Bupati Tulungagung Ditangkap KPK dalam OTT, 16 Orang Diamankan



TULUNGAGUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4). Dalam operasi ini, tim penyidik KPK mengamankan sebanyak 16 orang, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, atas dugaan tindak pidana korupsi.

Menurut pernyataan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat, pihaknya telah menangkap sejumlah orang dalam OTT tersebut. Ia menyebutkan bahwa salah satu yang ditangkap adalah Bupati Tulungagung. Namun, hingga saat ini, Budi belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait identitas 15 orang lainnya.

“Kami akan terus memperbarui perkembangan kasus ini,” ujar Budi.

KPK memiliki waktu selama 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sebelumnya, KPK juga telah melakukan beberapa operasi tangkap tangan dalam beberapa bulan terakhir. Berikut adalah rangkuman kejadian-kejadian OTT yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut:

  • OTT pertama dilakukan pada 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026. Penangkapan ini terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

  • OTT kedua pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi penangkapan terhadap Wali Kota Madiun Maidi. Lembaga antirasuah pada 20 Januari 2026, mengumumkan Maidi sebagai tersangka dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.

  • OTT ketiga pada 19 Januari 2026, KPK melakukan penangkapan terhadap Bupati Pati Sudewo. Pada 20 Januari 2026, KPK mengumumkan Sudewo sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

  • OTT keempat pada 4 Februari 2026, di lingkungan KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penangkapan terkait proses restitusi pajak di lingkungan KPP tersebut.

  • OTT kelima pada 4 Februari 2026, terkait importasi barang KW atau tiruan. Salah satu yang ditangkap adalah mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

  • OTT keenam diungkap pada 5 Februari 2026, terkait dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi pada lingkungan Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. KPK menetapkan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, hingga Direktur Utama PT Karabha Digdaya yang merupakan anak perusahaan Kemenkeu sebagai tersangka.

  • OTT ketujuh diumumkan pada 3 Maret 2026, atau saat bulan Ramadhan. KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya, dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

  • OTT kedelapan, masih di bulan Ramadhan. KPK pada 10 Maret 2026, mengumumkan menangkap dan kemudian menetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari sebagai salah satu tersangka dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, Bengkulu, tahun anggaran 2025-2026.

  • OTT kesembilan, dan masih di Ramadhan, dilakukan KPK pada 13 Maret 2026 dengan menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Syamsul Auliya kemudian menjadi salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026.

  • OTT kesepuluh, dilakukan pada 10 April 2026 di wilayah Tulungagung, Jawa Timur.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *