Rosa, Dokter PNS yang Jadi Ojol Bantu Kelahiran di Mobil, Hobi Mengemudi Sejak SMP

Kisah Dokter yang Juga Driver Ojol Selamatkan Ibu Melahirkan di Mobil

Malam yang biasa-biasa saja di Jalan Tambaksari, Surabaya, berubah menjadi pengalaman tak terlupakan bagi seorang driver taksi online. Saat itu, seorang wanita muda bernama Sirka Mariana tiba-tiba mengalami kontraksi saat perjalanan menuju rumahnya di Asemrowo, Tambak Pring. Awalnya, nyeri yang dirasakan masih ringan, dan komunikasi antara penumpang dan driver lancar. Namun, semakin dekat ke tujuan, kontraksi menjadi lebih intens.

Ketuban pecah, dan tanda-tanda persalinan mendesak muncul. Di tengah situasi darurat, driver taksi online tersebut menunjukkan keahlian luar biasa. Ternyata, Rosa, sang driver, adalah seorang dokter PNS yang sedang menempuh pendidikan lanjutan di Surabaya. Ia bekerja sambilan sebagai driver taksi online untuk menambah penghasilan.

Persalinan Cepat dalam Waktu 10 Menit

Proses persalinan berlangsung kurang dari 10 menit. Bayi laki-laki lahir sehat dengan tangisan keras dan kulit memerah, tanda kondisi stabil. Ibu juga dalam kondisi baik dan kooperatif selama proses berlangsung. Meski lahir di mobil, tanpa alat medis lengkap atau selimut, keduanya selamat. Bantuan tetangga kemudian digunakan untuk menjaga bayi agar tetap hangat.

“Saya lihat kondisi (penumpang) sudah seperti proses persalinan. Saya cepat evaluasi. Akhirnya setelah pecah ketuban mulai tampak bagian kepala ubun-ubun janin. Penumpang sudah optimal untuk mendorong. Saya posisikan ibu di tengah mobil, lalu memandu proses persalinan,” ujar Rosa dalam tayangan yang tayang di YouTube.

Setelah memastikan keduanya aman, Rosa langsung mengantar ibu dan bayi ke klinik bidan Alfiyah, yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi persalinan. Ia mengaku, di dalam mobil tersebut hanya ada dirinya dan ibu hamil yang melahirkan tersebut.

“Posisi di luar gerimis, saya takut bayi hiportemia. AC mobil sudah saya matikan. Paling aman pelukan dari mamanya. Kain yang ada saat itu hanya daster ibunya sebelum datang selimut dari tetangga,” cerita Rosa.

Pengalaman Mengemudi Jadi Penolong

Dokter Rosa yang sedang berada di masa akhir studi lanjutan dan segera lulus ini bercerita, pengalaman mengemudi sudah menjadi bagian hidupnya sejak SMP kelas delapan. Keluarga Rosa memiliki usaha bahan bangunan di desa. Latihan mengemudi dilakukan saat membantu keluarganya mengantarkan bahan bangunan di desa.

“Saat sudah punya SIM mulai mengantar galangan ya bahan bangunan itu ke desa-desa. Naik turun bukit. Pengalaman driver itu saya suka,” aku Rosa. Hobi dan pengalaman ini ternyata menjadi kunci dalam situasi darurat malam itu.

“Daripada nyetir tidak ada tujuan, mending dibuat dapat cuan untuk jajan anak-anak. Mungkin juga ketemu orang baru kasih inspirasi dan perenungan untuk hidup saya seperti penumpang yang melahirkan itu,” sambungnya.

Pesan bagi Ibu Hamil

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pasangan muda, tentang pentingnya kewaspadaan saat kehamilan. Bidan Alfiyah menekankan agar ibu hamil tidak menunda check-up jika ada tanda persalinan atau menstruasi terlambat. Persalinan mendadak di tempat yang tidak semestinya dapat berisiko bagi ibu maupun bayi.

Kondisi bayi laki-laki itu saat ini sehat, berat 2,7 kilogram, dan telah mendapat perawatan optimal di klinik. Ibu juga sudah pulih dan mampu mandiri.

Kisah Humanis dan Inspiratif

Bagi dokter yang malam itu juga bertindak sebagai driver, pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam. Ia melihat momen itu sebagai bentuk dinamika hidup dan kesempatan untuk membantu sesama. Menurutnya, setiap penumpang membawa nilai dan pelajaran tersendiri.

“Saya banyak merenungkan dari banyak penumpang. Semua membawa nilai untuk perenungan di hidup saya. Saya bersyukur bisa membantu meski sedikit,” ujarnya. Peristiwa langka ini menjadi cerita humanis yang menyentuh. Di balik kesibukan dan rutinitas, ada kisah keberanian, ketenangan, dan profesionalisme yang membuat malam itu berkesan bagi penumpang, dokter, dan warga sekitar.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *