Inara Rusli Minta Kejelasan Status Pernikahan dan Masa Depan Anak-Anak
Inara Rusli, artis ternama yang kini menjadi sorotan publik, mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan kejelasan terkait status pernikahannya dengan Insanul Fahmi. Sebagai istri siri tanpa izin poligami, ia menuntut agar Insanul segera memberikan jawaban jelas mengenai hubungan mereka serta masa depan anak-anaknya.
Menurut Inara, ia tidak memiliki izin dari istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, untuk menjalani poligami. Meskipun begitu, ia tetap berharap bisa dinikahi secara sah. Dalam pernyataannya, Inara menegaskan bahwa ia tidak ingin terus-menerus berada dalam situasi yang tidak pasti, baik secara hukum maupun agama. Baginya, status istri sah menjadi hal penting untuk menjaga martabat diri dan masa depan.
Situasi ini memicu berbagai reaksi publik, terlebih karena menyangkut isu poligami, izin istri pertama, serta tuntutan kejelasan yang dinilai penuh konflik emosional. Inara juga menyebut bahwa anak-anaknya membutuhkan status kejelasan dari Insanul. Ia ingin pernikahannya disahkan secara hukum sebagai bentuk tanggung jawab.
Permintaan Pertemuan dengan Istri Sah
Sebagai istri siri yang tidak mendapat izin poligami dari istri pertama, Inara Rusli meminta Insanul Fahmi agar segera mempertemukan dirinya dengan istri sah, Wardatina Mawa. Ia hanya ingin bertemu bertiga saja dengan Mawa dan Insan untuk mencari solusi dari masalah poligami yang sedang dihadapi.
Menurut Inara, ia belum meminta maaf kepada Mawa karena belum bertemu secara langsung. Ia juga tidak ingin meminta maaf di depan kamera. “Orang bilang gak minta maaf? Gimana minta maaf? Ketemu sama siapa? Kalau mereka mengharapkan aku klarifikasi di depan kamera, sementara kasus ini terus bergulir,” ujarnya.
Inara juga menyampaikan bahwa Mawa belum tentu akan memaafkannya meski sudah meminta maaf. “Kalau ngomong depan kamera, apa Mawa maafin aku? Kan nggak. Apakah cabut laporan? Kan nggak,” katanya.
Target untuk Mengambil Sikap
Inara Rusli juga memberikan target kepada Insanul Fahmi agar segera mengambil sikap sebelum bulan Ramadhan. Ia meminta Insanul untuk mempertemukan dirinya dengan Mawa atau menceraikan sang istri sah. “Dia pertemukan kami, pertemukan aku sama M. Atau kalau dia merasa gak berdaya sebagai seorang suami, ya dia ambil sikap. Aku gak berani untuk ngomong, karena dalam Islam itu seorang istri gak boleh mendahului suami. Apalagi menyuruh dia untuk menceraikan istrinya yang lain, itu haram,” jelasnya.
Bantahan Terkait Isu Kehamilan
Saat ditanya tentang isu kehamilan, Inara Rusli sempat membantahnya. “Kalau bersama, udah siap untuk punya anak?” tanya Densu. “Aduh, kayanya masih jauh ya untuk bahas ke sana,” jawab Inara sambil tertawa. “Jadi kamu gak ada hamil ya sekarang?” tanya Densu lagi menegaskan. Namun Inara tidak memberikan jawaban yang tegas soal isu kehamilan ini.
“Inggak. Ya kan netizen kan dibilang maha benar,” ucap Inara. “Yauda kamu bilang fitnah, fitnah aja. Maksudnya supaya clear, dilurusin. Karena kalau mau menyelesaikan masalah, kita jawabnya harus tegas,” kata Densu.
Inara juga mengaku siap jika Mawa mau melanjutkan pernikahan dengan Insanul tanpa dirinya. “Apapun keputusan dia aku hormati,” katanya.
Fokus pada Kepastian Hubungan dan Anak-Anak
Meski tidak menjawab secara tegas soal isu kehamilan, Inara Rusli menegaskan bahwa fokus utamanya adalah kejelasan hubungan dan masa depan anak-anaknya. “Aku cuma fokus ke situ aja, bagaimana ini solusi untuk ke depannya seperti apa. Karena aku juga butuh kejelasan, anak-anak aku juga butuh kejelasan, semua orang butuh kejelasan,” ujarnya.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”












