Malu Telak, Mohan Hazian Akui Kesalahannya Setelah Dibongkar Model Malaysia

Kasus Pelecehan yang Melibatkan Mohan Hazian

Seorang model asal Malaysia, yang dikenal dengan inisial UI, akhirnya buka suara terkait dugaan pelecehan yang dialaminya dari Mohan Hazian. Percakapan antara keduanya yang dianggap tidak pantas menjadi sorotan utama dalam kasus ini.

Chat Tak Pantas yang Mengarah ke Ajakan Pribadi

Melalui akun media sosial @Ui2912, UI mengungkap percakapan pribadi mereka pada 2024 saat sedang membahas proyek pemotretan brand milik Mohan. Awalnya, obrolan berjalan profesional, namun tiba-tiba berubah ketika Mohan mulai melontarkan ajakan yang mengarah ke hal pribadi.

UI menyampaikan bahwa Mohan menanyakan apakah mereka bisa minum bersama atau bahkan sewa kamar untuk istirahat. UI merasa tidak nyaman dan langsung menegur Mohan serta memutuskan mundur dari proyek tersebut.

Penolakan Alasan Mabuk dan Pengakuan Tulus

Mohan sempat meminta maaf dan berdalih mabuk saat mengirim pesan-pesan tersebut. Namun, alasan itu justru membuat UI semakin geram. Ia menilai bahwa mabuk bukanlah alasan untuk melakukan hal seperti itu kepada seorang perempuan.

“Kenapa kamu minta maaf di awal? Mabuk itu bukan alasan untuk melakukan hal seperti itu ke perempuan ya. Dan juga mabuk tujuannya buat menghapus (chat sebelumnya) sehingga chat-nya gak ada rekam jejaknya?” ujar UI.

Mohan kemudian memberikan respons lain, dengan menawarkan pembayaran untuk pemotretan dan menegaskan bahwa foto-foto tidak akan diposting. Namun, UI tetap memutuskan mundur dari proyek tersebut.

Klarifikasi Lengkap dari Mohan Hazian

Setelah polemik panjang, Mohan Hazian akhirnya mengakui bahwa dirinya melakukan perbuatan tak sepatutnya terhadap model atau talent yang bekerja sama dengan brand miliknya, Thanksinsomnia.

Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tidak pantas yang telah dilakukannya. Mohan menyatakan penyesalan mendalam dan menegaskan bahwa perbuatannya merupakan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun.

“Perbuatan tersebut merupakan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Saya menyadari bahwa tindakan saya telah melanggar batas antara profesional dan ranah pribadi yang menimbulkan luka dan dampak bagi para pihak,” tulis Mohan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakannya, Mohan secara resmi menyatakan pengunduran diri dari seluruh jabatan dan keterlibatan publik di perusahaan yang ia dirikan.

Peran Dokter Tirta dalam Kasus Ini

Dokter Tirta ikut buka suara terkait dugaan pelecehan yang menyeret nama Mohan Hazian. Ia mengungkap informasi ‘A1’ terkait adanya bukti chat yang berada di tangan salah satu sosok yang mengaku mewakili sebuah brand.

Sosok tersebut, lanjut Tirta, berinisial GBN dan sempat menghubungi pihak korban. Ia menyebut bahwa hal tersebut kontradiktif dengan klarifikasi Mohan sebelumnya, yang menyebut insiden itu sebagai “khilaf” tanpa mengakui adanya unsur pelecehan.

Tirta juga menegaskan bahwa bukti chat tersebut tidak boleh dibagikan ke media sosial. Namun, ia menilai keberadaan chat itu menjadi pertanda kuat bahwa pihak brand mulai menerima tekanan serius dari publik.

Sorotan Terhadap Circle Mohan

Dokter Tirta juga menyoroti lingkaran pertemanan Mohan yang dinilai cenderung membela dan mengabaikan kasus-kasus serupa. Ia menyebut bahwa banyak dari circle tersebut berasal dari kalangan owner brand lokal dan influencer di skena fashion.

Menurut Tirta, sikap bungkam dari circle Mohan lebih disebabkan oleh loyalitas pertemanan daripada kepedulian terhadap korban. Ia menilai bahwa lingkaran pergaulan Mohan justru menjadi bagian dari masalah besar dalam kasus ini.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *