Perbandingan Harga BBM di Asia Tenggara: Singapura Mahal, Indonesia Tetap Stabil

Krisis BBM di Asia Tenggara dan Dampaknya pada Negara-Negara

Sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara mengalami peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat krisis energi yang disebabkan oleh konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Hal ini memicu lonjakan harga minyak dunia yang berdampak langsung terhadap harga BBM di berbagai negara. Singapura menjadi salah satu negara dengan harga BBM tertinggi di kawasan tersebut, sementara Indonesia masih menjaga harga BBM sesuai dengan penyesuaian terakhir yang diberlakukan pada 1 Maret 2026.

Harga BBM di Singapura

Singapura mencatatkan harga bensin sebesar USD 2,35 per liter atau sekitar Rp 39.869, sedangkan harga solar mencapai USD 2,65 per liter. Angka ini menempatkan Singapura sebagai salah satu negara dengan harga BBM termahal di dunia. Kenaikan harga BBM ini terjadi setelah harga minyak mentah global melonjak tajam akibat ketidakpastian dalam konflik Timur Tengah. Meski demikian, harga minyak sempat turun setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran berjalan positif.

Harga BBM di Thailand

Di Thailand, pemerintah menaikkan harga BBM hingga 22 persen pada Kamis (26/3/2026). Kenaikan ini dilakukan untuk mengendalikan subsidi BBM yang semakin memberatkan keuangan negara. Antrean panjang di SPBU terjadi karena para pengemudi ingin mengisi bensin sebelum kenaikan harga berlaku. Kenaikan harga BBM juga berdampak pada sektor transportasi, pertanian, dan industri, yang mengakibatkan kenaikan biaya produksi dan inflasi.

Harga BBM di Filipina

Filipina mengumumkan fase krisis energi pada Selasa (24/3/2026) akibat dampak dari konflik di Timur Tengah. Harga bensin dan solar melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan tingkat sebelum perang. Ketergantungan Filipina terhadap minyak mentah dari Teluk Persia sangat tinggi, sehingga kenaikan harga minyak global langsung dirasakan oleh masyarakat.

Harga BBM di Malaysia

Pemerintah Malaysia berencana mengurangi subsidi BBM, yang akan menyebabkan kenaikan harga BBM. Kuota RON95 bagi warga akan dipangkas dari 300 liter menjadi 200 liter per bulan. Selain itu, pemerintah juga akan memberlakukan kontrol terhadap pembelian solar di beberapa negara bagian.

Harga BBM di Indonesia

Harga BBM di seluruh SPBU milik PT Pertamina (Persero) pada hari ini masih mengacu pada penyesuaian harga yang diberlakukan sejak 1 Maret 2026. BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex telah naik, namun harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil. Pemerintah belum menetapkan kebijakan kenaikan harga BBM dalam negeri meskipun harga minyak dunia meningkat.

Ide Penghematan BBM di Indonesia

Pemerintah Indonesia sedang mengkaji beberapa alternatif untuk menghemat penggunaan BBM. Beberapa ide yang sedang dipertimbangkan adalah pemotongan gaji anggota DPR dan menteri, penerapan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta penghematan listrik. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi beban anggaran negara dan memastikan ketersediaan BBM tetap stabil.

Perbandingan Harga BBM di Negara-negara Asia Tenggara

Berikut adalah perbandingan harga BBM di berbagai negara di Asia Tenggara:

  • Harga Bensin
  • Singapura: 89,27 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 47.300)
  • Laos: 63,17 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 33.500)
  • Myanmar: 60,45 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 32.000)
  • Kamboja: 55,03 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 29.200)
  • Filipina: 51,48 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 27.300)
  • Vietnam: 32,01 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 17.000)
  • Malaysia: 27,39 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 14.500)
  • Indonesia: 24,15 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 12.800)
  • Brunei: 13,63 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 7.200)

  • Harga Solar/Diesel

  • Singapura: 95,96 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 50.900)
  • Myanmar: 68,92 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 36.500)
  • Laos: 59,83 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 31.700)
  • Filipina: 55,95 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 29.700)
  • Kamboja: 55,03 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 29.200)
  • Malaysia: 39,54 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 21.000)
  • Vietnam: 34,08 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 18.100)
  • Thailand: 31,14 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 16.500)
  • Indonesia: 28,50 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 15.100)
  • Brunei: 7,97 Baht Thailand (THB) per liter (sekitar Rp 4.200)






Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *