Sinopsis Film Now You See Me: Rahasia di Balik Kejahatan Dunia Modern

Sejarah dan Perkembangan Film Now You See Me

Dunia sulap dan sihir telah menjadi hiburan yang diminati oleh banyak orang sejak lama. Namun, untuk menguasai trik manipulasi sederhana pun membutuhkan latihan yang sangat berat. Proses ini memakan waktu yang cukup lama, terutama jika trik-trik tersebut digunakan dalam tindakan ilegal seperti perampokan.

Film Now You See Me pertama kali dirilis pada tahun 2013. Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Jesse Eisenberg, Mark Ruffalo, Woody Harrelson, Isla Fisher, Morgan Freeman, dan lainnya. Mereka memperkenalkan dunia dengan kisah tentang empat pesulap hebat di Amerika Serikat: J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merritt McKinney (Woody Harrelson), Henley Reeves (Isla Fisher), dan Jack Wilder (Dave Franco).

Mereka bertemu setelah menerima kartu tarot yang mengundang mereka ke sebuah apartemen tua di New York. Di sana, mereka disambut dengan hologram yang memberikan instruksi dari seseorang yang tidak dikenal. Setahun kemudian, keempatnya tampil di Las Vegas dengan nama panggung The Four Horsemen yang disponsori oleh pengusaha asuransi Arthur Tressler (Michael Caine).

Pertunjukan mereka mencakup trik terakhir, yaitu menteleportasikan salah satu penonton ke Bank Credit Republicain di Paris. Uang yang ada di brangkas utamanya kemudian dihujani kepada penonton di Las Vegas. Uang tersebut ternyata asli, sehingga agen FBI Dylan Rhose (Mark Ruffalo) ditugaskan untuk menangkap The Four Horsemen.

Agen FBI ini harus bekerja sama dengan Interpol. Mereka juga merekrut Thaddeus Bradley (Morgan Freeman), mantan pesulap yang kini menjadi pembongkar trik. Agen Interpol Alma Dray (Melanie Laurent) mencurigai bahwa kelompok The Four Horsemen bekerja sama dengan organisasi mistis yang sering mempekerjakan pesulap, yaitu The Eye.

Film ini mendapatkan skor 7.2/10 di IMDb dan 70% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. Selain itu, film ini memenangkan Penghargaan People’s Choice 2014 sebagai Favorite Thriller Movie.

Now You See Me 2 (2016)

Setelah setahun mengelabui FBI, para pesulap kembali bersembunyi dari kejaran pihak berwajib. Selama masa ini, mereka menunggu perintah selanjutnya dari The Eye. Akhirnya, mereka mendapatkan tugas baru dan anggota baru, yaitu Lula (Lizzy Caplan), untuk menggantikan Henley.

Tugas mereka adalah membongkar dan mengekspos pengusaha korup Owen Case (Ben Lamb), yang menjual data pelanggannya secara ilegal. Bahkan rekan lama Owen dikabarkan telah meninggal dengan cara yang aneh. Keempat pesulap berhasil mencuri perhatian warga, tetapi pertunjukkan mereka diambil alih oleh seseorang dan mereka diculik ke Macau.

Di sana, mereka bertemu dengan Walter Mabry (Daniel Radcliffe), rekan lama Owen, yang meminta The Four Horsemen untuk mencuri kembali chip data untuk merebut perusahaan Owen. Atlas, yang menjadi pemimpin sementara kelompoknya, setuju bekerja sama demi keselamatan dan rekan-rekannya. Namun, mereka juga mencari cara untuk melarikan diri.

Film ini mendapatkan skor 6.4/10 di IMDb dan 54% Popcornmeter di Rotten Tomatoes.

Now You See Me, Now You Don’t (2025)

Sepuluh tahun setelah penampilan terakhir mereka, The Four Horsemen kembali lagi untuk melakukan tugas mereka sebagai Robin Hood dunia sihir. Mereka melakukan aksi di sebuah gudang bekas dan mengundang banyak penonton. Seperti biasa, mereka mengundang satu orang dari para penonton sebagai asisten di panggung mereka.

Orang itu adalah Bosco (Dominic Sessa), dan ia akan menjadi wadah bagi para pesulap. Mereka merasuki tubuh Bosco dan membongkar kejahatan dari satu orang penonton lainnya, yaitu pengusaha krypto yang korup. Berhasil mencuri uang dari pengusaha krypto, The Four Horsemen segera kabur, dan pengusaha yang marah akhirnya menemukan bahwa para pesulap tadi hanyalah hologram. Ia ditipu oleh Bosco dan kedua temannya, Charlie (Justice Smith) dan June (Ariana Greenblatt).

Ketiga bocah ini melakukan pencurian dan perampokan dengan mengatasnamakan The Four Horsemen. Hal ini mencuri perhatian The Eye. The Eye segera mengirim kartu tarot baru kepada Atlas, Henley, Merritt, dan Jack. Mereka diutus untuk menemui ketiga bocah ini dan melakukan pencurian batu berlian terbesar di dunia, The Heart, milik Perusahaan Vanderberg yang sekarang dikepalai oleh Veronika Vanderberg.

Ternyata, perusahaan tersebut memiliki sejarah kelam hingga era Perang Dunia II, dan The Eye ingin para pesulap membongkar penemuan ini ke dunia.

Film ini mendapatkan skor 5.9/10 di IMDb dan 79% Popcornmeter di Rotten Tomatoes.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *