Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Berkomitmen Mempercepat Digitalisasi Transaksi Daerah
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, terus berupaya mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Upaya ini sejalan dengan keinginan untuk meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. Dalam rangka mendukung hal tersebut, pemerintah setempat melakukan audiensi bersama Bank Indonesia terkait rencana peluncuran digitalisasi Pasar Darfuar serta konsultasi kesiapan menghadapi Championship Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun 2026.
Audiensi ini dilaksanakan di Ruang Cartenz, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, pada Senin (30/3/2026). Pertemuan ini dikategorikan sebagai high level meeting karena melibatkan komitmen strategis dalam perluasan digitalisasi daerah. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi. Mereka diterima langsung oleh Kepala Bank Indonesia Papua, Warsono beserta jajaran.
Apresiasi kepada Bank Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendorong penguatan ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata, tetapi juga mencakup sektor perikanan.
“Kami berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujar Bupati dalam audiensi tersebut.
Komitmen Serius dalam Implementasi ETPD
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Biak Numfor, Gunadi, menambahkan bahwa pemerintah daerah sangat serius dalam mengimplementasikan ETPD. Hal ini dilakukan melalui penguatan regulasi transaksi non-tunai dan inovasi digital.
“Biak Numfor sudah masuk kategori daerah digital, dan yang sedang kita kejar adalah masuk dalam Championship ETPD 2025,” kata Gunadi.
Secara kinerja, Kabupaten Biak Numfor telah mencatat Indeks ETPD sebesar 92,3 persen dengan kategori digital serta menempati peringkat keempat di wilayah Papua. Capaian ini menjadi modal kuat dalam menghadapi ajang Championship TP2DD tingkat nasional, termasuk persiapan menuju tahun 2026.
Digitalisasi Pajak Daerah sebagai Pengungkit PAD
Selain itu, pemkab Biak Numfor juga menekankan bahwa digitalisasi, khususnya dalam pemungutan pajak daerah, diharapkan menjadi pengungkit utama optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sekitar Rp35 miliar dari total APBD sebesar Rp1,4 triliun.
Rencana Peluncuran Pasar Digital Darfuar
Dalam audiensi turut dibahas rencana peluncuran Pasar Digital Darfuar yang dijadwalkan pada 10 April 2026. Transformasi pasar rakyat ini ditargetkan mampu mengakuisisi sekitar 200 merchant QRIS dengan potensi menghasilkan hingga 1.000 transaksi per bulannya.
Untuk mendukung akselerasi implementasi, sejumlah inisiatif strategis diusulkan, antara lain:
- Pembukaan rekening baru bagi pengguna dan merchant QRIS disertai penguatan user experience
- Program promo transaksi QRIS di pasar
- Promo pembayaran pajak dan PDAM berbasis QRIS
- Pembukaan booth edukasi QRIS dan perlindungan konsumen
- Pelaksanaan shopping rally guna meningkatkan pengalaman masyarakat dalam bertransaksi digital
Tools Monitoring Championship ETPD 2026
Bank Indonesia Papua juga menyampaikan pemanfaatan tools monitoring Championship ETPD 2026 yang akan membantu pemerintah daerah dalam memprediksi serta mengoptimalkan capaian skor. Tools ini akan diperkuat melalui sesi coaching clinic guna meningkatkan kualitas pengisian data dan capaian kinerja pemerintah daerah di wilayah Papua.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menegaskan komitmennya untuk terus memperluas digitalisasi daerah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis transaksi non-tunai di masyarakat.
ETPD Championship merupakan ajang kompetisi dan evaluasi tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Satgas p2dd percepatan dan perluasan digitalisasi daerah untuk mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam mendigitalisasi transaksi keuangan mereka. Penilaian Championship dilakukan di 5 wilayah regional, yakni Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, serta Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."












