Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Maritim RI-Inggris Rp 90,8 T

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris Berdampak Luas pada Hubungan Bilateral

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan kunjungan kerja ke Inggris pada pekan ketiga Januari 2026. Kunjungan ini memberikan dampak signifikan dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris. Berbagai kesepakatan ekonomi dan kerja sama strategis tercapai selama kunjungan tersebut.

Agenda Utama yang Dilakukan

Kunjungan Presiden Prabowo berlangsung dari 18 Januari 2026 hingga beberapa hari setelahnya di London dan sekitarnya. Fokus utamanya adalah meningkatkan kerja sama strategis yang melibatkan berbagai sektor, termasuk investasi besar, pendidikan, dan maritim. Selain itu, Presiden juga melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III.

Kunjungan ini menghasilkan komitmen konkret yang dinilai memiliki dampak jangka panjang bagi perekonomian kedua negara. Beberapa inisiatif penting seperti kemitraan strategis dan Economic Growth Partnership (EGP) diluncurkan selama kunjungan tersebut.

Peluncuran Kemitraan Strategis dan Economic Growth Partnership

Pertemuan utama antara Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer berlangsung di kantor Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street, pada 20 Januari 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menyepakati Indonesia–United Kingdom Strategic Partnership. Kesepakatan ini mencakup kerja sama di bidang ekonomi, iklim, pertahanan, dan sumber daya manusia.

Selain itu, kedua negara meluncurkan Economic Growth Partnership (EGP), sebuah inisiatif untuk memperdalam kerja sama perdagangan dan investasi. EGP ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto dan Secretary of State for Business and Trade Inggris, Peter Kyle.

EGP fokus pada pelibatan sektor swasta serta dukungan pada sektor-sektor strategis seperti energi bersih, ekonomi digital, infrastruktur, dan layanan kesehatan. Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah historis yang membawa hubungan perdagangan Indonesia–Inggris ke level lebih tinggi.

Komitmen Investasi Signifikan di Sektor Maritim

Salah satu hasil paling menonjol dari kunjungan kerja ini adalah komitmen investasi Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp 90,8 triliun. Komitmen ini terutama tertuju pada program kemitraan maritim (Maritime Partnership Programme) yang telah disepakati secara virtual pada pertemuan G20 November 2025.

Program ini akan mendukung penciptaan ribuan lapangan kerja di kota-kota pelabuhan Inggris seperti Rosyth, Bristol, dan Devonport sekaligus memperluas aktivitas produksi di Indonesia. Pemerintah Indonesia memandang kerja sama maritim ini sebagai salah satu pilar penting untuk pembangunan ekonomi laut dan perikanan nasional.

Perluasan Kerja Sama Pendidikan dan Sumber Daya Manusia

Selain komitmen investasi besar, kunjungan Presiden Prabowo juga menyoroti upaya penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan. Selama berada di London, Presiden bertemu dengan perwakilan dari sejumlah universitas terkemuka Inggris, termasuk anggota Russell Group, untuk membahas kolaborasi dalam pendidikan tinggi.

Dalam keterangannya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pembicaraan tersebut meliputi rencana pendirian kampus baru di Indonesia yang fokus pada pendidikan kedokteran dan STEM (science, technology, engineering, and mathematics), serta peningkatan mobilitas mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris.

Rangkaian Pertemuan dan Forum Bisnis

Agenda kunjungan Presiden Prabowo tidak hanya berfokus pada pertemuan bilateral pemerintah saja, tetapi juga melibatkan forum bisnis dan pertemuan dengan konglomerat serta pelaku usaha Inggris. Forum bisnis ini menjadi ruang untuk menyampaikan peluang investasi di Indonesia langsung kepada pelaku usaha Inggris dan internasional, serta mendiskusikan lingkungan investasi yang lebih kondusif di Indonesia.

Diskusi Isu Global dan Lingkungan

Selama kunjungannya, Presiden Prabowo juga mengadakan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III yang menyoroti kerja sama dalam konservasi alam dan lingkungan hidup. Pertemuan ini mencerminkan dimensi kerja sama bilateral yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga meliputi isu-isu global seperti pemulihan kawasan hutan dan taman nasional.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *