapi tantangan besar dalam perjalanannya bersama Real Madrid. Sejak tiba di Spanyol pada 2023, ia kesulitan menembus skuad utama klub karena persaingan ketat dan kurangnya pengalaman. Hal ini membuatnya sering menjadi pemain cadangan, bahkan dalam beberapa pertandingan, ia hanya diberi waktu bermain singkat.

Sebagai salah satu talenta terbaik Brasil, Endrick telah mencuri perhatian publik sejak usia muda. Ia memperkuat Palmeiras dengan sangat baik dan mencetak gol penting saat masih berusia 16 tahun. Real Madrid langsung melirik bakatnya dan melakukan transfer senilai EUR 60 juta pada Desember 2022. Setelah 19 bulan menunggu, akhirnya klub tersebut menyelesaikan transfernya sebelum ia cukup umur.

Prestasi terbaru Endrick adalah debutnya bersama timnas Brasil pada akhir 2023. Ia mencetak gol pertamanya pada 2024 dalam dua laga berturut-turut melawan Inggris dan Spanyol saat masih berusia 17 tahun. Hal ini menjadikannya satu-satunya pemain Brasil selain Pele yang mencetak gol dalam dua penampilan berturut-turut untuk Selecao saat berusia di bawah 18 tahun.

Namun, perjalanan Endrick tidak mudah. Dalam musim 2024/2025, ia hanya menjadi starter dalam tiga pertandingan La Liga dan sekali di Liga Champions di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Meski tampil dalam 37 pertandingan sepanjang musim, ia hanya mencetak tujuh gol, sebagian besar sebagai pemain pengganti.

Setelah Xabi Alonso menggantikan Ancelotti sebagai pelatih, situasi semakin sulit bagi Endrick. Pemain muda lain seperti Gonzalo Garcia juga mulai menunjukkan performa yang bagus, sehingga membuat posisi Endrick semakin terpinggirkan. Akibatnya, ia jarang mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan pelatih baru.

Komentar dari Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti, yang kini menjabat sebagai manajer timnas Brasil, menyampaikan pendapatnya tentang masa depan Endrick. Menurutnya, penting bagi pemain muda ini untuk kembali bermain dan menunjukkan kemampuannya. Ancelotti mengatakan bahwa ia sudah berbicara dengan Endrick di awal musim, dan meskipun sedang cedera, pemain itu kini sudah pulih.

“Endrick perlu berbicara dengan orang-orang di sekitarnya untuk melihat apa yang terbaik untuknya,” ujar Ancelotti. “Dia perlu berdiskusi dengan klub (Real Madrid) tentang apa yang terbaik untuk karirnya.”

Ancelotti juga meyakinkan Endrick bahwa meskipun ia belum dipilih dalam skuad Piala Dunia 2026, masa depannya masih terbuka. “Endrick masih sangat muda, ini bukan Piala Dunia terakhirnya. Dia bisa bermain pada 2026, 2030, 2034, atau bahkan 2038 jika terus menunjukkan kualitasnya,” tambahnya.

Peluang Transfer ke Lyon

Untuk saat ini, Lyon menjadi klub yang paling dekat untuk menyelamatkan karir Endrick. Klub Prancis ini sedang mempertimbangkan pinjaman pemain muda tersebut hingga akhir musim. Namun, Lyon bukan satu-satunya klub yang tertarik. Manchester United juga disebut-sebut sedang mengawasi situasi Endrick.

Menurut laporan dari Globo, minat dari Old Trafford disebabkan oleh cedera Benjamin Sesko. Meski cedera tersebut tidak serius, kedalaman pemain nomor 9 membuat Endrick menjadi opsi yang masuk akal. Namun, peran yang ditawarkan akan tetap menjadi pemain cadangan jika Sesko kembali sehat.

Endrick sendiri tampaknya tidak puas dengan posisi tersebut. Oleh karena itu, ia lebih memilih bergabung dengan Lyon daripada menjadi pemain cadangan di Manchester United. Karena itu, Lyon menjadi pilihan yang paling sesuai untuk masa depannya.

Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *