Detik-detik IRT di Padang Dibakar Anak Angkat, Saksi: Korban Disiram Pertalite Saat Nonton TV

Peristiwa Mengerikan di Kota Padang: IRT Dibakar oleh Anak Tirinya

Seorang perempuan paruh baya berusia 50 tahun menjadi korban penganiayaan yang sangat mengerikan setelah disiram bahan bakar jenis pertalite lalu dibakar oleh seorang pria di Kota Padang, Sumatera Barat. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di sebuah rumah yang juga menjadi loket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PT Lubuk Basung Ekspres.

Korban diketahui berinisial AY dan merupakan ibu rumah tangga asal Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan. Sementara itu, terduga pelaku adalah IK (36), yang bekerja sebagai agen dan tinggal di lokasi yang sama dengan tempat kejadian perkara. Pelaku diketahui merupakan anak angkat korban. Diduga, aksi nekat ini dilakukan karena sakit hati akibat ucapan korban.

Detik-Detik Kejadian yang Mengerikan

Pada saat kejadian, korban sedang berada di ruang tamu sendirian sambil menonton televisi. Tiba-tiba tanpa berkata apa-apa, pelaku langsung menyiram korban menggunakan bensin pertalite, lalu menyulut api. Api cepat membesar dan membakar tubuh korban.

Saksi mata yang juga cucu angkat korban, R (20), mengungkapkan bahwa saat kejadian ia sedang berada di depan rumah untuk melayani calon penumpang bus. Menurutnya, korban sedang di ruang tamu menonton TV sendirian. Tidak lama kemudian, pelaku tiba dan melakukan aksinya.

“Api yang menyambar tubuh korban dengan cepat membesar sehingga membuat orang-orang di sekitar lokasi panik,” ujarnya. “Banyak orang berteriak dan berlari menjauh.”

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung keluar dari rumah. R kemudian berusaha menolong korban dengan mematikan aliran listrik di rumah tersebut. Setelah itu, suami korban datang dan membantu memadamkan api dengan membawa korban ke kamar mandi.

Penanganan Medis yang Cepat

Setelah api berhasil dipadamkan, R masuk ke dalam rumah untuk melihat kondisi korban yang sudah mengalami luka bakar cukup parah. Melihat kondisi tersebut, ia kemudian meminta bantuan sopir taksi online yang baru saja mengantar penumpang ke loket bus untuk membawa korban ke rumah sakit.

Korban awalnya dibawa ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang. Namun karena kondisi luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Korban dilaporkan mengalami luka bakar derajat 2A dengan luas sekitar 90 persen di sekujur tubuhnya.

Penanganan oleh Pihak Berwajib

Tak lama setelah kejadian, petugas Pemadam Kebakaran dan kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pengecekan di rumah yang sempat terbakar. Menurut Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, kejadian bermula saat terduga pelaku diduga sakit hati terhadap ucapan korban yang merupakan ibu angkatnya.

Pelaku kemudian mengambil botol air mineral yang berisi bahan bakar pertalite, lalu menyiramkannya ke tubuh korban. Setelah itu, pelaku menyulut api sehingga menyebabkan tubuh korban terbakar. Setelah api berhasil dipadamkan, korban kemudian dibawa oleh suaminya ke RS Siti Rahmah Padang untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah kejadian, terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Padang Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengamankan pelaku, mendata saksi-saksi, serta menyita barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *