Liburan ke Loksado, Polisi Ingatkan Pengunjung Ini

Wisata Loksado Menjelang Libur Nataru 2026

Di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), wisata alam kian menarik perhatian para pengunjung. Terutama saat libur panjang usai semester, yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, potensi peningkatan jumlah wisatawan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Loksado menjadi hal yang sangat mungkin terjadi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan, pihak kepolisian dari Polsek Loksado bersama instansi terkait meningkatkan patroli di sejumlah titik wisata. Dikonfirmasi, Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi melalui Kapolsek Loksado menjelaskan bahwa situasi saat ini masih relatif aman dan terkendali.

“Kondisi terkini aman terkendali, pengunjung di beberapa lokasi wisata ramai tapi belum padat, begitu pula dengan jalur tidak ada kemacetan,” katanya, Minggu (21/12/2025) sore.

Meski sempat gerimis di wilayah Loksado, debit air masih normal. “Tidak ada kenaikan debit air, hanya saja sempat sedikit keruh,” jelas Kapolsek.

Ia juga mengimbau wisatawan yang akan berkunjung ke Loksado agar tetap berhati-hati, terutama saat melakukan aktivitas di air seperti river tubing atau Bamboo Rafting. Penggunaan jaket pelampung dan helm sangat dianjurkan untuk keselamatan.

Selain itu, operasi Lilin 2025 telah digelar, salah satu posko yang ditempatkan juga berada di Loksado, tepatnya di Masjid Jami Al Ettihad Loksado. Orang tua yang membawa anak-anak juga diingatkan agar selalu menjaga buah hati dan barang pribadi.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD HSS, sejumlah kecamatan di HSS berpotensi terjadi hujan sedang sampai deras disertai angin kencang. Namun, kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) dan debit air masih normal.

Tips Aman Berwisata Air Terjun Saat Musim Hujan

Melakukan kegiatan di luar ruangan bisa menjadi lebih menantang, khususnya saat memasuki musim penghujan. Apalagi jika berencana melakukan liburan ke tempat wisata alam, misalnya ke air terjun atau curug. Jika kamu tetap ingin berwisata dengan aman ke air terjun saat musim hujan, berikut beberapa tips penting:

  • Liburan saat cuaca cerah

    Salah satu tips penting liburan ke tempat wisata alam, termasuk wisata air terjun, adalah memastikan bahwa cuaca sedang cerah saat wisatawan akan berangkat. Apabila hujan turun, tunda dulu perjalanan dan tunggu hingga cuaca membaik, kemudian barulah untuk berangkat ke lokasi wisata. Berangkat saat hujan turun dapat membahayakan perjalanan lantaran jalanan menjadi licin dan rawan terjadi longsor.

  • Berangkat pada pagi hari

    Demi bisa menikmati liburan ke tempat wisata alam, wisatawan dianjurkan berangkat pada pagi hari. Hal ini karena biasanya hujan akan turun saat siang atau sore hari. Selain itu, dengan datang lebih awal, wisatawan punya banyak waktu untuk menikmati keindahan air terjun, sekaligus bermain air.

  • Selalu bawa payung dan jas hujan

    Saat liburan ke air terjun saat musim hujan, pastikan selalu membawa payung ataupun jas hujan. Hal itu bertujuan agar wisatawan tak kehujanan, terutama ketika dalam sekejap hujan turun dengan derasnya di lokasi wisata. Membawa dua benda tersebut juga berguna meski tak hujan, misalnya untuk melindungi diri dari cipratan air terjun.

  • Jaga daya tahan tubuh

    Penting bagi wisatawan untuk menjaga kesehatan agar tak mudah jatuh sakit saat liburan. Wisatawan bisa berolahraga secara teratur, dan hal tersebut akan sangat berguna ketika mengunjungi tempat wisata air terjun. Jika berolahraga secara teratur, maka fisik tak akan mudah lelah saat harus melewati jalan curam dan terjal untuk menuju ke lokasi air terjun.

  • Segera pergi setelah hujan turun

    Ketika tengah asyik bersantai dan bermain di sekitar air terjun, dan tiba-tiba turun hujan, wisatawan disarankan untuk segera meninggalkan lokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, yaitu aliran air terjun yang semakin deras dan sungai di sekitarnya yang meluap, sehingga dapat menyebabkan banjir. Selain itu, pergi setelah hujan juga bertujuan menjaga agar benda-benda elektronik tidak kebasahan.

  • Jangan terlalu dekat dengan sungai

    Saat musim penghujan, aliran air sungai di sekitar air terjun biasanya lebih deras dibanding saat musim kemarau. Demi keamanan dan keselamatan diri, jangan bermain terlalu dekat dengan sungai. Sehingga, bila banjir muncul, wisatawan bisa langsung lari menyelamatkan diri dan tak terseret arus.

  • Bawa wadah barang elektronik

    Wisatawan dianjurkan membawa plastik ataupun tas antiair guna menyimpan barang-barang berharga, seperti smartphone ataupun kamera. Seandainya hujan tiba-tiba turun, wisatawan dapat dengan segera menyimpan barang tersebut agar aman dari air.


Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *