Momen Ammar Zoni dan Dokter Kamelia yang Viral
Beberapa waktu lalu, sebuah video yang menampilkan Ammar Zoni berbicara dengan nada tinggi kepada dokter Kamelia viral di media sosial. Video ini memicu beragam spekulasi publik, termasuk dugaan bahwa dokter Kamelia dibentak oleh sang aktor. Namun, Dr. Kamelia memberikan klarifikasi langsung mengenai situasi yang terjadi.
Menurutnya, Ammar tidak sedang marah atau memarahinya. Nada bicara yang terdengar tinggi muncul karena Ammar sedang berusaha menjelaskan sesuatu dengan jelas. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka tetap harmonis meski Ammar tengah menghadapi proses hukum.
“Sebenarnya bukan nada tinggi sih, dia kayak pengin ngejelasin ‘aku enggak marah loh’ gitu,” ujarnya dikutip dari acara Rumpi pada Jumat (6/3/2026). Dr. Kamelia mengakui bahwa saat itu dirinya memang sedang merasa sangat lelah menghadapi berbagai hal yang berkaitan dengan kasus Ammar. Kondisi tersebut membuatnya memendam banyak hal seorang diri.
“Kemarin udah capek aja gitu, karena kan selama ini enggak ada temen diskusi untuk masalah ini. Kan biasanya dulu ada Bang Ammar yang masih bisa telponan, nah ini tuh enggak ada,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini dirinya harus menyimpan banyak persoalan tanpa tempat berbagi. Situasi itu akhirnya membuat emosinya memuncak tanpa ia sadari.
“Jadi benar-benar disimpan sendiri, jadi akhirnya meledak sendiri. Aduh, aku juga minta maaf sih enggak sadar juga sampai kayak gitu,” lanjutnya.
Kekecewaan Ammar Zoni Terhadap Persidangan
Lebih lanjut, Dr. Kamelia juga mengungkapkan bahwa Ammar sempat merasa kecewa terhadap situasi yang terjadi dalam proses persidangan. Kekecewaan itu muncul karena ada saksi yang tidak hadir saat dibutuhkan.
“Iya pastilah kecewa, ya karena Bang Ammar kan tahunya aku nih dari awal yang ngurusin dia. Jadi ketika waktu itu saksi enggak datang dipikirnya ‘kok kamu bisa sih sampai ini saksi enggak datang’ gitu,” ungkapnya.
Namun, Dr. Kamelia menegaskan bahwa urusan menghadirkan saksi sebenarnya bukan tanggung jawabnya. Ia hanya menjadi penghubung awal sebelum persoalan tersebut diserahkan kepada penasihat hukum.
“Terus aku bilang ‘Loh itu kan udah urusan PH (Penasihat Hukum), bukan urusan aku’, Jadi kalau ada orang yang mau jadi saksi hubunginnya ke aku, kan mereka pasti ngeliatnya orang terdekatnya dong, baru habis itu aku lempar ke PH,” jelasnya.
“Dari situ aku enggak tahu lagi. Terus tiba-tiba Bang Ammar ’ini kan saksi penting kenapa sampai enggak datang, kenapa kamu enggak ngedampingin’, Karena waktu itu aku emang enggak ngedampingin saksi terakhir ini gitu,” lanjutnya.

Kesalahan Paham yang Terjadi
Dr. Kamelia pun menjelaskan bahwa saat itu dirinya memang sedang berada dalam kondisi mental yang cukup tertekan. Ia berharap Ammar bisa lebih memahami situasi yang sedang dialaminya.
“Jadi gini loh, ketika akunya lagi down ‘maksud aku, kamu itu ngerti begitu loh’ jangan malah tambah bikin aku down begitu, Harusnya dia ngebela aku, bukan malah menyalahkan aku. Aku sebelnya gitu aja,” jelasnya.
Meski sempat terjadi kesalahpahaman, hubungan keduanya tidak berlangsung lama dalam kondisi tegang. Setelah kejadian tersebut, Ammar langsung meminta maaf kepadanya.
“Tapi udah pas di bawah itu sudah langsung baikan juga, dia langsung minta maaf sama aku begitu,” tutupnya.












