Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial di Kabupaten Gresik
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melanjutkan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan. Di titik ke-15 ini, ia menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Kabupaten Gresik senilai Rp7.607.800.000 di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (13/3/2026). Bantuan tersebut berasal dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Bansos ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat rentan. Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan tersebut memiliki berbagai bentuk, mulai dari penguatan modal usaha hingga bantuan “charity” bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Rincian Bantuan yang Disalurkan
Dari Dinas Sosial Jatim, diberikan bantuan sebesar Rp3.445.900.000. Dalam rinciannya, terdapat Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp2.404.000.000 bagi 1.202 keluarga penerima manfaat, bantuan kemiskinan ekstrem sebesar Rp174.000.000 untuk 116 jiwa, serta bantuan sosial penyandang disabilitas (ASPD) sebesar Rp489.600.000 untuk 136 jiwa.
Selain itu, terdapat bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp3.000.000 untuk 1 penerima serta bantuan permakanan LKS LU sebesar Rp128.100.000 untuk 28 penerima. Berikutnya, disalurkan bantuan dukungan operasional dan tali asih bagi pilar-pilar sosial yang berperan langsung dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, seperti SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total Rp247.200.000 untuk 118 penerima.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jatim, disalurkan bantuan penguatan BUMDes sebesar Rp400.000.000 untuk 4 desa, Program Desa Berdaya sebesar Rp200.000.000 untuk dua desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp91.900.000 untuk satu desa, serta Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten sebesar Rp45.000.000.
Selain itu, terdapat pula bantuan keuangan desa sebesar Rp3.400.000.000 yang disalurkan melalui beberapa perangkat daerah untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Rinciannya meliputi bantuan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kepada satu desa sebesar Rp150.000.000, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya kepada sembilan desa sebesar Rp1.600.000.000, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga kepada tiga desa sebesar Rp500.000.000, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kepada tujuh desa sebesar Rp1.150.000.000.
Bantuan dari BUMD Jatim
Untuk bantuan dari BUMD Jatim, diberikan dalam bentuk zakat produktif senilai Rp25.000.000 kepada 50 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan usaha ekonomi masyarakat. Selain itu, di kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga membagikan bantuan pembinaan jalan kabupaten berupa 250 drum aspal sebagai dukungan terhadap peningkatan infrastruktur jalan di daerah.
Komitmen Pemprov Jatim
Menurut Gubernur Khofifah, berbagai bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan Pemprov Jatim dalam memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong peningkatan kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka.
Di sisi lain, Gubernur Khofifah juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengoptimalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, integrasi program antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mampu menjadi pengungkit kemandirian serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Tanggapan Bupati Gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas berbagai bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Gresik. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan, tetapi juga memberikan dorongan bagi penguatan ekonomi masyarakat serta pembangunan di tingkat desa.
Ia menambahkan, berbagai program bantuan yang disalurkan Pemprov Jawa Timur tersebut, menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk diduplikasi dan dikembangkan lebih luas di tingkat desa.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












