Polemik Internal PPP di Bengkulu Memanas
Polemik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Provinsi Bengkulu kian memanas. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dikabarkan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan lima Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Provinsi Bengkulu. Keputusan ini menimbulkan reaksi berbagai pihak, termasuk para pengurus dan anggota partai.
Lima Ketua DPC yang Diberhentikan
Kelima Ketua DPC yang diberhentikan tersebut berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Kaur. Penetapan ini dilakukan setelah munculnya surat keputusan yang diduga palsu terkait pemecatan Ketua DPW PPP Bengkulu, April Yones, yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP, Taj Yasin.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum PPP, Mardiono disebut langsung mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan keputusan pemecatan terhadap lima Ketua DPC PPP di Bengkulu. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban organisasi dan menjaga soliditas partai di daerah.
Proses Pemberhentian Masih dalam Tahapan Administrasi
Ketua DPW PPP Bengkulu, April Yones membenarkan adanya keputusan pemecatan tersebut. Ia menyebut saat ini proses pemberhentian masih dalam tahapan administrasi sebelum dieksekusi secara resmi.
“Benar, ada pemecatan terhadap lima Ketua DPC PPP di Bengkulu, termasuk ada juga Sekretaris dan bendahara. Saat ini masih dalam proses dan akan segera dieksekusi,” ujar April Yones, dikonfirmasi Jum’at siang (10/4/2026).
April Yones yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Seluma ini menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban organisasi dan menjaga soliditas partai di daerah.
Sanksi kepada Anggota DPRD yang Tidak Hadir
Selain pemecatan lima Ketua DPC dan beberapa pengurusnya, DPP PPP juga dikabarkan memberikan sanksi kepada sejumlah anggota DPRD dari PPP yang tidak menghadiri kegiatan halal bihalal DPW PPP Bengkulu beberapa waktu lalu.
“Sanksi juga diberikan kepada beberapa anggota dewan dari PPP yang menurut DPP telah melanggar AD/ART karena tidak hadir dalam beberapa kegiatan partai. Ini bagian dari penegakan disiplin dan keberlanjutan organisasi,” jelasnya.
Imbauan untuk Tetap Tenang
Di tengah dinamika yang terjadi, April Yones mengimbau seluruh kader PPP di Bengkulu untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga meminta kader tetap solid serta berpegang pada kepemimpinan Ketua Umum PPP.
“Saya minta seluruh kader tetap tenang, jangan terpancing provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita tetap berpatokan pada kepemimpinan Ketua Umum, Mardiono” tegas April Yones.
Optimisme terhadap Masa Depan PPP
April Yones optimistis, polemik yang terjadi saat ini justru akan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Ia berharap, setelah proses penataan organisasi selesai, PPP di Bengkulu akan semakin solid dan mampu meningkatkan perolehan suara pada agenda politik mendatang.
“Kita optimis setelah ini PPP Bengkulu akan semakin solid dan semakin besar ke depannya,” tutup April Yones.












