Rismon Sianipar Akui Kesalahan dalam Memeriksa Ijazah Jokowi

Kesalahan dalam Penelitian Ijazah Jokowi dan Permintaan Maaf Rismon Sianipar

Ahli forensik digital, Rismon Sianipar, mengakui adanya kesalahan dalam hasil penelitiannya terkait keabsahan ijazah mantan presiden Joko Widodo (Jokowi). Kesalahan tersebut membuatnya memutuskan untuk meminta maaf secara langsung kepada Jokowi. Peristiwa ini menarik perhatian publik setelah sebelumnya Rismon sempat menyatakan bahwa ijazah Jokowi palsu.

Pernyataan Rismon yang berubah dari tuduhan palsu menjadi pengakuan atas kesalahan penelitiannya diungkap oleh podcaster sekaligus pengelola YouTube Sentana TV, Mikhael Sinaga. Menurut Mikhael, Rismon mengalami kegelisahan dan ketakutan akan ditangkap sebelum akhirnya meminta bantuan untuk menyusun surat permohonan maaf kepada Jokowi. Dalam draf surat tersebut, Rismon mengakui kesalahannya dalam membedah data teknis ijazah sang mantan presiden.

Rismon juga merencanakan pertemuan dengan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, untuk membicarakan kasus tuduhan ijazah palsu. Mikhael menjelaskan bahwa beberapa minggu sebelumnya, Rismon sudah menunjukkan tanda-tanda kecemasan saat melakukan bedah buku bersama Rizal Fadillah, tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Sebelum meminta maaf, Rismon mengatakan bahwa ia takut akan ditangkap karena ada isu yang beredar. Meskipun tidak jelas sumber isu tersebut, Mikhael menyebutkan bahwa Rismon meminta bantuan untuk menulis pesan formal kepada Jokowi. Surat tersebut lalu dikirim melalui pesan singkat sebelum dikirimkan kepada Jokowi. Namun, setelah meminta pendapat dari berbagai pihak, surat tersebut akhirnya tidak dikirimkan.

Rismon Akui Ijazah Jokowi Asli

Setelah beberapa waktu menyatakan ijazah Jokowi palsu, Rismon kini mengakui bahwa ijazah tersebut asli. Pernyataan ini disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Balige Academy pada Rabu (11/3/2026). Rismon menjelaskan bahwa penelitian ulang yang dilakukannya selama dua bulan menunjukkan bahwa kesalahan terletak pada metode analisis yang digunakan.

Ia menegaskan bahwa penelitiannya tidak bergantung pada hasil riset Roy Suryo dan Tifa. Rismon menyatakan bahwa sebagai peneliti, ia harus bertanggung jawab terhadap kebenaran ilmiah dalam temuan-temuan kerja ilmiahnya. Ia mengungkapkan bahwa kesalahan dalam penelitiannya adalah bagian dari proses pembaharuan dalam dunia akademik.

Berdasarkan penelitian ulangnya, Rismon menemukan bahwa watermark dan emboss pada ijazah Jokowi memang ada. Ia menggunakan gradien analysis dan uji-uji lainnya untuk memastikan keabsahan ijazah tersebut. Hasil temuan barunya ini membuktikan bahwa tuduhan palsu terhadap ijazah Jokowi tidak terbukti.

Pengajuan Restorative Justice

Selain mengakui ijazah Jokowi asli, Rismon juga mengajukan permohonan restorative justice kepada Polda Metro Jaya. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin menyatakan bahwa permohonan tersebut diajukan Rismon sejak pekan lalu. Rismon dan pengacaranya telah menyambangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan pengajuan permohonan restorative justice tersebut.

Namun, Iman enggan mengungkap detail lebih lanjut tentang permohonan tersebut. Ia menyarankan para wartawan untuk menanyakan langsung kepada Rismon dan pengacaranya yang masih berada di Polda Metro.

Pendirian Roy Suryo dan Tifa

Berbeda dengan Rismon, Roy Suryo tetap berpendirian bahwa ijazah Jokowi palsu. Ia juga menyatakan bahwa pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma, turut bersikap sama dengannya. Roy Suryo menegaskan bahwa pernyataan Rismon dalam video tersebut adalah pernyataan pribadi dan tidak perlu dikaitkan dengannya atau Dokter Tifa.

Meski kini tidak sejalan, Roy Suryo tetap menghormati sikap Rismon meskipun kini telah tidak sejalan. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf Rismon kepada Jokowi adalah statement pribadi dan bukan tanggung jawab mereka.

Projo Yakin Jokowi Akan Memaafkan Rismon

Projo, organisasi pendukung Jokowi, meyakini bahwa Jokowi akan memaafkan Rismon yang berulang kali menuding ijazah Jokowi palsu. Freddy Alex Damanik, Sekretaris Jenderal Projo, menyatakan bahwa Jokowi pasti akan memaafkan Rismon yang telah menyatakan permintaan maafnya.

Namun, Freddy mengingatkan bahwa kasus tudingan ijazah palsu sudah menjadi permasalahan hukum dan disorot masyarakat selama lebih dari setahun belakangan. Ia menegaskan bahwa satu-satunya cara mengembalikan kepercayaan masyarakat adalah melalui proses hukum setidaknya sampai putusan pengadilan tingkat pertama.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *