Berita  

Sosok Petrus Djaga dari Atambua Sukses Meraih Golden Tiket

Petrus Djaga, Warga Atambua yang Berbakat, Menjadi Pemenang di Indonesian Idol XIII dan Membuat Para Penonton Terpukau dengan Karismatiknya

dailybandung.com – Saya ingin menunjukkan bahwa saya memang berbakat dan bisa bersinar di dunia tarik suara,” ujar Petrus.

dailybandung.com – Petrus Djaga, pemuda berbakat asal Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), sukses menarik perhatian juri dalam audisi Indonesian Idol XIII. Dengan suara emasnya yang memukau, Petrus berhasil meraih golden tiket dan pujian dari para juri.

Penampilan Petrus yang memukau dengan suara yang adem dan penuh penghayatan berhasil menciptakan suasana magis dalam audisi Indonesian Idol XIII. Hal ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi Petrus dan para juri yang terpukau dengan kualitas suaranya.

Kehebatan suara pria 22 tahun tersebut membuat para juri kehilangan kata-kata. Dengan penampilannya yang memukau di atas panggung, Petrus membuktikan bakatnya di dunia tarik suara.

Petrus juga menyampaikan alasan kuat di balik keikutsertaannya dalam kontes menyanyi yang diselenggarakan oleh RCTI ini. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak hanya dikenal sebagai penglaris kafe, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bersinar secara individu.

Petrus Djaga dari Atambua Raih Golden Tiket Indonesian Idol XIII, Suaranya Adem di Telinga

Foto/Instagram Indonesian Idol

“Saya ingin membuktikan bahwa saya tidak saja penglaris kafe, saya juga penglaris diri sendiri,” kata Petrus pada Selasa, 10 Desember 2024.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pice ini mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk membanggakan kedua orang tuanya serta masyarakat Indonesia, terutama warga NTT.

Dengan berhasil meraih golden tiket, Petrus berharap dapat membuktikan bahwa kesuksesannya tidak hanya bermodal viral.

“Saya ingin menunjukkan bahwa saya memang berbakat dan mampu bersinar di dunia tarik suara,” ujar Petrus.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *