Karier Andries Hermanto yang Menanjak dari Bawah hingga Puncak
Nama Andries Hermanto kembali mencuri perhatian setelah resmi menyandang pangkat jenderal bintang dua. Mantan Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel dan Kapolres Mamuju ini kini berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Kenaikan pangkat tersebut diumumkan dalam upacara kenaikan pangkat Perwira Tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Jejak karier Andries Hermanto tak lepas dari Sulawesi Selatan. Ia pernah menjabat Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel sekitar 2013–2015. Jabatan ini dikenal sebagai “dapur” pengelolaan karier anggota Polri. Mulai dari mutasi, promosi, rotasi jabatan hingga penempatan personel. Jabatan tersebut umumnya diisi perwira menengah berpangkat Kompol atau AKBP.
Setelah itu, Andries dipercaya menjabat Kapolres Mamuju, yang saat itu masih berada di bawah wilayah hukum Polda Sulsel. Pengalaman ini menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya.
Di tengah dinamika global, peran aparat penegak hukum semakin strategis. Apalagi saat konflik Iran vs Israel dan Amerika Serikat berdampak pada sektor energi, termasuk Indonesia. Dalam konteks ini, posisi Andries sebagai penyidik utama di Bareskrim menjadi krusial. Ia kini menangani berbagai perkara besar, termasuk yang berkaitan dengan kejahatan ekonomi dan energi.
Naik Pangkat
Dalam mutasi terbaru 2026, Andries Hermanto menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk I Bareskrim Polri. Tak lama berselang, ia mendapat kenaikan pangkat dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Inspektur Jenderal (Irjen). Kenaikan ini menandai pengakuan atas dedikasi dan pengalaman panjangnya di institusi Polri.
Profil Irjen Andries Hermanto
Irjen Pol Andries Hermanto lahir di Surabaya, Jawa Timur, 23 Maret 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Menariknya, ia masuk jajaran lulusan terbaik dengan peringkat ketiga. Pendidikan lanjutan yang ditempuhnya antara lain:
- PTIK (2001)
- Sespim (2007)
- Sespimti (2016)
- Lemhannas RI (2018)
Bekal pendidikan ini memperkuat kapasitasnya, baik di bidang operasional maupun strategis.
Karier dari Bawah hingga Pucuk
Karier Andries dimulai dari satuan Sabhara di Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat Danton Sat Sabhara dan Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat. Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Kanit Harda Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Kariernya terus menanjak hingga menjadi Wakapolsek Metro Gambir.
Di Polda Bali, Andries menempati sejumlah posisi penting. Di antaranya Kapuskodalops Polres Klungkung dan Polres Gianyar. Ia juga pernah bertugas sebagai Kanit Intelijen Kriminal.
Tak hanya itu, Andries juga berkiprah di dunia pendidikan Polri. Ia pernah menjadi Kasubbag Minjarlat Dit Akademik PTIK.
Pernah Bertugas di Banyak Lini
Pengalaman Andries semakin lengkap setelah dipercaya mengisi berbagai jabatan strategis. Di antaranya:
- Kabag Strabang Rorenbang Polda Banten
- Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel
- Kapolres Mamuju
- Kasubbag Jakprodiklat Rojianstra SSDM Polri
- Atase Polisi Divhubinter Polri
- Kabag Protokol Divhubinter Polri
- Analis Kebijakan Madya di Itwasum Polri
- Widyaiswara Utama di Sespim Polri
Pernah Bertugas di OJK
Salah satu pengalaman unik Andries adalah penugasan di luar Polri. Ia pernah menjadi Penyidik Eksekutif Senior di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penugasan ini memperkaya kemampuannya dalam menangani kasus keuangan dan tindak pidana korporasi.
Wakapolda hingga Bareskrim
Kariernya terus berlanjut hingga dipercaya menjadi Wakapolda Kalimantan Utara. Jabatan ini menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi dari institusi Polri. Pada 2026, ia kemudian dimutasi ke Bareskrim Polri. Ia menjabat Penyidik Tindak Pidana Utama Tk I. Tak lama kemudian, ia resmi naik pangkat menjadi Irjen Pol.
Spesialis Reserse dan SDM
Dengan pengalaman panjang, Andries dikenal sebagai perwira dengan keahlian di bidang reserse. Ia juga kuat dalam pengelolaan sumber daya manusia. Kombinasi ini membuatnya kerap dipercaya menangani kasus-kasus besar dan kompleks.
Figur Senior yang Diperhitungkan
Perjalanan karier Andries Hermanto mencerminkan konsistensi dan pengalaman lintas bidang. Dari level operasional hingga strategis. Dari daerah hingga pusat. Kini, dengan pangkat jenderal bintang dua, ia menjadi salah satu figur penting di tubuh Polri.
Riwayat Jabatan
- Danton Sat Sabhara Polda Metro Jaya
- Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat
- Kanit Harda Sat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat
- Wakapolsek Metro Gambir Polres Metro Jakarta Pusat
- Kapuskodalops Polres Klungkung Polda Bali
- Kapuskodalops Polres Gianyar Polda Bali
- Kanit Intelijen Kriminal Dit IPP Polda Bali
- Kasubbag Minjarlat Dit Akademik PTIK
- Kabag Strabang Rorenbang Polda Banten
- Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel
- Kapolres Mamuju Polda Sulsel
- Kasubbag Jakprodiklat Rojianstra SSDM Polri
- Atase Pol Divhubinter Polri
- Kabag Protokol Divhubinter Polri
- Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Log Itwasum Polri
- Kabagtala Rolemtala Srena Polri
- Kabagjiansosmas STIK-PTIK
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Polri
- Pati Bareskrim Polri (Penugasan sebagai Penyidik Eksekutif Senior pada Otoritas Jasa Keuangan RI)
- Wakapolda Kalimantan Utara
- Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri
Pendidikan kepolisian
- AKPOL (Angkatan XXIV) 1992
- PTIK (Angkatan XXXVI) 2001
- SESPIM (Dikreg XLV) 2007
- SESPIMTI (Dikreg XXV) 2016
- LEMHANNAS RI (PPRA LVIII) 2018
Pendidikan spesialisasi
- Perwira lanjutan Reserse Idik Haki
- Assessment pengemban fungsi SDM Polri
- Audit Investigatif
- Pembentukan Auditor Ahli (JFA)
- Sertifikasi Auditor Pertama
- VIP Protection Course (Diplomatic Security Service), Albuquerque N.M., Amerika Serikat (USA)
- International Law Enforcement Academy, Bangkok, Thailand
- Comparative Study of Police System, Tokyo & Shizuoka, Japan
- Workshop for Senior Law Enforcement Officer, Shanghai, China
- Combating Human Trafficking Training, Makati-Manila, Philippines
Harta Kekayaan
Irjen Pol Andries Hermanto tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp6.180.920.706 atau Rp6,1 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya terakhir kali pada 4 Februari 2025, saat ia masih menjabat sebagai Penyidik Eksekutif Senior OJK.
Hartanya terdiri dari beberapa aset, antara lain:
DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 4.800.000.000
- Tanah Seluas 7.400 m2 di KAB / KOTA MAMUJU, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 665 m2/276 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 1.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/180 m2 di KAB / KOTA SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp. 850.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 276 m2/108 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/280 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , HASIL SENDIRI Rp. 1.700.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 140.000.000
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 140.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 130.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. —-
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.110.920.706
F. HARTA LAINNYA Rp. —-
Sub Total Rp. 6.180.920.706
III. HUTANG Rp. —-
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 6.180.920.706












