Pemecatan Dejan Antonic: Akhir dari Masa Kepemimpinan yang Tidak Memuaskan
Manajemen Semen Padang FC mengambil keputusan tegas dengan memecat Dejan Antonic dari jabatan pelatih kepala setelah tim gagal meraih kemenangan dalam laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion GOR Haji Agus Salim. Hasil imbang 0-0 menjadi pertandingan terakhir sang pelatih asal Serbia tersebut. Dalam 17 pertandingan yang dipimpinnya, Dejan hanya mampu membawa tim meraih 3 kemenangan, 4 hasil seri, dan 10 kekalahan. Rapor buruk ini menjadi alasan utama manajemen untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Latar Belakang Keputusan Manajemen
Keputusan untuk memecat Dejan Antonic diambil setelah melakukan pertimbangan matang bersama jajaran Komisaris dan Penasehat Tim. Pengumuman resmi dikeluarkan melalui akun Instagram resmi klub, yang menyatakan bahwa kebersamaan antara Tim Kabau Sirah dan Coach Dejan harus berakhir. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, penurunan performa tim menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan ini.
Semen Padang FC kini berada di zona degradasi dengan total poin 17 hingga pekan ke-24. Meski hanya tertinggal satu poin dari Persis Solo yang berada di posisi juru kunci, kondisi ini tetap menunjukkan bahwa tim perlu segera bangkit agar tidak terjerumus ke Liga 2. Pelatih baru diharapkan bisa memberikan perubahan positif dan membantu Kabau Sirah keluar dari situasi sulit ini.
Perjalanan Dejan Antonic Bersama Semen Padang FC
Dejan Antonic mulai menjabat sebagai pelatih kepala pada Oktober 2025. Sejak saat itu, ia memimpin 17 pertandingan dengan statistik yang sangat mengecewakan. Berikut adalah rangkuman perjalanan Dejan Antonic bersama Semen Padang FC:
Oktober 2025
– 20 Oktober 2025: Semen Padang vs Bhayangkara FC | 0 – 1 (Kalah)
– 26 Oktober 2025: Malut United vs Semen Padang | 1 – 0 (Kalah)
November 2025
– 3 November 2025: Semen Padang vs Arema FC | 1 – 2 (Kalah)
– 9 November 2025: Semen Padang vs Borneo FC | 0 – 2 (Kalah)
– 13 November 2025: Persijap vs Semen Padang | 1 – 2 (Menang)
– 27 November 2025: Persik vs Semen Padang | 2 – 1 (Kalah)
Desember 2025
– 22 Desember 2025: Semen Padang vs Persija Jakarta | 1 – 0 (Menang)
– 28 Desember 2025: Madura Bersatu vs Semen Padang | 5 – 1 (Kalah)
Januari 2026
– 4 Januari 2026: PSIM vs Semen Padang | 1 – 0 (Kalah)
– 11 Januari 2026: Semen Padang vs Persis Solo | 2 – 3 (Kalah)
– 24 Januari 2026: Bali Bersatu vs Semen Padang | 3 – 3 (Seri)
Februari 2026
– 2 Februari 2026: PSM vs Semen Padang | 0 – 0 (Seri)
– 8 Februari 2026: Semen Padang vs Persita | 1 – 0 (Menang)
– 15 Februari 2026: Arema FC vs Semen Padang | 3 – 0 (Kalah)
– 20 Februari 2026: Semen Padang vs Malut United | 2 – 2 (Seri)
– 24 Februari 2026: Bhayangkara FC vs Semen Padang | 4 – 0 (Kalah)
Maret 2026
– 4 Maret 2026 (Kemarin): Semen Padang vs PSIM | 0 – 0 (Seri)
Statistik Keseluruhan
Dalam 17 pertandingan yang dilakoninya, Dejan Antonic mencatatkan:
– Menang: 3 kali
– Seri: 4 kali
– Kalah: 10 kali
– Total Poin: 13 poin
Tanggapan dari Pihak Klub
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, sebelumnya menyampaikan harapan besar kepada Dejan Antonic. Ia percaya bahwa pengalaman dan karakter kepemimpinan sang pelatih akan membawa tim bangkit. Namun, realita di lapangan tidak sesuai dengan harapan tersebut. Strategi Dejan tidak berhasil meningkatkan performa tim, yang justru semakin merosot.
Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, juga sempat memberikan ultimatum keras terkait evaluasi tim. Ia menegaskan bahwa laga melawan PSIM Yogyakarta menjadi penentu nasib pelatih di sisa musim ini. Jika tim kembali gagal meraih kemenangan, maka Dejan Antonic akan diganti.
Hingga saat ini, manajemen belum mengumumkan sosok pengganti Dejan Antonic. Para pendukung klub berharap manajemen segera mengambil langkah cepat agar Semen Padang FC bisa keluar dari bayang-bayang zona degradasi.












