Rumah Jokowi Viral di Google Maps, Ini Tanggapan Ajudan

Kediaman Presiden Joko Widodo di Solo Viral dengan Julukan “Tembok Ratapan Solo”

Kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Solo mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Julukan “Tembok Ratapan Solo” muncul di Google Maps dan menyebar luas di kalangan warganet, khususnya generasi Z. Istilah ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu spot yang sedang hype di kalangan anak muda.

Julukan tersebut muncul setelah seorang netizen membagikan video yang menggambarkan seseorang seperti sedang meratap di depan gerbang rumah Jokowi. Video tersebut dinarasikan dengan narasi bahwa “Tembok Ratapan Solo” kini menjadi tempat favorit bagi para penggemar Gen Z. Meski terkesan menyudutkan, respons dari pihak istana justru santai.

Respons Ajudan Jokowi

Ajudan Presiden Joko Widodo, AKBP Syarif Fitriansyah, memberikan tanggapan yang tenang terkait julukan ini. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin berfoto di sekitar kediaman Jokowi.

“Kalau saya biasa saja,” ujarnya saat dihubungi, Senin (16/2/2026).

Syarif juga mengatakan bahwa ia belum tahu apakah Presiden Jokowi sudah mengetahui julukan tersebut atau belum. Namun, ia memastikan bahwa pengunjung tetap diperbolehkan untuk berfoto seperti biasanya.

Pembangunan Rumah Pensiun Jokowi di Colomadu

Di tengah polemik julukan viral ini, progres pembangunan rumah pensiun Jokowi di Colomadu, Karanganyar, juga dikabarkan hampir rampung. Lokasi rumah pensiun ini berada di Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Rumah pensiun ini merupakan hadiah dari negara sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Namun, Jokowi sempat menolak pemberian rumah ini meskipun harga tanah per-meternya terbilang fantastis.

Menurut Kepala Desa Blulukan, Slamet Wiyono, progres pembangunan rumah pensiun Jokowi telah memasuki tahap finishing bangunan utama. Saat ini, pengerjaan mencapai 90-95 persen.

“Masih ada kegiatan keluar masuk pekerja,” jelas Slamet, Selasa (21/10/2025).

Namun, hingga kini belum diketahui pasti kapan proses pembangunan bisa diselesaikan. Menurut Slamet, pembangunan pagar masih berjalan dengan tingkat pengerjaan sekitar 50 persen.

Lokasi Strategis dan Dampak Ekonomi

Rumah pensiun Jokowi dibangun di atas tanah seluas 12.000 meter persegi. Harga tanah di kawasan tersebut mencapai lebih dari Rp 10 juta per meter persegi. Nilai jual lahan di wilayah tersebut kini melonjak hingga Rp 15 juta per meter persegi di beberapa titik. Kenaikan harga tanah ini merupakan dampak ekonomi langsung dari pembangunan rumah Jokowi.

Lokasi rumah tersebut strategis, dekat dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan hanya berjarak 5,4 km atau sekitar 13 menit dari Bandara Adi Sumarmo. Rumah tersebut diapit oleh dua restoran dan rumah makan di samping kanan dan kiri, serta berdekatan dengan UMS.

Penolakan Awal dan Proses Pengadaan Tanah

Sebelumnya, Bey Machmudin, Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), mengungkapkan bahwa pengadaan rumah pensiun untuk Jokowi sebenarnya sudah dimulai pada 2017. Namun, Jokowi menolak tawaran tersebut.

Pengadaan tanah untuk kediaman Jokowi baru dimulai pada Oktober 2022 melalui Sekretariat Negara. Lokasi yang dipilih berada di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, tepat di samping rumah makan Taman Sari. Pembangunan baru dimulai pada Juni 2024.

Pratikno, mantan Menteri Sekretaris Negara, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan rumah pensiun sebenarnya sudah disampaikan kepada Jokowi saat tahun ketiga di periode pertamanya menjabat sebagai presiden. Meski sudah mendapat tawaran, Jokowi menolak sampai ia terpilih lagi sebagai presiden untuk masa jabatan kedua.

Status Terkini Rumah Pensiun Jokowi

Saat ini, dari pantauan di lokasi Selasa (21/10/2025), rumah baru Jokowi itu masih tertutup pagar seng. Beberapa pekerja tampak beraktivitas di area pembangunan.


Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *