Daftar 10 Pekerjaan yang Dibutuhkan di Australia bagi Tenaga Kerja Indonesia
Australia terus menjadi salah satu destinasi favorit bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin mencari peluang karier di luar negeri. Dengan ekonomi yang stabil dan kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang, banyak sektor di Australia membutuhkan pekerja dari berbagai latar belakang keahlian. Banyak kesempatan terbuka bagi mereka yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di sana.
Bagi kamu yang ingin bekerja di Australia, memahami pekerjaan apa saja yang sedang dicari dapat menjadi langkah awal yang penting. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk mendapatkan pekerjaan di negeri Kanguru ini semakin besar. Berikut adalah 10 pekerjaan yang banyak dibutuhkan di Australia bagi tenaga kerja Indonesia:
1. Tenaga Kesehatan dan Medis
Australia menghadapi lonjakan jumlah penduduk lanjut usia yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas. Rumah sakit, klinik, hingga panti jompo di berbagai negara bagian mencari tenaga medis yang terampil dan berpengalaman dalam menangani pasien dengan berbagai kondisi kesehatan. Profesi seperti dokter spesialis, perawat, ahli farmasi, hingga fisioterapis sangat dibutuhkan untuk memberikan perawatan yang optimal. Gaji untuk perawat berkisar antara AUD30 hingga AUD45 per jam, sedangkan dokter spesialis bisa menghasilkan antara AUD150.000 hingga AUD200.000 per tahun. Selain itu, ada kemungkinan mendapatkan permanent residency (PR) bagi yang memenuhi syarat.
2. Au Pair

Pekerjaan au pair menjadi salah satu pilihan menarik bagi orang Indonesia yang ingin bekerja di Australia sambil merasakan pengalaman hidup bersama keluarga lokal. Seorang au pair bertugas membantu keluarga dalam mengasuh anak serta melakukan tugas rumah tangga ringan, seperti menyiapkan makanan, menjemput anak sekolah, atau membersihkan ruangan. Persyaratan umumnya meliputi usia 18–30 tahun, kemampuan bahasa Inggris dasar hingga menengah, serta pengalaman dalam mengasuh anak. Beberapa keluarga juga lebih memilih au pair yang memiliki sertifikasi pertolongan pertama atau pengalaman kerja di bidang pendidikan anak. Selain akomodasi dan makanan, au pair biasanya menerima uang saku dari keluarga host sekitar AUD200 hingga AUD300 per minggu.
3. Tenaga Pendidik

Seiring sistem pendidikannya yang berkembang pesat, Australia terus mencari tenaga pendidik berkualitas untuk mengisi posisi di berbagai jenjang, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Guru dengan spesialisasi STEM, pendidikan anak usia dini, dan pendidikan khusus memiliki peluang besar—begitu juga pengajar bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Di tingkat universitas, dosen di bidang teknologi, bisnis, dan kedokteran juga sangat dicari, terutama bagi yang memiliki rekam jejak penelitian yang kuat. Gaji guru tiap bidang pun bervariasi, dengan rata-rata gaji guru PAUD berkisar AUD50.000 hingga AUD65.000 per tahun.
4. Pekerja Profesional

Sektor pekerjaan profesional di Australia mencakup berbagai bidang, seperti akuntansi, pemasaran, sumber daya manusia, teknologi informasi, teknik, dan manajemen proyek. Profesi ini sangat dibutuhkan dalam industri yang maju di sana, mulai dari keuangan, kesehatan, teknologi, hingga konstruksi. Dalam sektor teknologi, permintaan tinggi datang untuk posisi seperti software engineer, data analyst, cybersecurity specialist, dan IT consultant. Akuntan rata-rata mendapat gaji AUD60.000 hingga AUD80.000 per tahun, sedangkan IT specialist menawarkan gaji rata-rata tertinggi, mencapai AUD90.000 hingga AUD120.000 per tahun.
5. Industri FnB

Kafe, restoran, dan bar di kota-kota besar, seperti Sydney dan Melbourne selalu membutuhkan tenaga kerja yang terampil. Berbagai posisi di antaranya, yakni pelayan, barista, hingga bartender. Keahlian memberikan layanan pelanggan yang ramah, kemampuan meracik minuman, serta pengalaman di industri hospitality akan sangat membantu dalam mendapatkan pekerjaan di sektor ini. Industri FnB bisa menjadi pintu masuk untuk mendapatkan pengalaman kerja di Australia melalui visa kerja sementara atau Working Holiday Visa (WHV). Pada posisi tingkat awal, seperti pelayan bisa mendapatkan upah minimum sekitar AUD3.090 per bulan, sedangkan barista menawarkan gaji rata-rata di kisaran AUD45.000 hingga AUD60.000 per tahun.
6. Transportasi dan Logistik

Maraknya pertumbuhan industri e-commerce dan perdagangan di Australia, banyak perusahaan membutuhkan pengemudi truk barang antar kota, kurir pengantar paket atau makanan, hingga staf distribusi gudang. Infrastruktur transportasi yang maju di Australia memang mendukung operasional sektor ini, namun tenaga profesional yang mampu bekerja dengan efisiensi tinggi tetap diperlukan. Beberapa posisi di sektor ini pun menawarkan jam kerja yang fleksibel dengan gaji kompetitif, misalnya untuk kurir makanan berada di antara AUD20 hingga AUD35 per jam, serta staf gudang berkisar pada AUD50.000 hingga AUD65.000 per tahun.
7. Pekerja Pabrik

Sektor manufaktur di Australia yang terus berkembang menciptakan banyak peluang bagi pekerja pabrik, operator mesin, dan teknisi produksi. Berbagai industri, seperti FnB, otomotif, hingga farmasi, membutuhkan tenaga kerja terampil untuk memastikan proses produksi berjalan lancar. Pabrik-pabrik di Australia umumnya menggunakan teknologi modern sehingga pekerja yang memahami pengoperasian mesin otomatis atau sistem produksi berbasis komputer memiliki peluang lebih besar. Meskipun gaji terbilang kompetitif, beberapa perusahaan juga menawarkan pelatihan bagi pekerja baru agar mereka dapat beradaptasi dengan standar keselamatan dan efisiensi produksi di Australia.
8. Administrasi

Staf administrasi dan manajemen kantor memegang peran penting untuk memastikan operasional perusahaan tetap berjalan di industrinya. Beberapa perusahaan di Australia mencari tenaga administrasi yang tidak hanya memiliki keterampilan organisasi yang baik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem digital yang banyak digunakan dalam lingkungan kantor modern. Untuk asisten administrasi, gaji rata-ratanya berkisar antara AUD50.000 hingga AUD60.000 per tahun.
9. Pertanian dan Peternakan

Australia memiliki ribuan perkebunan dan peternakan yang tersebar di berbagai wilayah. Setiap tahunnya, terutama selama musim panen, tenaga kerja tambahan sangat dibutuhkan untuk memanen buah, sayuran, serta menangani ternak, seperti sapi dan domba. Dari sinilah, banyak perusahaan membuka peluang bagi pekerja asing untuk mengisi beragam posisi, baik sebagai pemetik buah, pengemudi traktor, hingga pekerja di fasilitas pengolahan hasil pertanian. Gaji untuk pekerja di sektor ini biasanya mengikuti upah minimum Australia, yaitu sekitar AUD24.10 per jam.
10. Pelayanan Sosial

Pemerintah Australia aktif mendukung sektor ini melalui berbagai program kesejahteraan, terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia. Adapun beberapa posisi yang begitu dicari, seperti pekerja sosial, konselor, hingga pendidik untuk berkebutuhan khusus. Gaji rata-rata untuk pekerja sosial di Australia berkisar antara AUD65.000 hingga AUD85.000 per tahun.
Itulah 10 pekerjaan yang dibutuhkan Australia untuk tenaga kerja Indonesia. Kalau kamu memenuhi kriteria umumnya, peluang bekerja di negara ini bisa menjadi kenyataan bagi kamu yang ingin mencoba peruntungan di sana. Jika tertarik, pastikan kamu mencari informasi terbaru tentang regulasi dan persyaratan kerja di Australia agar prosesnya berjalan lancar, ya.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."












