Konten Kreator Tuban Viral Setelah Dianggap Lakukan Child Grooming
Seorang konten kreator TikTok asal Tuban, Mas Gunawan, tengah menjadi sorotan setelah mengunggah video yang menunjukkan momen romantis dengan seorang siswi SMP bernama Fanessa. Video tersebut memicu reaksi keras dari publik, terutama karena dugaan adanya tindakan child grooming.
Dalam unggahan tersebut, Mas Gunawan terlihat menjemput Fanessa di depan sekolahnya. Siswi SMP yang masih mengenakan seragam sekolah itu kemudian berlari kecil mendekati Gunawan. Keduanya lalu berboncengan naik motor dan meninggalkan area sekolah. Selama perjalanan, Gunawan beberapa kali menggenggam tangan Fanessa dan bahkan menciumi tangannya.
Unggahan ini langsung mendapat kecaman tajam dari netizen. Banyak pengguna media sosial menyebut bahwa Mas Gunawan telah menormalisasi perilaku child grooming dengan memacari Fanessa yang masih di bawah umur. Mereka menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas dan bisa merusak mental anak-anak.
Beberapa komentar menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat tentang bahaya tren semacam ini. Bahkan, ada yang meminta lembaga perlindungan anak untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Mereka juga mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap aktivitas anak mereka di media sosial.
Penjelasan dari Mas Gunawan
Setelah mendapatkan banyak kritik dan hujatan, Mas Gunawan dan Fanessa akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam video tersebut, sambil menundukkan kepala, konten kreator ini menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi.
“Kita minta maaf yang sebesar-besarnya jika video-video kita, konten-konten kita merugikan kalian semuanya. Padahal, niat kita itu cuma ingin menghibur kalian,” ucap Mas Gunawan.
Dia menegaskan bahwa tidak semua orang memahami konteks sebenarnya dari konten yang dia buat. Mas Gunawan bahkan menuduh sebagian pihak memanfaatkan situasi ini demi sensasi di media sosial.
Menurutnya, banyak video mereka tersebar tanpa izin dan dipotong sedemikian rupa hingga menimbulkan kesan negatif di masyarakat. Ia mengklaim bahwa selama proses pembuatan konten, dirinya dan Fanessa tidak pernah benar-benar berduaan.
Keamanan dalam Pembuatan Konten
Seleb TikTok ini menyebut bahwa semua kegiatan konten dilakukan dengan sepengetahuan orang tua masing-masing. Dia memastikan bahwa setiap kali melakukan siaran langsung atau pengambilan video, ada kakak, teman, atau orang tua yang turut mengawasi.
“Padahal yang sebenarnya yang terjadi kita itu nggak selalu berdua, kita ngonten, live, itu nggak pernah berduaan. Pasti dijagain sama kakaknya (Fanessa) dan juga teman-teman, bahkan sama orang tuanya,” jelasnya.
Mas Gunawan menambahkan bahwa kakak, teman-teman, dan orang tua mereka sudah tahu dan tidak ada yang disembunyikan. Ia meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan dan berjanji akan lebih baik ke depannya.
Apa Itu Child Grooming?
Child grooming adalah manipulasi seksual yang dilakukan oleh orang dewasa pada anak di bawah umur. Modus ini biasanya dilakukan dengan mendekati korban untuk membangun kepercayaan secara bertahap dalam waktu lama.
Pelaku biasanya juga akan menjalin kedekatan dengan orang tua atau pengasuh untuk memfasilitasi aktivitas seksual di lain waktu. Sederhananya, perilaku manipulatif digunakan sebagai cara untuk mendapatkan akses ke korbannya sampai akhirnya menjalin hubungan asmara.
Dalam banyak kasus, korban tidak menyadari bahwa mereka menjadi target child grooming karena terlanjur terpikat atau senang dengan kedekatan tersebut. Tindakan ini berlaku untuk anak di bawah 16 hingga 17 tahun dan dilindungi oleh hukum.












