ESDM Lelang 8 WK Migas, Ini Daftar Lengkapnya



JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan lelang wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) tahap III tahun 2025. Dalam lelang ini, terdapat delapan WK yang ditawarkan untuk pengembangan sumber daya energi di berbagai wilayah Indonesia.

Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman menyampaikan informasi tersebut dalam acara pengumuman penawaran WK Migas Tahap III 2025 yang disiarkan secara daring. Ia menjelaskan bahwa kedelapan WK tersebut tersebar di beberapa daerah seperti Sumatra, Sulawesi, hingga Papua. Berikut rincian masing-masing WK:

1. WK Tapah

WK Tapah terletak di Sumatra Selatan dan Jambi. Wilayah ini ditawarkan dengan kontrak cost recovery menggunakan metode lelang penawaran langsung. Luas area dari WK Tapah mencapai sekitar 800 km persegi. Potensi sumber daya in place sekitar 439 juta barel minyak dan 23 miliar kaki kubik gas.

Minimum komitmen pasti dari WK Tapah mencakup 9 G&G, 2 sumur eksplorasi, seismic 2D sepanjang 200 km, seismic 3D sepanjang 160 km persegi, 2 GGRE study, 10 workover, 5 sumur pengembangan, dan tahap produksi lanjut. Open bid dari WK Tapah mencapai minimum US$500.000.

2. WK Nawasena

WK Nawasena berada di daratan dan lepas pantai Jawa Timur dengan luas area sekitar 7.031 km persegi. WK ini ditawarkan dengan skema cost recovery. Potensi sumber daya in place sekitar 1,3 triliun kaki kubik gas. Minimum komitmen pasti mencakup G&G dan seismic 2D sepanjang 200 km. Open bid dari WK Nawasena mencapai minimum US$300.000.

3. WK Mabalo

WK Mabalo terletak di daratan dan lepas pantai Sulawesi Tenggara dengan luas area sekitar 7.334 km persegi. WK ini ditawarkan dengan skema cost recovery dan lelang penawaran langsung. Potensi sumber daya in place sekitar 282 juta barel minyak. Minimum komitmen pasti mencakup G&G, seismic 3D sebesar 250 km persegi atau seismic 2D sepanjang 500 km. Open bid dari WK Mabalo mencapai minimum US$200.000.

4. WK Arwana III

WK Arwana III berlokasi di lepas pantai Natuna. WK ini ditawarkan dengan kontrak gross split atau cost recovery. Luas area dari WK Arwana III sekitar 5.552 km persegi. Minimum komitmen pasti mencakup G&G dan seismic 2D sepanjang 300 km. Open bid dari WK Arwana III mencapai minimum US$200.000.

5. WK Tuah Tanah

WK Tuah Tanah berlokasi di Sumatra Utara dan Riau. WK ini ditawarkan dengan kontrak cost recovery atau gross split melalui mekanisme lelang reguler. Luas area dari WK Tuah Tanah sekitar 3.566 km persegi. Adapun potensi sumber daya in place sekitar 52 juta barel minyak. Minimum komitmen pasti mencakup G&G, seismic 2D sepanjang 200 km. Open bid dari WK Tuah Tanah mencapai minimum US$300.000.

6. WK Rangkas

WK Rangkas berlokasi di Banten dan Jawa Barat. WK ini ditawarkan dengan kontrak cost recovery atau gross split melalui mekanisme lelang reguler. WK Rangkas memiliki luas area sekitar 4.000 km persegi. Adapun potensi sumber daya in place sekitar 874 juta barel minyak atau 789 miliar kaki kubik gas. Minimum komitmen pasti dari WK Rangkas mencakup G&G dan seismic 2D sepanjang 200 km. Open bid dari WK Rangkas mencapai minimum US$300.000.

7. WK Akimeugah I

WK Akimeugah I berlokasi di daratan Papua dan Papua Pegunungan. WK ini ditawarkan dengan kontrak cost recovery atau gross split melalui mekanisme lelang reguler. WK Akimeugah I memiliki luas area sekitar 10.791 km persegi. Adapun potensi sumber daya in place sekitar 15 miliar barel oil equivalent. Minimum komitmen pasti dari WK ini mencakup G&G dan seismic 2D/3D atau sumur eksplorasi. Open bid dari WK Akimeugah I mencapai minimum US$200.000.

8. WK Akimeugah II

WK Akimeugah II berlokasi di daratan Papua Selatan dan Papua Pegunungan. WK ini ditawarkan dengan kontrak cost recovery atau gross split melalui mekanisme lelang reguler. WK Akimeugah II memiliki luas area sekitar 13.000 km persegi. Adapun potensi sumber daya in place sekitar 15 miliar barel oil equivalent. Minimum komitmen pasti untuk WK ini mencakup G&G, seismic 2D/3D atau sumur eksplorasi. Open bid dari WK Akimeugah II mencapai minimum US$200.000.

Laode menambahkan bahwa jadwal dan mekanisme lelang wilayah WK tersebut telah dipublikasikan di situs web resmi Kementerian ESDM. Lelang dengan mekanisme penawaran langsung memiliki batas waktu pengajuan dokumen hingga 5 Februari 2026. Sedangkan, lelang dengan mekanisme reguler batas waktunya adalah pengajuan dokumen hingga tanggal 21 April 2026.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *