Lirik dan Terjemahan Lagu Opalite – Taylor Swift: Tenang Saja, Ini Baik-Baik Saja

Taylor Swift Merilis Lagu “Opalite” yang Menggambarkan Kehidupan Romantisnya

Taylor Swift, penyanyi dan penulis lagu ternama asal Amerika Serikat, baru-baru ini merilis lagu terbarunya yang berjudul “Opalite”. Lagu ini menjadi salah satu track utama dari album terbaru Taylor, The Life of a Show Girl. Dengan lirik yang penuh makna dan musik yang menarik, “Opalite” segera mendapatkan perhatian publik dan berhasil bertahan di tangga lagu Billboard Hot 100.

Lagu ini menceritakan kisah cinta Taylor yang kembali menemukan cahaya dalam kehidupannya. Setelah melewati berbagai rintangan dan kesedihan, Taylor akhirnya bertemu dengan seseorang yang mencintainya sepenuh hati. Dalam liriknya, ia menyampaikan perasaan bahagia dan pengharapan akan masa depan yang lebih cerah.

Lirik dan Terjemahan Lagu “Opalite”

[Verse 1]
“I had a bad habit

Ku punya kebiasaan buruk

Of missing lovers past

Untuk merindukan mantan

My brother used to call it

Saudaraku terbiasa menyebutnya

‘Eating out of the trash’

‘Makan langsung dari rongsokan’

It’s never gonna last

Itu takkan bertahan lama

I thought my house was haunted

Kukira rumahku berhantu

I used to live with ghosts

Kuterbiasa hidup dengan hantu

And all the perfect couples

Dan semua pasangan yang sempurna

Said, ‘When you know, you know’

Mengatakan, ‘Ketika kamu tahu, kamu sadar’

And, ‘When you don’t, you don’t’

Dan, ‘Ketika kamu tidak, kamu tidak’”

[Pre-Chorus]
“And all of the foes, and all of the friends (Ha, ha)

Dan semua musuh, serta semua teman (Ha, ha)

Have seen it before, they’ll see it again (Ha, ha)

Yang melihat sebelumnya, mereka akan melihat kembali (Ha, ha)

Life is a song, it ends when it ends

Hidup adalah sebuah lagu, akan berakhir jika sudah mencapai batasnya

I was wrong

Aku salah”

[Chorus]
“But my mama told me, ‘It’s alright

Namun ibuku berkata, ‘Tidak apa-apa

You were dancing through the lightning strikes

Kamu telah melewati kilatan petir

Sleepless in the onyx night

Kurang tidur di malam gelap

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh

Oh, my Lord

Oh, Tuhanku

Never made no one like you before

Tak pernah membuat seseorang menyukaimu sebelumnya

You had to make your own sunshine

Kamu harus menciptakan mataharimu sendiri

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh, oh”

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh, oh”

[Verse 2]
“You couldn’t understand it

Kamu tak bisa memahaminya

Why you felt alone

Kenapa kamu merasa sendiri

You were in it for real

Kamu sepenuh hati di dalamnya

She was in her phone

Dia berada di ponselnya

And you were just a pose

Serta kamu hanya sebuah gaya

And don’t we try to love love? (Love, love)

Dan mengapa kita tak mencoba untuk menyayangi cinta? (Cinta, cinta)

We give it all we got (Give it all we got)

Kita memberikan semua yang dipunya (Semua yang dipunya)

You finally left the table (Uh, uh)

Kamu akhirnya meninggalkan mejanya (Uh, uh)

And what a simple thought

Dan sebuah pemikiran sederhana

You’re starving ’til you’re not

Kamu kelaparan sampai tak lagi”

[Pre-Chorus]
“And all of the foes, and all of the friends (Ha, ha)

Dan semua musuh, serta semua teman (Ha, ha)

Have messed up before, they’ll mess up again (Ha, ha)

Yang hancur sebelumnya, mereka akan hancur kembali (Ha, ha)

Life is a song, it ends when it ends

Hidup adalah sebuah lagu, akan berakhir jika sudah mencapai batasnya

You move on

Kamu beranjak”

[Chorus]
“And that’s when I told you, ‘It’s alright

Dan itulah ketika kubilang, ‘Tidak apa-apa

You were dancing through the lightning strikes

Kamu telah melewati kilatan petir

Sleepless in the onyx night

Kurang tidur di malam gelap

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh

Oh, my Lord

Oh, Tuhanku

Never met no one like you before

Tak pernah bertemu seseorang menyukaimu sebelumnya

You had to make your own sunshine

Kamu harus menciptakan mataharimu sendiri

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh, oh”

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh, oh”

[Bridge]
“This is just

Ini hanyalah

A storm inside a teacup

Badai di dalam cangkir teh

But shelter here with me, my love

Namun berlindunglah disini bersamaku, sayang

Thunder like a drum

Guntur seperti drum

This life will beat you up, up, up, up

Hidup ini akan menyerangmu, habis-habisan

This is just

Ini hanyalah

A temporary speed bump

Polisi tidur temporer

But failure brings you freedom

Namun kegagalan membawamu kebebasan

And I can bring you love, love, love, love (Love)

Dan kudapat membawakanmu cinta, cinta, cinta, cinta (Cinta)”

[Chorus]
“Don’t you sweat it, baby, it’s alright

Jangan kamu khawatir, sayang, tak apa-apa

You were dancing through the lightning strikes

Kamu telah melewati kilatan petir

Oh, so sleepless in the onyx night

Oh, sangat kurang tidur di malam gelap

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh

Oh, my Lord

Oh, Tuhanku

Never met no one like you before (No)

Tak pernah bertemu seseorang menyukaimu sebelumnya (Tak pernah)

You had to make your own sunshine

Kamu harus menciptakan mataharimu sendiri

But now, the sky is opalite, oh-oh, oh, oh, oh, oh

Tapi sekarang, langitnya terang, oh-oh, oh, oh, oh

(MG Azka Adelia)”

Lagu “Opalite” bukan hanya sekadar lagu pop biasa, tetapi juga menjadi simbol perjalanan emosional Taylor Swift. Dengan lirik yang penuh makna dan musik yang mengalir, lagu ini mengundang pendengar untuk merenungkan arti cinta, kebahagiaan, dan kebebasan.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *