Setelah Andalas Dibongkar, Wali Kota Gorontalo Tuntut Peredaran Miras dan Aktivitas Malam

Penertiban Kawasan Eks Terminal Andalas dan Upaya Pemkot Gorontalo Mengatasi Aktivitas Liar

Pemerintah Kota Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban umum, terutama terhadap praktik peredaran minuman keras (miras) dan aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat. Langkah ini dimulai dengan pembongkaran kawasan eks Terminal Andalas, yang akan diubah menjadi lokasi pembangunan kantor wali kota baru.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyatakan bahwa penertiban tidak hanya berfokus pada pengosongan bangunan fisik, tetapi juga mengatasi aktivitas-aktivitas yang selama ini dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa setelah proses pembongkaran selesai, kawasan tersebut akan ditutup sepenuhnya.

Adhan menekankan bahwa pemerintah kota tidak akan memberi ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan norma agama dan nilai sosial. “Tidak ada tempat praktik-praktik seperti ini di Kota Gorontalo,” ujarnya dengan tegas. Pernyataan ini disampaikan saat ia memantau langsung proses pengosongan dan pembongkaran kawasan eks Terminal Andalas, yang rencananya akan dialihfungsikan sebagai pusat pemerintahan baru.

Eks Terminal Andalas telah lama dikenal sebagai kawasan yang tidak optimal dalam fungsi awalnya. Selain itu, kawasan ini juga sering disebut-sebut sebagai titik aktivitas liar, terutama pada malam hari. Kondisi bangunan yang rusak, atap yang retak, serta minimnya pengawasan membuat kawasan ini rentan disalahgunakan.

Dengan rencana pembangunan kantor wali kota baru di lokasi tersebut, pemerintah berharap kawasan Sipatana bisa berubah total dari area terbengkalai menjadi pusat pelayanan publik yang lebih teratur dan ramah lingkungan.

Selain pembongkaran kawasan eks Terminal Andalas, Adhan juga menyatakan bahwa penertiban akan dilanjutkan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ia menegaskan bahwa operasi penertiban akan fokus pada titik-titik baru yang berpotensi menjadi pusat aktivitas liar.

Langkah penertiban miras dan aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan norma sosial memang menjadi salah satu agenda utama Adhan sejak ia kembali memimpin Kota Gorontalo. Dalam beberapa bulan terakhir, Pemkot Gorontalo melalui Satpol PP dan aparat terkait semakin intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi miras, terutama di warung-warung dan lokasi yang tidak memiliki izin resmi.

Pemkot juga melakukan pemetaan pengawasan terhadap sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran ketertiban umum. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa aktivitas ilegal tidak berkembang di kawasan-kawasan lain.

Perlu diketahui bahwa langkah penertiban yang dilakukan oleh Pemkot Gorontalo tidak hanya sebatas operasi sesaat. Masyarakat berharap agar penertiban dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Bagi warga, tantangan terbesar bukan hanya menutup satu lokasi, tetapi memastikan aktivitas serupa tidak berpindah ke tempat lain.

Beberapa warga menyambut baik sikap tegas Wali Kota Gorontalo. Salah satu warga, Burhanudin, mengatakan, “Pak Adhan ini tegas, saya suka kepemimpinan kota mulai tertata dan terhindar dari maksiat.” Namun, ia juga berharap agar penertiban dilakukan secara konsisten dan tidak hanya sebatas operasi sesaat.

Di sisi lain, Maryam Adam, salah satu ibu-ibu sekitar, berharap agar penertiban dilakukan hingga ke akar-akarnya. “Kalau bisa sampai ke akar-akarnya diperiksa supaya semua aman karena miras ini pintu terjadi masalah,” katanya.

Dengan langkah-langkah yang diambil, Pemkot Gorontalo berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan adanya penertiban yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan aktivitas-aktivitas yang tidak sesuai dengan norma sosial dapat diminimalisir, sehingga kota Gorontalo bisa menjadi contoh dalam menjaga ketertiban umum.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *