Daerah  

Dampak anjloknya KA Bangunkarta, kereta Purwokerto-Jakarta dibatalkan

Kereta Api Bangunkarta Anjlok, Pengaruh pada Operasional di Pulau Jawa

Kereta Api (KA) Bangunkarta mengalami anjlok di Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026). Peristiwa ini menyebabkan gangguan signifikan terhadap operasional kereta api di Pulau Jawa. Salah satu dampaknya adalah pembatalan perjalanan KA tujuan Jakarta dari Purwokerto. Hal ini memicu kepanikan di kalangan penumpang, yang kemudian memadati loket untuk mencari informasi dan melakukan proses refund tiket.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan suasana Stasiun Purwokerto yang tiba-tiba riuh. Antrean panjang terlihat di loket pelayanan, baik untuk mendapatkan kepastian informasi maupun untuk proses pengembalian dana. Salah satu penumpang, Soni, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya pengumuman resmi dari pihak stasiun.

“Seharusnya kereta saya berangkat jam 21.30 WIB. Saya baru tahu setelah antre panjang,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa informasi pembatalan tidak disampaikan secara menyeluruh melalui pengeras suara, sehingga hanya sebagian kecil penumpang yang mengetahui kabar tersebut lebih awal.

“Yang kurang nyaman itu tidak ada pengumuman pakai sound system. Jadi yang tahu hanya orang-orang yang kebetulan mendekat ke petugas saja. Kalau tidak diberi tahu teman di sebelah bangku, saya juga tidak tahu,” tambahnya.

Selain itu, dua perjalanan wilayah Daop 4 Semarang juga dipastikan dibatalkan. Dua kereta yang terdampak adalah KA Kamandaka relasi Semarang-Tawang-Purwokerto dan KA Joglosemarkerto relasi Semarang Tawang-Solo Balapan. Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pembatalan ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api.

“Pelanggan yang terdampak pembatalan maupun perubahan pola operasi perjalanan berhak mendapatkan pengembalian bea tiket sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam siaran pers.

Penumpang yang memilih tidak melanjutkan perjalanan akibat pembatalan bisa mengajukan pengembalian dana hingga 100 persen. Prosesnya dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak hari ini, baik melalui loket stasiun, Contact Center KAI 121, maupun aplikasi Access by KAI.

Rute Kereta yang Mengalami Perubahan

Sebelumnya, Luqman Arif menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan pemberitahuan kepada seluruh jajaran operasional stasiun terkait pengalihan jalur ini. “KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan secara intensif kepada seluruh jajaran operasional di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” ujarnya.

Jalur yang digunakan untuk memutar dari barat ke timur adalah Cirebon – Tegal – Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo, lalu sebaliknya untuk rute dari timur ke barat. Total ada 13 kereta api yang memutar melalui jalur utara, yaitu:

  • KA Jaka Tingkir (Pasar Senen–Solo)
  • KA Manahan (Gambir–Solo)
  • KA Gayabaru Malam Selatan (Pasar Senen–Surabaya Gubeng)
  • KA Taksaka (Gambir–Yogyakarta)
  • KA Taksaka (Yogyakarta–Gambir)
  • KA Bangunkarta (Pasar Senen–Jombang)
  • KA Penumpang Tambahan Gambir–Surabaya Gubeng
  • KA Bima (Gambir–Surabaya Gubeng)
  • KA Jayakarta (Surabaya Gubeng–Pasar Senen)
  • KA Jayakarta (Pasar Senen–Surabaya Gubeng)
  • KA Senja Utama Solo (Solo–Pasar Senen)
  • KA Gajayana (Gambir–Malang)
  • KA Argo Dwipangga (Solo–Gambir)

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *