DailyBandung.com – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) telah menerima laporan mengenai disinformasi dan hoaks terkait program pemerintah saat ini, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Swasembada Pangan di Provinsi Papua Barat.
Ketua Persatuan Radio Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Provinsi Papua Barat, David Alexander Baru, mengungkapkan hal tersebut kepada Wakil Menteri Kemkomdigi, Angga Raka Prabowo. Menurutnya, informasi mengenai program Presiden Prabowo terutama ketahanan pangan dan makan bergizi gratis harus disebarkan secara luas untuk mengatasi disinformasi dan hoaks yang masih beredar di masyarakat.
Salah satu contohnya adalah program swasembada pangan di Merauke, yang seringkali dikaitkan dengan pembabatan hutan. Padahal, menurut David Alexander Baru, program ini dilakukan di lahan yang terbengkalai dan rawa-rawa yang tidak produktif.
David Alexander Baru berharap bahwa informasi mengenai program pemerintah pusat dapat disebarluaskan hingga ke pelosok Papua, terutama melalui radio. Menurutnya, radio masih menjadi sumber informasi utama di wilayah tersebut karena aksesnya yang mudah dan ekonomis.
Menanggapi hal tersebut, Angga Raka Prabowo menegaskan komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital RI untuk memperkuat jaringan telekomunikasi dan internet di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah memverifikasi disinformasi dan hoaks yang beredar. Terutama bagi masyarakat di Papua yang memiliki hak untuk mendapatkan akses komunikasi dan informasi yang layak.
Angga Raka Prabowo juga menyampaikan bahwa Kemkomdigi akan terus bekerja sama dengan Kementerian negara/Lembaga untuk memastikan bahwa setiap program strategis pemerintah dapat diakses dan diketahui manfaatnya oleh masyarakat luas.







