Budaya  

Niat Shalat Isra’ dan Sunnah Ramadhan 2026, UAS Ingatkan Waktu Kerjakan

Penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang Waktu Shalat Subuh dan Isyraq

Shalat Subuh adalah salah satu shalat wajib yang harus dikerjakan oleh umat Islam. Namun, banyak orang masih bingung mengenai batas waktu shalat Subuh dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan shalat Isyraq. Dalam sebuah forum tanya jawab, Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan terkait hal ini.

Batas Waktu Shalat Subuh

Menurut UAS, waktu shalat Subuh berakhir ketika matahari mulai terbit atau memasuki fase syuruq. Oleh karena itu, setiap wilayah memiliki waktu yang berbeda-beda tergantung dari lokasi dan kondisi alam setempat. Meskipun demikian, secara umum, waktu shalat Subuh lebih dianjurkan dilakukan di awal waktu agar tidak terlambat.

Banyak orang sering kali terlena dalam tidurnya dan baru bangun pada pukul 6 pagi. Pertanyaannya, apakah shalat Subuh yang dilakukan pada waktu tersebut masih dianggap sah?

Cara Menentukan Waktu Syuruq

Untuk mengetahui waktu syuruq, UAS menjelaskan bahwa bisa menggunakan waktu magrib sebagai acuan. Misalnya, jika waktu magrib di suatu daerah jatuh pada pukul 06.04 WIB, maka waktu syuruq akan terjadi 15 menit sebelumnya, yaitu pukul 05.50 WIB. Artinya, shalat Subuh sudah habis pada waktu tersebut.

Dengan demikian, jika seseorang terbangun pada pukul 05.30 WIB, UAS menyarankan untuk tidak langsung mengerjakan shalat Subuh. Lebih baik melakukan shalat sunnah qabliyah terlebih dahulu, lalu melanjutkan shalat Subuh setelah iqamah.

Waktu Shalat Isyraq

Shalat Isyraq berbeda dengan shalat Dhuha. Shalat Isyraq dilaksanakan setelah shalat Subuh dan bisa dikerjakan 15 menit setelah matahari terbit. Sebagai contoh, jika waktu syuruq di Kota Tanjung Pinang jatuh pada pukul 05.50 WIB, maka waktu shalat Isyraq bisa dilakukan pada pukul 06.05 WIB.

Niat dan Tata Cara Shalat Isyraq

Niat shalat Isyraq adalah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الإِشْرَاقِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya menyengaja shalat sunnah Isyraq dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Tata cara shalat Isyraq adalah sebagai berikut:

  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Lalu berdiri untuk menjalankan rakaat kedua
  • Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Kesimpulan

Shalat Isyraq adalah shalat sunnah yang dianjurkan dilakukan setelah matahari terbit. Untuk menentukan waktu syuruq, bisa menggunakan waktu magrib sebagai acuan. Dengan mengetahui waktu syuruq, kita dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan shalat Isyraq. Selain itu, penting untuk memperhatikan waktu shalat Subuh agar tidak terlewat dan tetap menjalankannya sesuai dengan ketentuan agama.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *