Bangga dengan Rekor Menggembirakan Timnas Indonesia Usai Kalah dari Iran di Final Piala Asia Futsal 2026



Meskipun tidak berhasil memperoleh trofi Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia tetap bisa bangga dengan pencapaian mereka selama turnamen tahun ini.

Timnas Futsal Indonesia menghadapi Iran dalam partai puncak Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB. Pertandingan antara kedua tim berjalan sangat ketat dan saling bertukar gol.

Indonesia berhasil mencetak lima gol melalui Reza Gunawan pada menit ke-6, Israr Megantara (7′, 8′, dan 48′), serta Samuel Eko (23′). Sementara itu, Iran membalas lewat Hossein Tayyebi (2′), Mahdi Karimi (17′), Saeid Ahmadabbasi (22′), dan Salar Aghapour (48′).

Meski kalah 4-5 di babak adu penalti, Timnas Futsal Indonesia tetap memiliki beberapa fakta yang membanggakan sepanjang turnamen. Berikut adalah beberapa prestasi yang dicatatkan oleh tim besutan Hector Souto:

Tim Paling Produktif Kedua

Timnas Futsal Indonesia menjadi tim paling produktif kedua di Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda mencetak total 24 gol sepanjang turnamen, dengan 13 di antaranya dicetak di babak gugur.

Selain itu, Indonesia mampu mencetak 5 gol dalam satu laga sebanyak empat kali, yaitu saat menghadapi Korea Selatan (5-0), Kirgistan (5-3), Jepang (5-3), dan Iran (5-5).

Hanya Iran yang lebih unggul dengan mencetak 27 gol sepanjang kejuaraan, termasuk 5 gol ke gawang Ahmad Habiebie dkk. Israr Megantara menjadi top scorer Timnas Futsal Indonesia dengan torehan 5 gol sepanjang gelaran.

Ahmad Habiebie Jadi Kiper Terbaik Piala Asia Futsal 2026

Meski gagal meraih gelar juara, Timnas Futsal Indonesia berhak bangga karena membawa pulang penghargaan individu melalui Ahmad Habiebie.

Pemain dari klub Bintang Timur Surabaya ini dinobatkan sebagai kiper terbaik di Piala Asia Futsal 2026. Aksinya di babak final layak dipuji, termasuk penyelamatan krusial, salah satunya menyelamatkan satu penalti dari Iran.

Habiebie menjadi pilihan utama Hector Souto sepanjang turnamen dan sering menjadi penyelamat gawang Timnas Futsal Indonesia dari kebobolan.

Jadi Satu-satunya Tim yang Berhasil Jebol Gawang Iran 5 Kali di Final

Meski akhirnya kalah lewat babak adu penalti, Timnas Futsal Indonesia menjadi satu-satunya tim yang berhasil mencetak 5 gol ke gawang Iran pada partai final Piala Asia Futsal.

Indonesia menjadi tim kedua setelah Jepang yang berhasil menahan imbang Iran di laga final dan harus mengakhirinya di babak adu penalti. Meski kalah, Skuad Garuda mampu membuat Iran tidak bisa meraih kemenangan di waktu normal.

Sejauh ini, hanya Jepang yang mampu meraih kemenangan atas Iran di laga final, yaitu pada edisi 2014 (2-2, adu penalti 3-0), dan 2022 (3-2).

Jadi Tim Asia Tenggara Tersukses

Asia Tenggara mengirim empat wakil di Piala Asia Futsal 2026, yaitu Timnas Futsal Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Timnas Futsal Indonesia menjadi tim tersukses dari seluruh wakil ASEAN di turnamen ini. Malaysia terhenti di fase grup usai menjadi juru kunci Grup D dan gagal meraih poin sama sekali. Sementara itu, Thailand kalah di perempat final dari Irak dengan skor 2-4, dan Vietnam disingkirkan Indonesia dengan skor 2-3.

Meski demikian, Thailand masih menjadi tim Asia Tenggara tersukses di ajang ini dengan rekor 3 kali meraih runner-up, 5 kali peringkat ketiga, dan 1 kali peringkat keempat.

Negara Ketujuh yang Lolos ke Final Piala Asia Futsal

Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus partai puncak membuat skuad asuhan Hector Souto menjadi tim ketujuh yang mampu lolos ke final Piala Asia Futsal.

Sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1999, beberapa negara seperti Korea Selatan, Kazakstan, Uzbekistan, Jepang, Thailand, dan Iran sudah lebih dulu merasakan pertandingan final.

Hasilnya, Iran berhasil menyabet 14 gelar juara, diikuti Jepang dengan 4 gelar juara. Sisanya, Korea Selatan, Kazakstan, Uzbekistan, Thailand, dan Indonesia hanya mampu finis sebagai runner-up.

Prestasi Skuad Garuda berpotensi terulang lagi pada edisi 2028 mendatang yang sekaligus menjadi ajang Kualifikasi Piala Dunia Futsal 2028.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *