Kabar Duka dari Keluarga Pratama Arhan
Kabar duka datang dari keluarga pesepak bola Pratama Arhan. Ayahnya, Sutrisno, meninggal dunia pada Minggu, (7/12/2025) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soetijono, Blora. Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.00 WIB. Kabar ini pertama kali dibagikan oleh rekan dekat Arhan, Asnawi Mangkualam, melalui media sosial.
Dalam unggahannya, Asnawi menyampaikan belasungkawa kepada Arhan. Ia juga membagikan momen kebersamaan Arhan bersama kedua orang tuanya saat kunjungan pada 13 November 2025 lalu. Di akhir unggahannya, Asnawi meminta Arhan untuk tetap kuat dan berharap amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT.
Kondisi Kesehatan Ayah Pratama Arhan
Kakak Pratama Arhan, Dimas Roni Saputra, mengungkapkan bahwa ayahnya telah lama menderita sakit. Meski demikian, ia tidak merinci penyakit yang diderita sang ayah. Menurut Dimas, almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Meninggal jam 6 pagi, sakit sudah lama, sakitnya komplikasi, meninggal di rumah sakit,” kata Dimas saat menemui pelayat di rumah duka, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu sore.
Jenazah Sutrisno langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidomulyo pada Minggu pukul 11.00 WIB. Suasana duka turut diwarnai kehadiran mantan istri Arhan, Azizah Salsha. Selebgram yang akrab disapa Zize itu datang bertakziah bersama ibunda dan adiknya.
Kehadiran Azizah Salsha di Rumah Duka
Menurut akun media sosial TikTok @leylemager yang memposting suasana di rumah duka, Azizah Salsha dan ibundanya tampak memeluk nenek Arhan di depan rumah duka. Zize tiba dari Jakarta ke Blora demi melihat jenazah ayah mertuanya untuk terakhir kalinya. Ia terlihat menangis pilu dan langsung memeluk ibunda Arhan (Surati).
Ada momen saat ibunda Zize memeluk nenek Arhan, Azizah pun ikut mengulurkan tangannya untuk menenangkan situasi. Azizah dan ibundanya tampak memeluk dan menenangkan nenek Arhan yang berduka atas meninggalnya ayah Arhan tersebut.
Setelah itu, mereka pun langsung berjalan masuk ke dalam rumah duka. Selain itu, sejumlah karangan bunga ucapan bela sungkawa dari berbagai pihak juga tampak berada di area rumah duka. Di rumah duka, karangan bunga antara lain datang dari Bupati Blora, Arief Rohman, dan Wakil Bupati, Sri Setyorini. Selain itu, karangan bunga juga datang dari Semen Padang FC. Dimas, kakak Arhan, merupakan salah satu pemain Semen Padang.
Penampilan Azizah Salsha yang Disorot
Video Zize melayat ke rumah duka pun menjadi viral di media sosial. Putri sulung Andre Rosiade itu tampak menggunakan setelan celana jeans dan kaus lengan panjang berwarna biru muda. Penampilannya terlihat sederhana dengan rambut panjang yang diikat ke belakang. Namun, penampilannya itu justru dihujat karena dianggap tak menunjukkan rasa duka.
Banyak netizen memberikan kritik terhadap penampilan Zize. Beberapa netizen menulis: “Saya tahu, Nurul anak kota.. tapi ya pake kerudung kaya Mak lu lah.” “Kenapa ya Zizah ini gak bisa menempatkan diri seenggaknya dateng melayat orang meninggal apalagi itu mantan mertuanya. Pakai hijab gitu zah, minimal pasmina kek yang diselempangin aja.”
Namun, tidak sedikit pula yang memberikan pembelaan dengan mengatakan agar lebih fokus pada niat baik keluarga Azizah datang melayat, meski Zize dan Arhan telah bercerai. Netizen menulis: “Walaupun sudah enggak sama anaknya, tapi masih menghargai keluarganya.” “Setidaknya dia masih punya empati.”
Klarifikasi Azizah Salsha
Di tengah ramainya perbincangan soal dirinya, Azizah Salsha memberikan klarifikasi. Melalui Instagram Story eksklusifnya, Azizah menceritakan kondisi saat itu sampai ia datang ke rumah duka dengan pakaian kasual.
Perempuan berusia 22 tahun itu mengatakan bahwa niat awalnya datang ke Blora adalah untuk menjenguk. Namun dalam perjalanan, justru ia mendapat kabar duka bahwa ayah Pratama Arhan telah meninggal dunia.
“Aku mau meluruskan sedikit. Awalnya aku berniat menjenguk, tp pas aku landing aku baru mendapat kabar duka,” tulis Azizah. “Jadi aku langsung datang pakai baju yang aku pake dari airport. Sama sekali enggak ada maksud kurang menghormati almarhum maupun keluarga, yuk kita sama-sama bisa lebih focus n wise utk doakan almarhum,” tulisnya.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












