Berita  

Ayah Dokter Koas Luthfi, Sosok yang Menjadi Korban Penganiayaan Sopir

Penganiayaan Sopir, Kisah Ayah Dokter Koas Luthfi yang Menarik Perhatian Publik

dailybandung.com – Jakarta – Nama dokter koas Muhammad Luthfi Hadyan tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat karena menjadi korban penganiayaan oleh salah satu rekannya. Peristiwa ini melibatkan sopir keluarga Lady Aurellia Pramesti yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Selatan.

Kejadian ini bermula ketika Lady merasa tidak puas dengan jadwal jaga yang telah ditentukan oleh Luthfi sebagai ketua koas di FK Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk masa Natal dan tahun baru. Namun, Luthfi telah menyusun jadwal tersebut secara adil.

Karena ketidakpuasan tersebut, ibunda Lady, Sri Meilina dan sopir keluarga, Fadilla alias Datuk, mengunjungi Luthfi untuk membahas jadwal tersebut. Namun, situasi menjadi kacau ketika sopir tersebut melakukan kekerasan terhadap Luthfi dan kasus ini pun telah dibawa ke jalur hukum.

Dari peristiwa yang melibatkan keluarga dari kedua belah pihak, ayah Luthfi mengecam kejadian yang menimpa anaknya dan meminta keadilan atas peristiwa tersebut. Dari kasus ini, terungkap bahwa keluarga Luthfi bukanlah keluarga biasa.

Sosok ayah Luthfi, Wahyu Hidayat, tengah menjadi sorotan setelah kejadian ini terungkap ke publik. Wahyu merupakan Head of Customer Development Jawa di PT Unilever Indonesia, sebuah perusahaan multinasional terbesar sejak tahun 2021. Ia juga merupakan alumni Universitas Sriwijaya Jurusan Ekonomi yang lulus pada tahun 1993, yang sejalan dengan posisi jabatannya saat ini.

Sebelumnya, Wahyu telah menjabat di beberapa posisi strategis di perusahaan Unilever Indonesia, antara lain sebagai Area Sales Manager (2004-2006), Trade Category Manager Oral Care (2006-2008), Key Account Manager (2009-2011), Customer Marketing Director (2011-2015), Regional Sales Director (2015-2018), dan Head of Supermarket and Health and Beauty Channel (2019-2021).

Jabatan yang diemban oleh Wahyu merupakan posisi yang dihormati di dunia kedokteran, karena ia merupakan konsulen yang memiliki peran penting dalam membimbing para koas dan residen saat bertugas. Tidak hanya ayahnya, beberapa anggota keluarga Luthfi juga bekerja sebagai konsulen, dan ibunda Luthfi diketahui sebagai seorang dokter.

Kekerasan yang menimpa Luthfi telah menyebabkan beberapa luka, seperti memar di pipi kiri atas dan mata yang memerah. Ayah Luthfi akan terus menindaklanjuti proses hukum untuk memperoleh keadilan bagi anaknya.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *