Penataan Ulang Gedung DPRD Kota Bogor
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, yang telah digunakan sejak 2019, kini mulai mengalami penataan ulang. Meskipun belum ada rencana renovasi besar, berbagai perbaikan dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengguna dan keawetan struktur bangunan.
Penataan ini melibatkan beberapa bagian penting dari gedung, seperti kamar mandi, ruang kerja, ruang fraksi, serta pengecatan pagar dan tiang lampu. Proyek ini dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tahun 2026.
Pekerjaan yang Dilakukan
Beberapa proyek penataan yang sedang berlangsung antara lain:
- Kamar mandi lantai 1-5 dengan anggaran sebesar Rp 165.255.822
-
Jasa konsultasi pengawasan senilai Rp 20.818.050
-
Penataan Ruang Forkompimda, Ruang Wakil Ketua I, dan Ruang Anggota dengan anggaran Rp 271.154.651
-
Jasa konsultasi sebesar Rp 24.424.440
-
Penataan Ruang Fraksi dengan anggaran mencapai Rp 388.329.136
-
Pengecatan Pagar dan Tiang Lampu Taman Bulat dengan anggaran sekitar Rp 146.965.895
-
Jasa Konsultasi Pengawasan senilai Rp 18.487.050
-
Penataan Ruang Serbaguna, Ruang Rapat Lantai 1, Ruang Masuk Lorong Lantai 2, dan Lantai 5 dengan anggaran sebesar Rp 191.550.787
- Jasa konsultasi sebesar Rp 23.243.400
Sekretaris DPRD Kota Bogor, Boris Derurasman, menjelaskan bahwa proyek penataan tersebut masih dalam tahap penandatanganan kontrak. Menurutnya, anggaran untuk penataan kamar mandi di lantai 1 sampai 5 dibebankan karena jumlahnya yang banyak. Ia menegaskan bahwa semua anggaran sesuai dengan standar harga yang berlaku.
Pengecatan dan Penggantian Fasilitas
Pengecatan meliputi seluruh pagar yang mengelilingi gedung serta tiang-tiang lampu. Anggaran untuk proyek ini mencapai sekitar Rp 148 juta. Selain itu, terdapat juga penggantian lampu bulat yang sudah rusak atau bolong.
Sementara itu, penataan ruang fraksi memakan anggaran sebesar Rp 388 juta. Terdapat delapan ruang fraksi di gedung DPRD Kota Bogor, masing-masing dianggarkan sekitar Rp 40 juta. Anggaran ini belum termasuk pajak sebesar 15 persen.
Boris menambahkan bahwa gedung DPRD Kota Bogor memang sudah waktunya dibenahi karena sudah berusia hampir 10 tahun. Ia menyebut bahwa pemeliharaan rutin diperlukan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.
Selain itu, gedung ini sering digunakan oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat yang menggunakan ruang serbaguna dan perangkat daerah yang datang untuk rapat. Kamar mandi dan fasilitas lainnya yang rusak harus segera diperbaiki agar tetap nyaman digunakan.
Menurut Boris, semua angka dalam anggaran sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penyusunan anggaran didasarkan pada perhitungan harga dari Pemda dan tidak boleh melebihi batas yang ditentukan.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












