Hasil Survei Kinerja Prabowo, Tingkat Ketidakpuasan Tertinggi di Jakarta

Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia merasa puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Angka kepuasan mencapai 79,9 persen secara nasional, yang terdiri dari 13 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 66,9 persen lainnya cukup puas. Sementara itu, tingkat ketidakpuasan tercatat sebesar 17,1 persen, dengan 2,2 persen responden menyatakan tidak puas sama sekali. Sebanyak 0,8 persen responden mengaku tidak tahu atau tidak memberikan penilaian.

Di tingkat wilayah, Jakarta menjadi daerah dengan tingkat ketidakpuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo. Dalam survei tersebut, 53 persen warga Jakarta menyatakan puas, sedangkan 47 persen mengaku tidak puas. Angka ini lebih tinggi dibandingkan wilayah-wilayah lainnya. Wilayah Maluku dan Papua berada di posisi kedua dengan tingkat ketidakpuasan sebesar 24,9 persen, sementara tingkat kepuasan mencapai 74 persen.

Berikut rincian lengkap angka kepuasan terhadap Presiden Prabowo di setiap wilayah:

  1. Sumatra

    Puas: 81,1 persen

    Tidak puas: 18,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  2. Banten

    Puas: 73 persen

    Tidak puas: 24,4 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen

  3. Jakarta

    Puas: 53 persen

    Tidak puas: 47 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  4. Jabar

    Puas: 79,1 persen

    Tidak puas: 19,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persen

  5. Jateng dan DIY

    Puas: 83,8 persen

    Tidak puas: 14,7 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persen

  6. Jatim

    Puas: 81,6 persen

    Tidak puas: 17,7 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persen

  7. Bali dan Nusa Tenggara

    Puas: 89,2 persen

    Tidak puas: 10,8 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  8. Kalimantan

    Puas: 79,8 persen

    Tidak puas: 19,0 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persen

  9. Sulawesi

    Puas: 81,1 persen

    Tidak puas: 17,0 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persen

  10. Maluku dan Papua

    Puas: 74,3 persen

    Tidak puas: 24,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen

Metodologi Survei

Survei dilakukan melalui metode wawancara tatap muka selama periode 15–21 Januari 2026. Sampel survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan. Jumlah sampel sebanyak 1.220 orang, dengan toleransi kesalahan ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.

Responden yang terpilih diwawancarai oleh pewawancara yang sudah dilatih. Untuk memastikan kualitas data, quality control dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

Survei Poltracking Indonesia

Selain survei Indikator Politik Indonesia, hasil survei Poltracking Indonesia juga menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran. Sebanyak 81,5 persen masyarakat percaya terhadap pemerintahan ini dalam satu tahun masa kepemimpinan. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menjelaskan bahwa angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi.

“Ini tingkat kepercayaan kepada pemerintah Prabowo–Gibran relatif tinggi di angka 81,5 persen. Sementara yang tidak percaya hanya 15,6 persen,” ujar Hanta dalam rilis survei yang digelar secara daring.

Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta tergolong tinggi karena secara psikologis angka di atas 70 persen sudah masuk kategori kuat. “Sementara yang menilai kurang puas dan sangat tidak puas berjumlah 19,2 persen,” katanya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Publik

Hanta menguraikan lima faktor utama yang membuat masyarakat puas terhadap kinerja Prabowo, yakni sebagai berikut:

  • Kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab menjadi alasan tertinggi, disebut oleh 22,9 persen responden.
  • Program bantuan sosial (bansos) dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
  • Kedekatan Prabowo dengan rakyat kecil disebut oleh 11,4 persen responden.
  • Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan 8,5 persen responden.

Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan metode wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *