Arema FC Menghadapi Tantangan di Bursa Transfer Paruh Musim
Arema FC sedang menghadapi masa yang cukup berat dalam bursa transfer paruh musim 2025/2026. Kondisi ini terutama terasa di lini belakang yang kini sedang mengalami krisis. Meskipun ada beberapa pergerakan dalam perekrutan pemain baru, situasi ini masih menyisakan ketidakpastian.
Isu Kembalinya Thales Lira Masih Membayangi
Salah satu isu utama yang muncul adalah rumor kembalinya Thales Lira ke Arema FC. Bek yang saat ini membela Persija Jakarta itu sempat menjadi bagian penting dari pertahanan Singo Edan sebelum dipinjamkan ke klub lain. Namun, hingga saat ini, manajemen Arema FC belum menetapkan bahwa Thales akan kembali bergabung.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa kembalinya Thales belum masuk prioritas utama. Ia menyatakan bahwa klub masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi pemain yang ada. “Untuk Thales sejauh ini masih belum. Tapi kami akan melihat dulu komposisi pemain yang ada di tim kita sudah cukup apa belum,” ujar Yusrinal.
Meski begitu, banyak Aremania berharap Thales bisa kembali menjadi tembok kokoh di lini belakang. Selain Thales, dua nama Persija lainnya seperti Ryo Matsumura dan Gustavo Franca juga sempat dikaitkan dengan Arema. Namun, pada akhirnya hanya Gustavo Franca yang resmi bergabung.
Pergerakan Aktif dalam Bursa Transfer
Di tengah isu kembalinya Thales Lira, Arema FC juga aktif dalam proses transfer. Terbaru, klub resmi mendatangkan Gustavo Franca dari Persija Jakarta dengan status pinjaman. Pemain asal Brasil berusia 27 tahun itu langsung menjalani latihan perdana bersama Arema FC di Dreams Football Pitch (DFP), Pakis, Malang, Selasa (20/1/2026).
Gustavo Franca mengaku cepat beradaptasi karena sudah mengenal banyak pemain Arema. Ia juga mengungkapkan alasan memilih Arema: “Saya sangat senang mengetahui bahwa semua orang di sini benar-benar menginginkan saya datang ke Arema.”
Dalam sesi latihan, Gustavo tampak akrab dengan para pemain Brasil lainnya seperti Gabriel Silva, Matheus Blade, Pablo Oliveira, Lucas Frigeri, hingga Valdeci. Ia bahkan mengaku pernah berhadapan langsung dengan Gabriel Silva di Brasil. “Saya di Corinthians, dia di Flamengo. Jadi kami sudah saling mengenal.”
Selain Gustavo Franca, Arema FC juga mendatangkan Gabriel Silva yang berposisi sebagai sayap kiri.
Kehilangan Luiz Gustavo Hingga Akhir Musim
Kabar terberat datang dari Luiz Gustavo. Bek tengah asal Brasil itu dipastikan mengalami cedera ACL dan harus mengakhiri musim lebih cepat. Cedera terjadi saat Arema FC menghadapi Persik Kediri pada 11 Januari 2026. Meski sempat mendapat perawatan, Luiz tetap menyelesaikan laga.
Namun pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya robekan ligamen. Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O, menjelaskan: “Luiz Gustavo mengalami robekan ligamen ACL lutut kiri akibat benturan keras ketika terjatuh dan tertimpa pemain lain.”
Luiz harus menjalani operasi setelah melalui diskusi dengan tim medis dan konsultan ortopedi. Padahal, ia adalah pemain paling konsisten musim ini, dengan catatan 17 pertandingan, 1.530 menit bermain, 1 assist, dan 3 kartu kuning.
General Manager Arema FC menegaskan bahwa klub akan tetap mendukung Luiz. “Luiz tetap bagian dari Arema FC. Klub akan memberikan dukungan penuh selama proses pemulihan,” pungkas Yusrinal.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












