10 Cara Sederhana Pasang Wallpaper Dinding Tanpa Bantuan

Persiapan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai proses pemasangan wallpaper, pastikan kamu sudah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Berikut beberapa peralatan yang diperlukan:

  • Wallpaper pilihan
  • Lem wallpaper (dapat dibeli di toko material)
  • Kuas aplikasi wallpaper
  • Plumb bob
  • Pisau cutter
  • Gunting
  • Meteran
  • Pensil
  • Kain perca

Sebelum memulai, pastikan kamu sudah menghitung tinggi dan lebar dinding yang akan ditutupi wallpaper. Ini akan memudahkanmu dalam memotong dan memasangnya. Lalu hitung berapa gulung wallpaper yang akan kamu butuhkan untuk ukuran dindingmu. Pilih kuas aplikasi dengan pegangan di tengah, agar pengaplikasiannya lebih mudah.

Langkah-langkah Memasang Wallpaper Dinding

  1. Bersihkan dinding dari paku dan noda

    Sebelum menempelkan wallpaper, bersihkan dahulu dinding yang akan ditutupi dari paku, noda, atau segala aksesoris atau pajangan. Wallpaper akan sulit menempel pada dinding yang kotor dan basah. Jika beberapa sudutnya masih terasa lembap dan sulit dibersihkan, kamu bisa mencabut catnya dan ditambal dengan dempul tembok. Hal tersebut berlaku juga apabila dinding yang bolong akibat paku yang tercabut. Tambalan tersebut dimaksudkan agar tidak menimbulkan gelembung udara saat sedang memasang wallpaper. Pastikan dinding yang akan ditutupi rata dan terbebas dari rembesan air.

  2. Ukur wallpaper dengan dindingnya

    Sebelum dipasang, ukurlah dengan pasti ketinggian dan kelebaran dinding yang akan ditutupi wallpaper dengan meteran. Lalu, aplikasikan pada wallpaper mu, dengan menambahkan sekitar 15 sampai 20 cm pada perhitungan ukuran dinding, sebagai tindakan pencegahan jika wallpaper tidak sengaja terobek atau tidak pas. Tandai dengan pensil tipis-tipis (terutama untuk wallpaper berwarna cerah) agar kamu lebih percaya diri saat memasangnya dan tidak khawatir terjadi kesalahan atau miring.

  3. Gambar garis lurus pada dinding

    Gambar garis lurus pada dinding dari bagian atas hingga bawah, menggunakan plumb bob. Garis ini akan menjadi panduan dan memudahkanmu menyeimbangkan wallpaper saat sedang memasang. Ingat, jangan andalkan garis pintu atau langit-langit sebagai pengukur kelurusan garis utama.

  4. Potong wallpaper

    Setelah wallpaper diukur, selanjutnya adalah memotongnya. Potong sesuai dengan ukuran yang telah ditandai sebelumnya. Jika diperlukan, kamu bisa memberikan nomor pada lembaran wallpaper tersebut agar tidak salah dalam menempelnya. Perhatikan polanya agar tersambung dengan baik, perhatikan pula apakah ada yang cacat atau robek saat digunting.

  5. Oleskan lem wallpaper

    Oleskan lem wallpaper menggunakan kuas aplikasi wallpaper pada dinding. Cukup oleskan sekali saja, karena jika terlalu banyak, wallpaper akan basah dan hasilnya akan keriput. Hindari penggunaan kuas cat dinding karena ruas bulu kuasnya lebih lebar dan mudah rontok, sehingga akan menimbulkan tekstur yang tidak diinginkan pada tembok.

  6. Mulai menempelkan

    Pemasangan wallpaper dapat kamu lakukan dari sisi yang tidak mudah terlihat atau akan tertutupi furnitur. Tentukan sisi dinding mana yang akan ditempeli pertama. Kamu bisa berlatih menempelkan dengan benar dari sisi ini. Tempelkan kertas wallpaper secara perlahan, pastikan setiap ujung dinding sudah tertutup dan ujung kertas wallpaper kamu tidak melewati batas garis awal yang telah kamu gambar. Agar lebih rekat, oleskan sedikit lem pada setiap ujung dan sudut wallpaper.

  7. Ratakan wallpaper

    Selanjutnya adalah merapihkan wallpaper mu. Ratakan wallpaper yang sudah tertempel pada dinding dengan gerakan mengelap menggunakan kain perca. Mulai dari sisi tengah dan tarik keluar hingga ujung kanan dan kiri, juga atas bawah wallpaper, secara menyeluruh. Proses ini penting untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam wallpaper.

  8. Potong sisa wallpaper

    Setelah terpasang dengan rapi, langkah berikutnya adalah potong sisa panjang dan lebar wallpaper dengan cutter. Pemotongannya harus sabar dan teliti, ya, Bela, agar hasilnya lurus dan tepat.

  9. Cocokkan pola

    Setelah kertas wallpaper bagian pertama terpasang rapi, tantangan lainnya adalah mencocokan pola wallpaper di bagian selanjutnya. Kamu harus berhati-hati dalam memasang bagian selanjutnya terlebih jika wallpaper mu memiliki pola sambung. Cocokkan pola ujung wallpaper yang tertempel dengan ujung wallpaper yang akan kamu tempel pada dinding yang sudah di lem. Perhatikan agar polanya menyambung satu dengan lainnya.

  10. Penyesuaian bentuk wallpaper pada dinding

    Dinding memiliki sudut rumit serta terdapat sisi yang ada colokan listrik. Saat wallpaper mu bertemu dengan sisi tajam, gunting sisa wallpaper bagian atas sampai batas antara dinding dan langit-langit. Hal itu akan memudahkanmu untuk menyudutkan kertas wallpaper hingga setiap sudut tertutup dengan rapi. Untuk bagian yang terdapat colokan listrik, kamu disarankan untuk tidak meratakan wallpaper di atasnya, dan biarkan menonjol. Lubangi bagian tengah colokan listrik dan gunting hingga ujung colokan secara perlahan. Sisakan sekitar 1 cm sebelum ujung colokan, lalu lipat sisa kertas itu ke dalam hingga akan menempel pada dinding yang sudah dilem. Setelah itu, ratakan lagi menggunakan kain perca.

Itulah cara memasang wallpaper dinding rumah yang mudah. Selamat mencoba, jangan lupa untuk bagikan ke teman-teman yang lain, ya!

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *