Komitmen Bersama Mewujudkan Liburan dan Lebaran yang Aman dan Selamat
Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan “Liburan & Lebaran Aman dan Selamat” melalui koordinasi lintas sektor di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai instansi seperti DPRD DIY, Polda DIY, BPBD DIY, serta sejumlah lembaga terkait untuk mempersiapkan pengamanan mudik, destinasi wisata, serta mitigasi bencana.
Pemerintah dan masyarakat diminta bekerja sama menjaga keamanan, memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, serta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi selama libur Lebaran. Eko Suwanto menyatakan bahwa fokus utama dari rapat tersebut adalah aspek mitigasi keamanan dalam keramaian, mitigasi bencana, kesiapan destinasi wisata, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum di DIY.
“Kita sepakat mewujudkan Lebaran dan Liburan yang aman dan selamat bagi semua warga Jogja, pemudik dan wisatawan,” ujar Eko Suwanto pada Kamis (12/3/2026).
Sinergi Partisipasi Masyarakat, TNI, dan Polri
Dalam rapat koordinasi tersebut, Eko Suwanto memberikan apresiasi atas persiapan Pos Mudik. Ia mendorong Pemda DIY untuk sinergikan gerak dan partisipasi masyarakat, TNI, dan Polri dalam mempersiapkan dan menggerakkan pos pelayanan terpadu. Pos-pos ini mencakup layanan kesehatan, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan kebencanaan yang disiagakan di berbagai titik strategis.
“Komisi A merekomendasikan pembentukan manajemen pos terpadu yang lebih terintegrasi. Hal ini bertujuan agar koordinasi antara pos pemerintah daerah dengan pos dari unsur masyarakat, TNI dan Polri berjalan sinkron dalam satu tarikan nafas melayani masyarakat, pemudik dan wisatawan. Integrasi ini diharapkan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kendala di lapangan,” kata Eko Suwanto.
Layanan Kesehatan Beroperasi Penuh
Dalam hal pelayanan publik, Eko Suwanto telah memastikan layanan kesehatan di DIY tetap beroperasi penuh meskipun dalam masa cuti bersama. Puskesmas dan rumah sakit, baik untuk layanan perawatan maupun non-perawatan, disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.
“Rekomendasi kita, pentingnya jaminan kesejahteraan bagi para paramedis yang merelakan waktu liburnya demi bertugas,” ujar Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.
Selain itu, Eko Suwanto juga mengingatkan soal keamanan properti. Pemudik diimbau untuk proaktif melaporkan rumah atau pondokan yang ditinggalkan kepada pengurus wilayah (RT/RW) setempat. Langkah menitipkan rumah kontrakan atau kos ini dianggap efektif untuk mempermudah pemantauan keamanan lingkungan oleh aparat. Hal ini bertujuan untuk menekan potensi tindak kriminalitas pada rumah-rumah kosong selama masa mudik berlangsung.
Waspada Bencana Hidrometeorologi
Sementara berkaitan dengan mitigasi bencana hadapi cuaca ekstrem di masa liburan Idul Fitri 1447 H, masyarakat diminta waspada terhadap faktor hidrometeorologi. Eko Suwanto menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memantau informasi terkini melalui aplikasi BMKG.
“Perlu sekali, masyarakat Jogja, pemudik dan wisatawan untuk rutin memantau informasi terkini melalui aplikasi BMKG. Kesadaran akan mitigasi bencana secara mandiri sangat krusial agar perjalanan dan liburan tidak terganggu oleh potensi bencana alam yang tidak terduga,” ujar Eko Suwanto, alumni MEP UGM.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta ini juga mengajak masyarakat membangun solidaritas sosial dengan berbagi kepada warga yang kurang mampu melalui bingkisan lebaran. “Semangat toleransi dan tenggang rasa diharapkan menjadi pondasi utama dalam Liburan & Lebaran Aman dan Selamat di Yogyakarta,” tambahnya.












