Dua klausa resmi AFC diumumkan, Malaysia kalah dari Vietnam?

Tindakan Disiplin yang Dapat Diterapkan kepada FAM dan Timnas Malaysia

Sekretaris Jenderal AFC, Windsor Paul John, menyampaikan bahwa Komite Disiplin dan Etika AFC sedang meninjau dua klausul dalam kode disiplin organisasi terkait kasus penggunaan pemain ilegal oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan Timnas Malaysia. Hal ini berkaitan dengan tujuh pemain yang melakukan naturalisasi secara ilegal dan telah bermain di turnamen AFC, termasuk Kualifikasi Piala Asia 2027.

Menurutnya, ada dua klausul disiplin yang akan diterapkan dalam kasus ini:

  • Pasal 56: Komite Disiplin AFC dapat menjatuhkan tindakan disiplin kepada federasi dan pemain yang melanggar dengan denda minimal USD 1.000 per pihak.
  • Pasal 25: Hasil pertandingan akan dibatalkan, tim lawan akan menang dengan skor 3-0, dan tim lawan akan diberikan 3 poin.

Windsor juga menyatakan bahwa tindakan disiplin bisa melebihi tingkat minimum yang ditetapkan dalam peraturan, tergantung pada penilaian Komite Disiplin dan Etika AFC. Namun, pemberhentian sementara para pemain tidak akan terjadi karena proses administrasi telah selesai di tingkat hukum internasional.

Proses Peninjauan Kasus oleh AFC

AFC membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikan peninjauan kasus tersebut sebelum membuat keputusan akhir mengenai FAM dan Timnas Malaysia. Masalah ini telah diajukan oleh AFC ke Komite Disiplin dan Etika AFC setelah FAM dan tujuh pemain Malaysia kalah dalam kasus mereka melawan FIFA di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dengan putusan yang diumumkan pada 5 Maret.

Selain denda dan kemungkinan kehilangan pertandingan, tindakan disiplin lainnya juga dapat dipertimbangkan berdasarkan peraturan AFC, termasuk pengurangan poin atau bentuk tindakan disiplin lainnya. Menurut peraturan, kemungkinan hukuman bagi FAM dan tim Malaysia adalah pengurangan poin dan sanksi lainnya, termasuk kemungkinan larangan mengikuti Piala Asia berikutnya pada tahun 2031.

Dampak Hukuman terhadap Sepak Bola Malaysia

Menurut laporan media Malaysia, AFC akan menjatuhkan tindakan disiplin yang berat kepada FAM, berpotensi termasuk sanksi dan larangan berpartisipasi dalam Piala Asia berikutnya pada tahun 2031. Hukuman ini bisa menggoyahkan dan berpotensi menyebabkan runtuhnya sepak bola Malaysia.

Mengingat Malaysia akan menjadi tuan rumah SEA Games ke-34 pada tahun 2027, muncul keraguan tentang kemungkinan tim nasional sepak bola putra dan putri Malaysia tidak dapat berpartisipasi dalam SEA Games di kandang sendiri.

Kemungkinan Pembatalan Hasil Pertandingan

Hukuman tidak dapat dihindari, karena FIFA telah membatalkan tiga pertandingan persahabatan internasional Malaysia karena menggunakan pemain secara ilegal. Oleh karena itu, hasil pertandingan dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 akan segera dibatalkan oleh Komite Disiplin dan Etika AFC sesuai dengan dua klausul di atas.

Pemain yang terlibat dalam kasus ini adalah Facundo Garces, Gabriel Arrocha, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Hasil pertandingan melawan Nepal (2-0) dan Vietnam (4-0) akan dibatalkan, dan lawan Malaysia, Nepal dan Vietnam, akan diberikan kemenangan 3-0.

Poin akan dikurangi dari kedua pertandingan dalam Kualifikasi Piala Asia 2027. Akibatnya, Timnas Malaysia, yang saat ini memiliki 15 poin, akan dikurangi 6 poin, sehingga hanya memiliki 9 poin. Tim Vietnam (12 poin) akan menerima 3 poin, sehingga total poin mereka menjadi 15 poin dan mengamankan posisi teratas di grup, secara resmi lolos ke Piala Asia 2027 terlepas dari hasil pertandingan pada 31 Maret. Sementara itu, 3 poin yang tersisa akan ditambahkan ke tim Nepal (yang telah tersingkir).

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *