Daerah  

Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Mitis

Misteri hilangnya pendaki muda, Yasid Ahmad Firdaus (26), di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, akhirnya terungkap. Setelah hampir satu bulan dinyatakan hilang, Yasid ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai wilayah Bukit Mitis pada Selasa (10/2/2026) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh tim relawan gabungan yang melakukan pencarian secara mandiri.

“Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan jam sekira 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah,” ujar Hendro, dikutip dari detikJateng.

Menurut Hendro, jasad korban ditemukan dalam kondisi masih utuh. Beberapa barang pribadi seperti sepatu dan kaus kaki diduga sempat terbawa arus sungai.

“Betul, Yasid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaus kaki yang mungkin terbawa arus,” jelasnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat lokasi penemuan berada di area sungai dengan medan cukup sulit. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Yasid langsung dibawa ke RSUD Karanganyar untuk proses identifikasi lebih lanjut serta penanganan sesuai prosedur medis.

Yasid sebelumnya dilaporkan hilang setelah melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Minggu (18/1). Keesokan harinya, Senin (19/1), operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dibuka oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, relawan, serta unsur TNI-Polri.

Operasi SAR tahap pertama berlangsung selama tujuh hari hingga Minggu (25/1). Namun hingga batas waktu tersebut, korban belum ditemukan. Tim SAR kemudian memutuskan memperpanjang masa pencarian hingga Sabtu (31/1).

Meski berbagai metode pencarian telah dilakukan, termasuk penyisiran jalur pendakian, tebing, dan aliran sungai di sekitar lokasi hilangnya korban, hasilnya masih nihil. Operasi resmi pun akhirnya dihentikan sesuai prosedur setelah memasuki batas waktu perpanjangan.

Penemuan jasad Yasid oleh relawan yang tetap melakukan pencarian mandiri membawa duka sekaligus kepastian bagi keluarga. Meski berakhir tragis, setidaknya keluarga kini dapat memberikan penghormatan terakhir secara layak.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam aktivitas pendakian. Bukit Mongkrang dikenal memiliki jalur yang cukup menantang dengan kontur berbatu dan beberapa titik rawan, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

Pihak BPBD mengimbau para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri secara matang sebelum melakukan pendakian, termasuk memperhatikan kondisi fisik, perlengkapan, serta informasi cuaca. Selain itu, pendaki juga diminta untuk melapor kepada pengelola setempat dan tidak melakukan pendakian seorang diri di jalur yang berisiko.

Dengan ditemukannya jasad Yasid, rangkaian pencarian panjang ini akhirnya ditutup. Namun peristiwa tersebut meninggalkan pelajaran mendalam tentang pentingnya kewaspadaan dan perencanaan dalam setiap kegiatan alam bebas.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *