Profil Ria Ricis: Dari YouTuber ke Figur Publik yang Dermawan
Ria Ricis, yang memiliki nama asli Ria Yunita, adalah salah satu tokoh publik paling diminati di Indonesia. Sebagai seorang konten kreator digital, ia telah menjadi ikon bagi banyak generasi muda dengan pengaruh yang luas. Selain itu, Ria Ricis juga dikenal sebagai sosok yang dermawan dan penuh rasa syukur.
Sebagai YouTuber perempuan pertama dengan jumlah pelanggan terbanyak di Asia Tenggara, Ria Ricis mendapat julukan “Ratu YouTube Asia Tenggara”. Namun, tidak hanya dalam dunia hiburan, ia juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap sesama. Pada Ramadan 2026, ia berencana membagikan THR senilai Rp 10 miliar kepada para penggemarnya sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih.
Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Ria Ricis lahir pada 1 Juli 1995 di Batam, Kepulauan Riau. Awalnya, ia dikenal sebagai selebgram yang sering mengunggah video lucu di Instagram. Video unboxing squishy-nya menjadi viral dan membawanya meraih penghargaan Selebgram Favorit di ajang Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards tahun 2017.
Setelah itu, ia mencoba peruntungan sebagai YouTuber. Berkat konten kreatif dan lucu, namanya melejit dan menjadi salah satu YouTuber sukses di Tanah Air. Karier Ria Ricis kemudian berkembang lebih jauh, dengan masuk ke dunia film, televisi, dan bahkan menulis buku.
Buku dan Filmografi yang Mengisi Kariernya
Buku-buku yang ditulis oleh Ria Ricis antara lain Saya Pamit, Next, Bukan Buku Nikah, dan Maaf Untuk Papa. Di dunia perfilman, ia pernah tampil dalam beberapa judul film seperti Selebragm (2017), Mars Met Venus (2017), Yowis Ben (2018), dan Wedding Agreement (2019).
Selain itu, Ria Ricis juga aktif dalam berbagai acara televisi seperti Gen Why (2016–2017), Inbox (2017–2018), serta Liga Dangdut Indonesia 2019. Ia juga terlibat dalam berbagai program acara online dan live streaming.
Penghargaan yang Mengukuhkan Kesuksesannya
Kiprah Ria Ricis di dunia hiburan dan media sosial telah diakui melalui berbagai penghargaan. Beberapa di antaranya adalah Sosial Media Award (2016), Indonesian Social Media Awards 2016, Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards (2017), Silet Awards (2019), The Diamond Creator Award (2019), dan Video Content Creator Awards (2021).
Skema Pembagian THR untuk Para Penggemar
Rencana pembagian THR senilai Rp 10 miliar ini sudah direncanakan sejak lama. Manajemen Ria Ricis mengatur skema pembagian, termasuk melalui siaran langsung di platform e-commerce. Ria Ricis sendiri merasa bersyukur bisa membagikan uang sebesar itu kepada para pengikut setianya di TikTok.
“Kata manajemen, nanti kita live tanggal berapa sih yang 10 M itu? ‘Nanti ada jadwalnya untuk di satu hari itu akan kita titipkan rezeki itu untuk orang yang nonton di live aku itu’, gitu,” ujarnya.
Ia berharap semua penggemarnya bisa mendapatkan bagian dari THR tersebut. “Kayaknya tuh akan dapet deh semua followers juga dapet itu mah, orang 10 M berapa orang itu ya, gitu sih. Jadi itu makna yang luar biasa untuk tahun ini.”
Keikhlasan dalam Berbagi
Ria Ricis menekankan bahwa berbagi harus dilakukan dengan hati yang ikhlas. Baginya, kekayaan yang dimiliki adalah anugerah dari Tuhan, dan harus dibagikan dengan cara yang bermanfaat.
“Ingat jangan berharap kembali banyak tapi kita harus ikhlas dan berharap berkah dari Allah,” katanya sambil tersenyum.
Soal apakah tradisi berbagi THR besar ini akan dilakukan setiap tahun, Ria Ricis belum berani memberikan janji. Ia menyerahkan semuanya pada umur, rezeki, dan izin Allah. “Kalau Allah kasih aku umur panjang, kalau Allah kasih rezeki yang cukup, pengennya rutin,” katanya.
Dinamika Kehidupan Pribadi
Meski sukses di dunia hiburan, Ria Ricis juga pernah mengalami masa-masa sulit. Ia sempat trauma setelah kehilangan ayahnya. Ia mengaku pernah menjalani terapi psikolog, tetapi akhirnya memilih menjalani ruqyah bersama dukungan keluarga, termasuk kakaknya Oki Setiana Dewi.
Kehidupan pribadinya yang penuh dinamika membuatnya semakin kuat dan dewasa. Hal ini juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya generasi muda yang ingin sukses tanpa meninggalkan nilai-nilai kehidupan.
Kesimpulan
Ria Ricis adalah contoh nyata bagaimana seorang kreator digital bisa berkembang menjadi figur publik besar dengan pengaruh sosial yang luas. Dari awal karier sebagai YouTuber hingga menjadi tokoh dermawan, ia membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari kebaikan hati dan keikhlasan.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."












