Miguel Trauco, Bek Kiri Timnas Peru, Dikaitkan dengan Klub di Super League Indonesia
Miguel Trauco, bek kiri dari Timnas Peru, tengah menjadi sorotan setelah isu kepindahannya ke klub di Super League Indonesia mulai menyebar. Pemain berusia 33 tahun ini dikabarkan akan bergabung dengan salah satu klub di liga tersebut, termasuk Borneo FC. Isu ini muncul melalui unggahan akun Instagram yang membahas sepak bola, @liga_dagelann, pada Kamis (19/3/2026).
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi dari para penggemar sepak bola Indonesia mengenai klub mana yang berpotensi menjadi pelabuhan baru bagi Trauco. Akun tersebut menulis:
“Rumor Miguel Trauco dikaitkan dengan salah satu klub Super League untuk bergabung pada musim depan. Bek kiri Timnas Peru itu memiliki 75 caps dan pernah memperkuat Saint-Étienne.”
Spekulasi pun bermunculan di kolom komentar. Beberapa suporter menghubungkan Trauco dengan beberapa klub papan atas liga, seperti Persib Bandung, Borneo FC Samarinda, hingga Persija Jakarta.
Beberapa komentar dari pengguna media sosial antara lain:
- “Kalau ngomongin papan atas si kayaknya. Persib kalo kurzawa out musim depan, Persija ada dony sama shayne, Borneo ada bek kiri. Asing juga,” kata @xavieraudin.
- “Yang berani ngontrak ni pemain di indonesia kyaknya cuma Persija & Persib,” ujar @dhimssnggr_.
- “Cluenya papan atas ? Persib Persija borneo malut. Persib mungkin karna krisis LB murni, Persija udah ada dony x shayne, borneo ada caxambu dan malut punya Yance Sayuri,” ujar @bhtryusuf_.
- “kalau emang santernya ke borneo dan mereka ngelepas caxambu,dah lah sib ambil aja tu caxambu buat gantiin kurzawa yg hanya dikontrak setengah tahun, toh secara main caxambu bener bener tipe bek sayap modern,” kata @ilhammalfjr.
- “Persib, Persija, bali, borneo… Antara itu sihhh…,” tebak @apajalahh_yaa.
- “Borneo keknya,” kata @hiimgilang.
- “Ke Persib ini kalau ke Persjia sudah ada Dony & Shayne Soalanya di Persib LB murni nggak ada Dewa & Eliano posisi murninya bukan LB,” kata @mdmp_2006.
Sebelumnya, isu kedatangan Trauco ke Indonesia juga sempat ramai di platform X (Twitter). Salah satunya diunggah oleh akun @DasKatharsis pada 25 Februari 2026 dalam bahasa Spanyol. Isi unggahan tersebut menyebutkan:
“Miguel Trauco akan menjadi pemain baru Borneo Samarinda di Liga Super Indonesia. Bek kiri itu akan meninggalkan negaranya dalam beberapa hari ke depan untuk pergi ke kota Samarinda dan menuntaskan kepindahannya ke tim berjuluk ‘delfin timur’ hingga akhir tahun 2027.”
Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari klub mana pun terkait kabar kepindahan pemain berpengalaman tersebut.
Profil Miguel Trauco
Miguel Trauco lahir di Tarapoto, Peru, pada 25 Agustus 1993. Pemain berusia 33 tahun ini memiliki tinggi badan 1,75 meter dan berposisi sebagai bek kiri. Saat ini, Trauco berstatus tanpa klub. Ia sebelumnya memperkuat klub Peru, Alianza Lima hingga 6 Februari 2026.
Pada musim 2024–2025, Trauco mencatatkan 45 pertandingan dengan torehan empat assist, delapan kartu kuning, serta total 3.790 menit bermain. Karier profesionalnya dimulai di klub Peru, Virgen Chapi II. Ia kemudian melanjutkan karier ke Brasil bersama Clube de Regatas do Flamengo pada 2017 hingga 2019.
Setelah itu, Trauco merasakan kompetisi Eropa bersama klub Prancis AS Saint-Étienne hingga 2022. Ia juga sempat bermain di Major League Soccer bersama San Jose Earthquakes pada periode 2022 hingga awal 2024.
Sepanjang kariernya, Trauco telah meraih sejumlah gelar, di antaranya juara Liga Brasil dan Copa Libertadores bersama Flamengo. Di level internasional, Trauco melakukan debut bersama Timnas Peru pada 7 Agustus 2014 di bawah pelatih Pablo Bengoechea.
Sejak saat itu, ia menjadi salah satu pemain langganan skuad Peru dan telah mencatatkan 75 penampilan dengan kontribusi lima assist serta total 6.286 menit bermain. Ia juga tampil di berbagai ajang, mulai dari kualifikasi Piala Dunia, Copa America, hingga putaran final Piala Dunia. Penampilan terakhirnya bersama Timnas Peru tercatat pada Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan pada 2025 lalu.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












